Cape Canaveral

DPR: Razia Warung Makan Saat Ramadan Harus Persuasif

BeritaBintang – BREVARD – Peluncuran roket terbesar di dunia yang diadakan pada Sabtu 11 Juni 2016 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS) dilaporkan membawa satelit mata-mata yang diklaim untuk membantu pertahanan nasional Negeri Paman Sam.

Roket yang bernama United Launch Alliance Delta IV Heavy meluncur pada pukul 13.51 waktu setempat dan menjadi bagian misi intelijen dari National Reconnaissance Office (NRO). Misi intelijen tersebut dinamakan NROL-37.

Dilaporkan, peluncuran roket itu sendiri sebenarnya disiarkan langsung oleh NRO, namun siaran tersebut sempat dipotong selama enam menit.

Sebagaimana dilansir dari Taruhan Bola Online, Senin (13/6/2016) seorang sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pemotongan siaran tersebut untuk menjaga kerahasiaan dari satelit mata-mata yang dibawa oleh roket tersebut.

Sumber itu menuturkan satelit mata-mata tersebut bernama Mentor dan dapat menangkap sinyal elektronik yang dipancarkan oleh kapal dan pesawat terbang.

Dilaporkan, pihak NRO sendiri tidak merilis informasi mengenai apa yang sebenarnya roket tersebut bawa.

Roket Terbesar di Dunia yang Bawa Satelit Mata-Mata Diluncurkan

BeritaBintang – BREVARD – Peluncuran roket terbesar di dunia yang diadakan pada Sabtu 11 Juni 2016 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS) dilaporkan membawa satelit mata-mata yang diklaim untuk membantu pertahanan nasional Negeri Paman Sam.

Roket yang bernama United Launch Alliance Delta IV Heavy meluncur pada pukul 13.51 waktu setempat dan menjadi bagian misi intelijen dari National Reconnaissance Office (NRO). Misi intelijen tersebut dinamakan NROL-37.

Dilaporkan, peluncuran roket itu sendiri sebenarnya disiarkan langsung oleh NRO, namun siaran tersebut sempat dipotong selama enam menit.

Sebagaimana dilansir dari Taruhan Bola Online, Senin (13/6/2016) seorang sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pemotongan siaran tersebut untuk menjaga kerahasiaan dari satelit mata-mata yang dibawa oleh roket tersebut.

Sumber itu menuturkan satelit mata-mata tersebut bernama Mentor dan dapat menangkap sinyal elektronik yang dipancarkan oleh kapal dan pesawat terbang.

Dilaporkan, pihak NRO sendiri tidak merilis informasi mengenai apa yang sebenarnya roket tersebut bawa.