Cap Go Meh

Amankan Perayaan Imlek, 4.287 Polisi Diterjunkan di Sumut

BeritaBintangAmankan Perayaan Imlek, 4.287 Polisi Diterjunkan di Sumut

MEDAN – Guna menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan tahun baru Imlek 2.568 dan Cap Go Meh pada 2017, Polda Sumatera Utara  (Sumut) mengerahkan 4.287 personelnya.

Kapolda Sum‎ut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan operasi dengan sandi “Liong Toba-2017” akan dilaksanakan selama 5 lima hari dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dalam perayaan tahun baru Imlek.

“‎Operasi Liong Toba-2017 dilaksanakan terhitung mulai tanggal 26-30 Januari 2017 dan gelar pasukan operasi akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 26 Januari 2017 pukul 15.00 WIB di Lapangan Merdeka Medan,” ujar Irjen Rycko.

Dijelaskannya, 4.287 personel untuk pengamanan perayaan tahun baru Imlek terdiri dari satuan tugas Polda Sumut 350 personel, satuan kewilayahan prioritas 3.575 personel dan satuan wilayah imbangan 362 personel.

Daerah operasi kepolisian kewilayahan Liong Toba-2017 di wilayah hukum Polda Sumut meliputi 19 satuan wilayah prioritas dan 8 satuan wilayah imbangan. Adapun sasarannya, melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wihara dan kelenteng.

[Baca Juga -“Kasus Penistaan Pancasila Naik Status ke Penyidikan“]

“Dan tempat lain yang digunakan untuk tempat ibadah Imlek. Serta kegiatan masyarakat untuk merayakan tahun baru Imlek, kegiatan rekreasi wisata, belanja dan kegiatan arus mudik liburan Imlek dan Cap Go Meh,” katanya.

Selain itu, ribuan personel ini nantinya disebar di permukiman atau rumah-rumah yang ditinggalkan oleh penghuninya pada saat melaksanakan ibadah, sembahyang atau pada saat berpergian.

Termasuk pengamanan perkantoran baik pemerintah maupun swasta pada masa liburan Imlek, tempat penjualan petasan dan rawan peredaran miras, narkoba dan tempat rawan kriminalitas, rusuh massal, ‎perkelahian kelompok dan teror bom.

“‎Operasi Liong Toba-2017 ini dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam merayakan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh yang merupakan perayaan besar bagi warga tionghoa,” pungkas Irjen Rycko.

Sementara itu, khusus Polrestabes Medan akan mengerahkan 176 personel yang nantinya akan ditugaskan untuk penjaga wihara serta kawasan yang menuju Pancurbatu dan Berastagi.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman mengatakan, rencananya akan m‎engerahkan 176 personel yang disebar mulai dari lokasi wihara di Medan, serta jalur Medan-Berastagi.

“Masyarakat diimbau agar memperhatikan kendaraannya sebelum berpergian ke berbagai tujuan wisata, saat Imlek,” ujar AKBP Indra.

Kota Ini Terheboh saat Cap Go Meh

BeritaBintang –   SUASANA Cap Go Meh terasa di berbagai sudut kota Tiongkok. Satu diantaranya kota Qingdao. Kota ini terletak di sebelah timur Tiongkok.

Termasuk ke dalam kota dengan perayaan Cap Go Meh termeriah di Tiongkok. Dalam menyambut datangnya Cap Go Meh tahun baru monyet ini, kota Qingdao melakukan parade atraksi budaya yang sangat seru dan meriah.

Parade ini diisi oleh berbagai budaya menarik khas Tiongkok seperti liong, barong sai, dan yang paling menghebohkan ialah tari panggung kaki.

Selama tari panggung kaki ini berlangsung, penari dengan lihainya akan berlenggak-legok di tengah jalan dengan menggunakan sepatu setinggi 1-1,5 meter .

Peserta yang mengikuti festival ini rata-rata berusia remaja yaitu 12-15 tahun. Dengan semangat dan gembira dalam parade peserta akan berkeliling kota Qingdao.

“Ayah kagum sekali dengan penampilanku di parade Qindao ini. Walaupun disini aku berjalan berputar mengelilingi kota Qingdao. Tapi aku tetap semangat. Karena ini merupakan suatu hal yang tak akan terlupakan,” kata Zang Wenshuai, salah satu peserta pawai.

Festival Parade sendiri akan sendiri akan dipimpin langsung oleh seorang tokoh daerah berpengalaman yang nantinya bersama peserta mengelilingi kota Qingdao dilansir BintangBola Senin (22/2/2016).

Vihara Tertua di Jakarta Masih Ramai Dikunjungi

BeritaBintang –    PERAYAAN Imlek masih bergulir hingga Cap Go Meh, tak ayal vihara tertua di Jakarta masih ramai disambangi.

Guna menjaga ketertiban dan keamanan ibadah Imlek. Vihara tertua di Jakarta ini bernama Vihara Dharma Bhakti dan Vihara Dharma Sakti menerjunkan anggota kepolisian, TNI koramil, dan sejumlah Anggota Ormas.

Masing-masing dari mereka berpatroli dan mengawasi kegiatan ibadah Imlek demi membuat masyarakat Tionghoa bisa beribadah dengan baik.

Pengawasan dilakukan dengan cara berpatroli di masing-masing titik yang telah ditentukan. Bapak Nanda selaku koramil yang bertugas menyatakan

“Bentuk pengamanan dalam hal ini kita fokus di titik masing masing. Sama saja dengan pengawasan tahun lalu,” jelasnya kepada Beritabintang di Jakarta, Rabu (10/2/2016)

Meski tak seramai dua hari sebelumnya, namun diakuinya pengawasan tetap dilakukan. Apalagi, perayaan Imlek masih terus berlangsung hingga Cap Go Meh.

“Pengemis sudah diatur dengan baik sehingga tak lagi semrawut seperti beberapa tahun sebelumnya. Pembagian angpao dilakukan oleh satgas setempat,” tukasnya.