Brandon Jennings

Lepas Dua Pemain, Pistons Gaet Bintang Magic

BeritaBintang – Detroit Pistons memiliki peluang cukup besar untuk melaju ke fase play-off musim ini. Armada Stan Van Gundy memang masih tertahan di peringkat sembilan Wilayah Timur dengan rekor 27-27. Meski demikian, melihat materi yang dimiliki tim, lolos ke play-off tentu sangat masuk akal.

Demi memperlancar target ini, Pistons pun membuat langkah besar jelang deadline trade di NBA. Dilansir dari ESPN, Kamis (18/2/2016), Pistons memastikan melepas dua nama besar yaitu Brandon Jennings dan Ersan Ilyasova demi power forward berbakat milik Orlando Magic, Tobias Harris.

Nama terakhir memang menjadi salah satu forward serba bisa Magic dan selalu mendapat posisi starter. Sebagai Big Man, Harris sangat mendominasi di paint area dan luar biasanya dia masih berusia 23 tahun.

Trade ini tentu masuk akal karena Jennings belum mencapai performa maksimal setelah cedera panjang. Sementara itu, Ilyasova sudah sangat menurun performanya sejak lepas dari Milwaukee Bucks.

Selain itu, Harris juga terkenal sebagai Big Man yang piawai dalam melakukan tembakan tiga angka. Sayang, performanya sedikit menurun musim ini jika dibandingkan tahun lalu. Rataan poin per laganya hanya 13,7 poin berbanding 17,1 poin. Sementara akurasi tiga angkanya menurun sedikit dari 36 persen menjadi 31 persen.

Brandon Jennings DIragukan Sembuh Detroit Pistons Datangkan Steve Blake

BeritaBintang – Detroit Pistons masih tidak yakin dengan kesembuhan point guard Brandon Jennings yang cedera Achilles kiri.

Akhirnya Pistons mendatangkan veteran Steve Blake.

Blake menjadi cadangan langsung point guard utama Reggie Jackson. Cadangan kedua adalah Spencer Dinwiddie, yang bersinar pada akhir-akhir musim 2014-15 lalu.

Blake didapat dari barter dengan Quincy Miller (Brooklyn Nets), Selasa (14/7) WIB.

Pelatih kepala Pistons, Stan Van Gundy, menegaskan bahwa pilihan utama tetap Jennings, Jackson, dan Dinwiddie.

Blake hanyalah jaminan jika Jennings belum klop pasca rehabilitasi cedera.

“Blake adalah rencana alternatif jika point guard utama belum siap. Saya berharap Brandon menemukan penampilan terbaik pascacedera. Saya tidak mau memaksanya mendapatkan beban berlebih,” ucap Stan kepada Detroit Free Press.

“Dinwiddie tetap kami tunggu kematangannya. Saya juga tak mau memaksanya sebagai pemain inti dalam situasi seperti ini,” ucap Stan, eks pelatih Orlando Magic ini.

Blake, 35 tahun, dibayar $2,1 juta untuk kontrak semusim di Nets. Sementara Brandon sedang rehabilitasi cedera yang diperoleh Januari lalu. Brandon masih belum berlatih berlari.