Bos Yamaha

Persaingan Pembalap di MotoGP 2016 Terlalu Ketat

BeritaBintang – Pembalap Honda Marc Marquez berhasil unggul di puncak klasemen dengan catatan 170 poin. Dirinya unggul 48 poin dari Jorge Lorenzo yang berada di posisi dua dan 59 poin dari Valentino Rossi yang berada di posisi tiga.

Balapan MotoGP musim ini memang sangat ketat. Marquez dan Lorenzo memang sama-sama mengoleksi tiga kemenangan namun sukses Marquez untuk tetap berada di podium membuatnya mereka berada di posisi puncak klasemen. Sementara duo Yamaha yang meraih secara total lima kemenangan tak mampu mengejar Marquez.

Tak hanya Honda dan Yamaha yang bertarung musim ini. Ducati dan Suzuki juga sukses memberikan perlawanan untuk dua raksasa MotoGP tersebut.

Bos Yamaha, Lin Jarvis mengakui bahwa musim ini adalah musim yang berat. Ia berharap pada paruh kedua musim ini Yamaha dapat tampil lebih maksimal.

“Kompetisi di sini sangat tinggi. Dalam beberapa balapan Ducati sangat cepat. Saa hanya berharap tim kami bisa terus mencoba untuk memenangkan balapan. Kami harus memenangkan sisa balapan yang tak mudah. Namun segala hal masih bisa terjadi,” ujar Jarvis seperti diberitakan Bintangbola.co, Selasa (26/7/2016).

Lorenzo Beri Lampu Kuning ke Yamaha

BeritaBintang –   Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dikabarkan memberi lampu kuning terkait  perpanjangan kontrak dari pihak tim yang bermarkas di Lesmo tersebut. Ia berharap kesepakatan segera tecapai  sebelum pertengahan musim balap 2016.

Kontrak pembalap asal Spanyol tersebut akan berakhir pada akhir musim ini. Bos Yamaha, Lin Jarvis mengklaim perpanjangan kontrak Lorenzo menjadi prioritas pihak Yamaha.

Kini Lorenzo hanya bisa menunggu kepastian dari pihak pabrikan asal Jepang tersebut. Sebab, menurutnya perpanjangan kontrak tak membebani pikiran pada saat di lintasan meskipun selalu ada tarik ulur dalam negosiasi.

 “Saya siap, dalam arti kami harus menunggu hingga pertengahan musim untuk memperbarui kontrak,” ungkap Lorenzo, mengutip BintangBoLa, Minggu (28/2/2016).

“Proses negosiasi memang seperti itu. Namun, apabila kami bisa memajukan perpanjangan tersebut, maka bakal memberikan ketenangan dan membuat membalap lebih baik. Jika saya tetap bersama Yamaha, itu bagus buat saya,” tuntas pembalap berusia 28 tahun tersebut.