bintangbola

Berita Bintang – Three Musketeers Ini Punya Rencana Keren untuk Kepri

Berita BintangThree Musketeers Ini Punya Rencana Keren untuk Kepri

Menteri Pariwisata Arief Yahya memang selalu penuh kejutan. Out of the box. Jelang Focus Group Discussion Pengembangan Produk Ekowisata, 19 September 2018, David Makes ditugaskan terbang ke Tanjung Pinang, Kepri. Tugasnya satu, membantu percepatan pengembangan produk ekowisata Kepulauan Riau (Kepri).

David datang tidak sendiri. Ada Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar Alexander Reyaan. Ada juga Direktur UJL-HHBK Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Djohan Utama Perbatasari. Tiga orang ini seperti trisula. Seperti Three Musketeers. Saling back up. Saling menguatkan. Dan ketiganya, langsung mematangkan konsep ekowisata bersama Asisten I Perekonomian Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum.

“Masing-masing punya peran beda-beda. Semua bersinergi,” tutur Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar Alexander Reyaan, Rabu (19/9/2018).

David punya peran mendorong percepatan pengembangan ekowisata di Kepri. Alex, sapaan akrab Alexander, punya peran mencari sesuatu yang baru, yang berujung pada penambahan jumlah wisman. Juga penambahan investasi yang berujung devisa dari sektor pariwisata. Sementara Djohan Utama, punya peran memberi perizinan hutan produksi di Kepri untuk dikembangkan menjadi ekowisata.

Menjadi pertanyaan kemudian, kok harus ada David Makes? Apa istimewanya dia? Kenapa juga Menpar sampai menerbangkan dia ke ibukota Kepri di Tanjung Pinang?

Bagi yang belum tahu, David adalah Ketua Tim Percepatan Pengembangan Ekowisata Kemenpar. Lewat ekowisata, David sukses melambungkan Plataran L’harmonie Menjangan di Bali Barat sebagai 100 top destinasi hijau dunia. Kesuksesan inilah yang ingin ditularkan di Kepri.

“Teori pengembangan destinasi harus jangka panjang. Untuk menjadi produk pariwisata bisa, jadi destinasi belum tentu,” timpal David Makes.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Megadeth Undang Jokowi Tonton Konsernya Di Yogyakarta ” ]

Dia memang tak asal bicara. Pengalamannya saat mengembangkan Plataran L’harmonie di Bali Barat memang membutuhkan durasi yang tak sebentar. Dia butuh tujuh tahun untuk menyulap Taman Nasional di Bali Barat menjadi destinasi ekowisata nasional. Dan lima tahun kemudian baru menjadi kelas dunia.

Tahapannya banyak, investasinya juga tak sedikit. Tapi garis besarnya, tak boleh merusak alam. Benchmark-nya bisa berkaca pada Plataran L’harmonie Menjangan di Bali Barat. Jalan masuknya mempertahankan bebatuan yang ditata tanpa aspal ataupun cor beton. Papan petunjuk jalannya pun serba berbahan kayu dan artistik. Bekas-bekas batu karang tidak dibuang. Tidak dirusak. Yang ada, semua ditata rapi di sekitar Plataran L’harmonie.

“Kepri juga bisa bikin seperti itu. Yang kita butuhkan adalah karakter investor yang passion ekowisata dan long term stamina,” paparnya kepada Judi Bola.

Lantas apa yang didapat investor? Bukankah 7 tahun adalah durasi untuk membangun destinasi? Belum bicara untung?

“Yang didapat bisa banyak. Kalau berhasil, itu bisa jadi ATM. Contohnya banyak. Borobudur, Maldives, Bali, Raja Ampat. Saat sudah menjadi destinasi, bikin apa saja di destinasi dimaksud pasti laku. Kepri sangat bisa bikin ini karena ada CEO commitment yang kuat dari gubernurnya,” terangnya.

Komitmen yang dimaksud David adalah suppporting dari Pemprov Kepri. Ada dorongan pembuatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Bagi David ini terobosan besar. Impactnya pun diyakini bakal sangat kuat. “Satu KEK Kepi membawahi berbagai destinasi. Kepri punya Anambas, Natuna, Pulau Moro Besar, dan ribuan pulau lainnya. Kalau masing-masing pulau dibuatkan sebagai destinasi di bawah KEK Kepri, akan banyak investor yang hadir,” ungkapnya.

Bagaimana dengan hutan yang ada di destinasi? Apa nantinya tidak terancam? Ekosistem menjadi terganggu? Ujung-ujungnya hilang?

Soal ini, Direktur UJL-HHBK Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Djohan Utama Perbatasari punya jawabannya. “Saya justru tenang karena hutan terjaga. Nggak ada lagi ilegal logging. Nggak mungkin juga disertifikatkan. Artinya, kawasannya tetap, nggak berkurang,” ucap Djohan Utama.

Komentar Menpar Arief Yahya pun seirama. Menurutnya, pariwisata merupakan sektor yang paling kecil menimbulkan kerusakan. “Ini karena prinsip pembangunan pariwisata adalah sustainable atau berkelanjutan. Lingkungan yang terjaga merupakan aset bagi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan,” paparnya.

Ditambah lagi, trend dunia sedang mengarah ke sana. Pengembangan pariwisata selalu mempertimbangkan unsur 3P. “Ada Planet/Alam, People/Masyarakat, dan Prosperity/Kesejahteraan. Aspek people itu kita harus perhatikan apa keinginan wisatawan. Lalu planet adalah bagaimana kita merawat dan menjaga tempat-tempat wisata. Dan terakhir prosperity kita wajib perhatikan nilai-nilai ekonomis dari sebuah tempat wisata,” ujar Arief Yahya.

Berita Bintang – Megadeth Undang Jokowi Tonton Konsernya di Yogyakarta

Berita BintangMegadeth Undang Jokowi Tonton Konsernya di Yogyakarta

Band rock kenamaan Megadeth bersiap mengguncang panggung Yogyakarta pada 27 Oktober 2018 mendatang. Sontak ini menjadi ketiga kalinya band rock asal Amerika ini menyambangi Indonesia dan kali pertama untuk menyambangi kota Yogyakarta.

Menariknya, sebelum memulai panggungnya di Yogyakarta, rupanya Dave Mustaine cs punya permintaan yang disampaikan lewat akun twiter resmi Megadeth. Lantas permintaan apa yang diutarakan oleh Megadeth?

Ya, Dave Mustaine cs tampaknya mengharapkan kedatangan Presiden Joko Widodo dan juga Gebernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kami berharap Presiden Indonesia, Joko Widodo @jokowi dan Gubernur, Ganjar Pranowo @ganjarpranowo akan menerima undangan kami untuk melihat kami tampil di Jogjakarta pada tanggal 27 Oktober,” tulis akun twiter @Megadeth.

Megadeth

[ Baca Juga Berita bintang : ” Netflix Gandeng Kreator Asli Garap Live-Action Avatar The Last Airbender ” ]

Lebih lanjut, Megadeth tentunya sudah tidak sabar untuk menampilkan aksi panggung di kota Gudeg, Yogyakarta. Terlebih dengan kehadiran Jokowi dan Ganjar Pranowo, tentu bakal membahagiakan band rock asal Amerika.

Kami tidak sabar untuk bermain @jogjaROCKarta dan bertemu Anda berdua di sana,” lanjutnya.

Melihat cuitan dari Megadeth, tentu saja akun twiter tersebut langsung diserbu warganet. Tak sedikit warganet asal Indonesia yang meminta Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo dapat hadir.

JOKOWI ! JOKOWI ! PAK DHE JOKOWI ! (crowd singing in symphony of destruction) @Megadeth @jokowi m/,” tulis @Charles171989 dilansir dari Agen Bola.

Mangkat? Mangkat! @jokowi @ganjarpranowo,” tulis @Akhlis_M.

Wuiiiww yg di invite @jokowi sama @ganjarpranowo …emang cadas pemimpinkuu,” tulis @Riautam53537657.

Sebagai Informasi, kedatangan Megadeth ke Indonesia merupakan bagian dari perayaan 35 tahun mereka berkarya di industri musik dunia. Selama berkarier, Dave Mustaine cs telah menghasilkan setidaknya 15 album dengan puluhan lagu.

Salah satu album paling terkenal yang pernah mereka buat adalah ‘Killing Is My Business… and Business Is Good’ dimana album tersebut dirilis pada 1985 silam.

 

Berita Bintang – Netflix Gandeng Kreator Asli Garap Live-Action Avatar The Last Airbender

Berita BintangNetflix Gandeng Kreator Asli Garap Live-Action Avatar The Last Airbender

Netflix dikabarkan akan menggarap serial live-action Avatar: The Last Airbender. Untuk merealisasikan ide itu, Netflix bahkan menempatkan duo kreator Avatar, Michael DiMartino dan Bryan Konietzko, sebagai eksekutif produser.

Tak puas hanya menggandeng duo kreator Avatar, Netflix juga kabarnya bakal memboyong Jeremy Zuckerman untuk mengurusi scoring proyek tersebut.

Bagi Anda yang tak terlalu familiar, Zuckerman adalah komposer di balik serial animasi Avatar: The Last Airbender yang tayang di Nickelodeon sepanjang 2005-2008. Cukup dapat dimengerti kenapa Netflix mencomot ketiga orang penting di balik seri animasi Avatar tersebut.

Sepanjang penayangannya, serial animasi itu kerap mendapatkan pujian bahkan mendapatkan sederet penghargaan dalam Annie Awards, Genesis Awards, Primetime Emmy Awards, hingga Peabody Awards.

Serial live-action Avatar: The Last Airbender berkisah tentang petualangan biksu Aang dan teman-temannya di dunia yang terbagi menjadi empat negara. Masing-masing negara melambangkan elemen berbeda: Air, Tanah, Api, dan Udara.

Beberapa orang dari negara tersebut bisa mengendalikan elemen lainnya melalui ilmu bela diri yang disebut dengan bender. Namun seorang Avatar seperti Aang dapat mengendalikan keempat elemen tersebut, untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian dunia.

Aang dan teman-temannya kemudian menyelamatkan dunia dengan cara mengalahkan Raja Negara Api, Ozai, untuk mengakhiri perang yang terjadi selama lebih dari 100 tahun.

“Kami antusias bisa menggarap produksi live action Avatar: The Last Airbender ini. Kami tidak sabar untuk merealisasikan dunia Aang secara sinematis, seperti apa yang ada dalam bayangan,” kata kata DiMartino dan Konietzko dalam keterangan resmi mereka seperti dilansir dari Bintang Bola, Rabu (19/9/2018).

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Reese Witherspoon Dan Jonathan Van Ness ‘Obrolan Terikat Ke Perk Anda Up ” ]

Duo tersebut mengungkapkan, para aktor serial live-action itu nantinya akan berasal dari berbagai macam budaya. “Ini kesempatan sekali seumur hidup bagi para aktor untuk masuk lebih dalam pada karakter, cerita, aksi, dan world-building kisah ini.”

Pertanyaannya sekarang, akankah Avatar: The Last Airbender dalam format live-action ini akan sukses? Pasalnya, M. Night Shyamalan dinilai gagal ketika mengadaptasi kisah itu ke layar lebar. Film yang dirilis pada 2010 itu hanya medapatkan nilai 6 persen di situs review aggregator, Rotten Tomatoes.

Berita Bintang – Metalhead Masuk, Slipknot Siapkan Recycle Album “All Hope Is Gone”

Berita BintangMetalhead Masuk, Slipknot Siapkan Recycle Album “All Hope Is Gone”

Band beraliran Nu Metal, Slipknot kini tengah mempersiapkan sebuah kejutan untuk para penggemarnya. Slipknot telah mengumumkan bahwa mereka akan merilis ulang album mereka yang bertajuk “All Hope Is Gone” untuk merayakan ulang tahun album tersebut yang ke-10.

Album dari keempat personil yang menggunakan topeng headbanger ini dirilis pada tahun 2008 silam.

Dalam album itu terdiri dari lagu-lagu antara lain berjudul All Hope Is Gone, Psychosocial, dan Dead Memories. Berkat album tersebut, Slipknot mampu duduk di tangga nomor satu pada tangga album Billboard.

 

Tampaknya para penggemar harus melihat album remake ini. Sebab pemain perkusi Shawn ‘Clown’ Crahan telah mengkonfirmasi berita itu ke The Des Moines Register yang dikutip Judi Bola (18/09/2018), untuk pertama kalinya akan merilis album lama mereka untuk ulang tahun ini.

“Saya berada di sebuah band dan saya tidak tahan dengan hal itu. Tapi sekarang, saya suka, ‘Wow.’ Sebagai contoh, saya bekerja untuk ‘All Hope Is Gone’, dan yang saya lakukan adalah dengan menggunakan hal-hal yang tidak akan saya setujui”, tuturnya.

“Sekarang saya bisa melihatnya dan pergi, Wow. Penggemar perlu melihat ini,” sambungnya lagi.

Selama rekaman ‘All Hope Is Gone’, para personil lainnya juga ikut merekam lagu-lagu tambahan yang cukup dikenal oleh sebagian orang.

Tentunya beberapa lagu ini yang tidak pernah masuk ke dalam album akhir. Kini berita itu muncul saat sedang menyelesaikan album keenam mereka, yang ditunggu-tunggu sejak tahun 2014.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” 8 Tempat Wisata Singapura Di Film Crazy Rich Asians Ynag Wajib Kamu Kunjungi ” ]

Saat ini album 5: The Grey Chapter diharapkan bisa dirilis pada tahun 2019, yang juga merupakan peringatan ke-20 dari album pertama mereka. Beberapa bulan lalu sang vokalis, Corey Taylor berbicara mengenai lirik yang telah dicapai rekor Slipknot.

“Ini sudah beberapa tahun yang berat bagi saya secara pribadi.” Taylor mengatakan kepada Loudwire: “Jadi saya mengerjakan beberapa hal, secara pribadi untuk diri saya sendiri, yang sangat bagus. Saya telah mampu mengambil beberapa depresi yang telah saya perjuangkan dan rancang dengan cara yang saya ingin gambarkan,” ungkap sang vokalis.

Berita Bintang – 8 Tempat Wisata Singapura di Film Crazy Rich Asians yang Wajib Kamu Kunjungi

Berita Bintang8 Tempat Wisata Singapura di Film Crazy Rich Asians yang Wajib Kamu Kunjungi

FILM drama komedi Crazy Rich Asians garapan sutradara Jon M Chu tengah menjadi perbincangan. Selain jalan cerita yang menarik, film berdasarkan novel dengan nama yang sama karya Kevin Kwan ini juga menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik. Pengambilan gambar film ini dilakukan di Singapura dan Malaysia.

Nah, jika Anda yang sudah menonton film yang dibintangi oleh Constance Wu dan Henry Golding ini dan penasaran di mana saja lokasi shooting film tersebut, berikut ulasannya yang dilansir dari Agen Bola. Peringatan: ulasan ini berisi spoiler film ini, jika Anda belum menontonnya, tak perlu melanjutkan membaca.

1. Bandara Changi, Singapura

Bandara ini menjadi lokasi syuting di mana Nick dan Rachel mendarat setelah melakukan penerbangan dari New York ke Singapura. Bandara Changi tercatat sebagai bandara terbaik di dunia selama enam tahun berturut-turut dan tersedia banyak taman bunga yang indah, toko brand ternama, restoran, instalasi seni hingga bioskop.

bandara changi singapura

2. Pusat tempat makan

Sesampainya di Singapura, Rachel dan Nick mengunjungi sebuah food court terbuka. Ini menjadi tempat pertama yang dikunjungi keduanya. Nick bercerita lokasi ini menjadi tempat para penjual makanan jalanan mendapat bintang Michelin, yakni Newton Food Centre. Beragam makanan dijual di sini mulai dari hokkien mee, sate, kepiting pedas, nasi ayam hainan dan lainnya.

pusat tempat makan

3. Chijmes

Chijmes merupakan lokasi pernikahan teman Nick, Collin. Chijmes merupakan bangunan bersejarah yang dibangun pertama kali sebagai biara Katholik pada tahun 1852 dan kini digunakan sebagai tempat perbelanjaan dan restoran. Namun ada ruangan yang difungsikan sebagai kapel bergaya Gothic, kafe, salon, tempat hiburan dan halaman yang indah.

[ Baca Berita Bintang Juga : ” Cerita Ketakutan Chow Yun Fat Saata Cekik Aaron Kwok Di Film Terbaru ” ]

chjimes

4. Gardens By The Bay

Instalasi taman Gardens By The Bay dipilih menjadi lokasi resepsi pernikahan Collin. Untuk mengontrol suhu dari ribuan tanaman dan pohon yang ada dari seluruh dunia, Gardens By The Bay dibuat dengan lengkungan atau kubah. Jika diperhatikan, destinasi ini seperti taman dalam film Avatar namun bedanya wisatawan bisa melihat air terjun, danau, ruang terbuka, restoran hingga tanaman berwarna-warni.

garden by the bay

5. Marina Bay Sands

Pada film ini, Nick dan Rachel juga mengunjungi Marina Bay Sands. Marina Bay Sands merupakan resor terpadu yang memiliki hotel mewah dan kolam renang tertinggi terluas di dunia. Lokasi ini dilengkapi dengan beragam pilihan barang mewah hingga Museum ArtScience.

marina bay sand

6. Sentosa Island

Sebelum resmi menikah, Collin menggelar pesta lajang di Sentosa Island. Sentosa Island telah menjadi destinasi wisata yang populer lantaran menyuguhkan pantai, hotel, spa, tempat hiburan, taman air dan akuarium.

sentosa island

7. Raffles Hotel

Raffles Hotel dipilih sebagai tempat tinggal Rachel dan Nick pada film ini. Kemewahan hotel ini pun tak hanya dapat disaksikan pada film namun juga secara nyata. Namun, hingga saat ini hotel tersebut masih dalam tahap renovasi dan baru akan kembali dibuka pada tahun 2019 mendatang.

raffles hotel

8. Merlion Park

Merlion Park merupakan ikon ikonik Singapura. Tak heran jika lokasi ini menjadi salah satu lokasi syuting film Crazy Rich Asians. Pada film tersebut, Rachel dan Nick melakukan percakapan penting di sekitar Merlion Park.

merlion park

Berita Bintang – Cerita Ketakutan Chow Yun Fat saat Cekik Aaron Kwok di Film Terbaru

Berita BintangCerita Ketakutan Chow Yun Fat saat Cekik Aaron Kwok di Film Terbaru

Chow Yun Fat bukanlah nama baru di industri film Mandarin. Dia sudah berkali-kali menunjukkan kemampuan aktingnya untuk berbagai peran.

Seperti dikutip dari Bintang Bola, Rabu (19/9/2018), Chow kini sedang terlibat dalam film Project Gutenberg. Di film ini, Chow mendapatkan peran sebagai tokoh jahat bernama Painter, dalang sebuah organisasi kejahatan. Dia harus beradu akting dengan Aaron Kwok.

Sebagaimana film-film laga yang dia bintangi, sudah bukan perkara aneh bagi Chow untuk menghadapi maut. Bahkan, di sejumlah film, karakternya harus meregang nyawa. Meski begitu, Chow mengaku sangat menikmati pekerjaannya sebagai aktor.

“Saya sangat bersyukur bahwa saya mendapatkan lebih daripada kehilangan setelah muncul di industri ini. Saya merasa sangat beruntung sebagai aktor,” papar Chow saat tampil di sebuah seminar yang dihadiri hampir 1.000 mahasiswa di Hong Kong Polytechnic University, seperti dikutip Jaynestar.

Chow Yun Fat dan Aaron Kwok

“Saya berkali-kali mati di film. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk membawa pesan sutradara ke gambar bergerak. Akting itu palsu, tapi emosinya nyata,” lanjutnya.

Meski sudah sering berakting dan terlibat berbagai adegan laga yang membuat karakternya mati, tapi Project Gutenberg berbeda. Chow merasa dilanda ketegangan hebat di sebuah adegan di mana dia harus mencekik Aaron Kwok.

Adegan itu bahkan membuat Chow merasa sangat ketakutan. Dia merasa hampir terkena serangan jantung akibat melakukan adegan tersebut.

“Di film ini, saya mungkin terlihat seperti pembunuh, tapi kenyataannya, saya cukup ramah. Ketika mencekik leher Aaron Kwok, detak jantung saya benar-benar naik menuju 180,” ujar Chow.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Alec Baldwin Konfirmasi Pernikahan Justin dan Hailey ” ]

Project Gutenberg mengisahkan tentang sebuah organisasi yang piawai membuat uang palsu. Di film ini, karakter Painter yang diperankan Chow adalah bosnya.

Sebagai seorang pemimpin organisasi kriminal, Chow dituntut untuk bisa menembakkan senjata api dengan baik. Untuk itu, aktor berusia 63 tahun itu menyempatkan dirinya berlatih agar bisa menggunakan pistol dengan baik.

“Kami harus menghormati mereka dan berhati-hati dengan mereka. Sebelum menembak, saya akan memastikan semuanya berada di tempatnya. Saya tidak mau ada kesalahan terjadi,” kata Chow.

Menurut sutradara Felix Chong, film-film yang pernah dibintangi Chow, seperti A Better Tomorrow dan God of Gambler menjadi inspirasinya untuk menulis karakter Painter. Dia mengaku menonton berbagai film Chow sejak masih kecil. Project Gutenberg akan mulai tayang di Hong Kong pada 4 Oktober mendatang.

Berita Bintang – Donald Glover Tuntut Mantan Label Atas Penggelapan Royalti

Berita BintangDonald Glover Tuntut Mantan Label Atas Penggelapan Royalti

Donald Glover atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Childish Gambino menyeret mantan labelnya, Glassnote Records, ke muka hukum. Glover menuding, label itu ‘berutang’ sebesar USD10.000 atau sekitar Rp148 juta kepadanya atas royalti karya musik.

Melansir NME, aksi Glover itu sebenarnya ‘balasan’ atas tuntutan Glassnote Records yang didaftarkan pada 6 Juli 2018. Dalam tuntutannya label tersebut meminta agar pengadilan bisa menjadi penengah perselisihan kontrak mereka dengan Glover.

“Donald Glover mengklaim bahwa dia harusnya menerima 95 persen dari royalti SoundExchange. Padahal dalam kontrak, pembagian royalti adalah 50-45,” ungkap Glassnote dalam dokumen tuntutannya seperti dilansir dari Judi Online, Senin (17/9/2018).

Label itu menambahkan, “Kami tak meminta Donald Glover untuk membayar apapun kepada kami. Glassnote Records hanya ingin mendapatkan apa yang secara kontrak dan hukum menjadi milik mereka.”

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Surga Wisatawan Ada Di Labuan Bajo ” ]

Namun Glover menyanggah keterangan mantan labelnya tersebut. Musisi 34 tahun asal California itu mengklaim semua royalti yang harusnya dia dapatkan dari SoundExchange dipegang sepenuhnya oleh Glassnote Records.

Inilah yang mendasari Glover mengajukan tuntutan ke pengadilan. Ia menginginkan, pengadilan membatalkan tuntutan yang diajukan oleh Glassnote sebelumnya. Glover juga menginginkan label itu membayar royalti yang belum dibayarkan kepadanya. Terkait tuntutan tersebut, Glassnote masih belum memberikan respons mereka.

Pada 6 September 2018, Glover memulai tur dunia ‘This is America’ di Infinite Energy Arena, Atlanta. Dalam video amatir yang diunggah fans di Reddit, Glover menyampaikan rasa antusiasnya terhadap tur tersebut.

“Ini adalah tur terakhirku dengan nama Childish Gambino. Ini bukan konser. Bagiku, ini seperti kebaktian di gereja!” katanya.

‘This is America’ merupakan tur terakhir Glover sebagai Gambino. Selanjutnya, dia berencana comeback dengan nama baru. Rencana Glover untuk pensiun sebagai Gambino itu diutarakannya pada Januari silam.

Berita Bintang – Surganya Wisatawan Ada di Labuan Bajo

Berita BintangSurganya Wisatawan Ada di Labuan Bajo

SEKTOR pariwisata Nusa Tenggara Timur dalam beberapa tahun terakhir ini cukup menggembirakan.Pasalnya hampir setiap tahun sejumlah kawasan wisata di provinsi berbasis kepulauan itu terus mendapatkan kunjungan wisatawan, baik domestik dan mancanagera.

Hal ini diakibatkan pada tahun 2013 lalu, pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Pariwisata mengelar sebuah program promosi kawasan wisata di NTT dengan sebutan “Sail Komodo”.

Dampaknya sangat luar biasa. Setiap tahun jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu tersebut terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kawasan wisata yang menjadi favorit adalah kawasan wisata Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat di pulau Flores yang menyimpan sejumlah potensi wisata alam yang sangat luar biasa.

Disamping itu juga yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke daerah itu adalah adanya hewan karnivora Komodo atau nama latinnya “Varanus komodoensis”.

 

Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.

Kehadiran Sail Komodo tak hanya memberikan dampak meningkatnya kunjungan wisatawan, tetapi berkat Sail Komodo Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) masuk dalam kategori tujuh keajaiban dunia.

Daya tarik Komodo semakin kuat dengan terpilihnya Komodo sebagai 10 destinasi wisata terbaik dunia dari 100 destinasi yang dipilih.

Komodo kemudian semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Melihat itu pemerintah pusat kemudian menetapkan Komodo sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional.

Tak hanya itu, pemerintahpun mulai memberikan perhatian khusus ke NTT khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur. Hal itu terbukti dengan dibangunnya Bandara Komodo di Labuan Bajo dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Desember 2015 lalu.

Masuk dalam daftar New Seven Wonders of Nature, membuat Labuan Bajo semakin diminati oleh wisatawan dan pada tahun 2016 kunjungan wisatawan ke NTT mencapai 745.851 wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sementara, pada tahun 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke NTT khususnya ke Pulau Komodo, Labuan Bajo, mencapai kurang lebih 1 jutaan wisatawan dilansir dari Agen Bola.

 

[ Baca Juga Berita Bintang : ” How To Train Your Dragon 3 Jadi Akhir Pertualangan Hiccup & Toothless ” ]

Kunjungan wisatawan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini tercantum dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) Gubernur NTT yang diserahkan kepada Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno pada Rapat Peripurna DPRD NTT dalam masa persidangan ketiga tahun 2018, di Aula DPRD NTT beberapa waktu lalu.

Sesuai data dalam LKPJ-AMJ tersebut, menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik periode tahun 2013 hingga 2016 mengalami pertumbuhan yang membaik. Total kunjungan wisatawan pada tahun 2013 sebanyak 425.440 orang, yaitu terdiri dari wisatawan mancanegara berjumlah 78.677 orang dan wisatawan domestik 346.763 orang.

Selanjutnya pada tahun 2016, angka kunjungan meningkat menjadi 745.851 orang atau wisatawan mancanegara sebanyak 133.784 orang dan wisatawan domestik 612.067 orang. Dengan demikian, perkembangan kunjungan wisatawan ke provinsi NTT terjadi peningkatan sebesar 10 persen hingga 15 persen.

Dalam laporan itu menyebut capaian paling tinggi kunjungan wisatawan ke NTT terjadi pada tahun 2016. Terbukti realisasi angka kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 133.784 orang atau 118,40 persen dan wisatawan domestik 612.067 orang atau 113,02 persen dan melampui target yang ditetapkan dalam RPJMD.

Infrastruktur Pendukung

Berbicara soal peningkatan pariwisata tidak hanya sebatas berbicara tentang kawasan wisatanya saja. Tetapi juga butuh infrastruktur pendukung.

Infrastruktur pendukung itu berupa jalan, bandara, pelabuhan, maskapai penerbangan, jaringan telekomunikasi serta fasilitas pendukung lainnya agar lokasi wisata yang baru bisa dikenal.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius A Jelamu kepada wartawan dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan promosi itu sangat penting. Jaringan telkomsel sangat dibutuhkan di lokasi wisata, sehingga saat berwisata, wisatawan bisa langsung mengupload lokasi wisata tersebut di media sosial.

“Di media sosial mereka akan bercerita tentang lokasi wisata NTT yang indah, alam, budaya serta masyarakat yang ramah, akan membuat orang lain yang membacanya akan tertarik,” tambahnya.

Hingga saat ini hampir seluruh kawasan wisata di NTT sudah mempunyai jaringan telkomsel baik yang 3G maupun yang 4G guna mendukung pariwisata.

Disamping itu, setelah Sail Komodo 2013 itu, pembangunan hotel terus meningkat. Bahkan hingga kini ada sejumlah hotel bintang lima yang tengah dibangun di daerah itu.

Tak hanya itu, di sektor jasa khususnya penerbangan, saat ini memberikan kemajuan yang sngat pesat. Kurang lebih dua sampai tiga penerbangan membuka rute baru dari Jakarta menuju Labuan Bajo mengingat kawasan wisata itu semakin digemari.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nusa Tenggara Timur Abed Frans dalam beberapa kalai kesempatan mengaku optimistis layanan penerbangan yang dibuka dari Jakarta ke Labuan Bajo serta dari berapa daerah ke Kupang akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT khususnya ke Labuan Bajo.

“Kami yakin market wisatawan ke NTT akan meningkat dan semakin terbuka seiring dengan hadirnya layanan penerbangan baik dari Jakarta-Labuan Bajo, serta ada juga sekarang dari Lombok ke Kupang pulang pergi,” tuturnya.

Ia mengatakan Asita sebagai bagian dari pelaku usaha pariwisata selalu menyambut baik hadirnya layanan penerbangan dari berbagai daerah yang masuk NTT, baik melalui pintu barat di Labuan Bajo, Pulau Flores maupun pintu timur di Kota Kupang, Pulau Timor.

Selain untuk memperlancar arus transportasi, lanjutnya, hal itu sekaligus membuka kesempatan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan ke NTT.

Di sisi lain, Sail Komodo 2013 lalu juga memberikan dampak bagi kawasan wisata lain di NTT. Alor misalnya dengan kawasan wisata bawah lautnya kini dikenal sebagai kawasan diving terbaik.

Pulau Sumba dengan kawasan wisata alam serta budaya megalitikumnya juga menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Sementara itu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) optimis bisa menggenjot target wisman tahun 2018 sesuai target. Optimis tersebut diperkuat capaian kunjungan wisatawan tahun lalu yang jauh melebihi target.

“Karena itu target 500.000 jumlah kunjungan wisatawan untuk Manggarai Barat sampai dengan tahun 2018, bisa tercapai bahkan lebih,” ujar Bupati Mabar Agustinus Ch. Dula.

Bupati Gusti menilai target yang dicanangkan tersebut cukup realistis melihat sepanjang tahun lalu ikon destinasi wisata Labuan Bajo seperti Pantai Pede, Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Rinca Pulau Komodo Batu Cermin dan ikon utama Komodo terus dikunjungi wisatawan.

Peningkatan jumlah kunjungan juga terlihat di sejumlah lokasi wisata alam yang indah seperti Istana Ular dan danau Sanonggoang.

“Jadi, kami optimis sekali. Apalagi, pemerintah pusat memberikan perhatian yang sangat besar kepada daerah ini. Dan atas nama pemerintah dan masyarakat Mabar, saya menyampaikan rasa bangga, terima kasih dan rasa hormat kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian begitu besar terutama dalam bidang infrastruktur dalam mendukung sektor pariwisata di Kabupaten ini,” ucapnya.

Berita Bintang – How to Train Your Dragon 3 Jadi Akhir Petualangan Hiccup dan Toothless

Berita Bintang – How to Train Your Dragon 3 Jadi Akhir Petualangan Hiccup dan Toothless

Sekuel ketiga How to Train Your Dragon akan menjadi kisah pamungkas dari cerita petualangan para penunggang naga. Hal itu diungkapkan sang sutradara Dean DeBlois, saat menghadiri Festival Film Internasional Toronto, pada 16 September 2018.

“Kami memikirkan akhir kisah film ini cukup lama. Akhirnya, dengan berat hati kami harus mengucap selamat tinggal pada karakter-karakter dalam How to Train Your Dragon,” kata DeBlois seperti dilansir dari Bintang Bola, Senin (17/8/2018).

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Emma Watson Pakai Kostum Wonder Woman, Lebih Cocok Dibandingkan Gal Gadot ” ]

DeBlois menambahkan, “Nanti, kalian akan mengerti kenapa Hiccup Horrendous Haddock III berkata, ‘Aku bertemu seekor naga ketika aku masih anak-anak.’ Kemudian, pada akhir film, semua rahasia tentang Hiccup dan Toothless akan terjawab.”

Dengan begitu, How to Train Your Dragon 3 diharapkan mampu menyaingi kesuksesan dua pendahulunya. Seperti diketahui, How to Train Your Dragon pertama kali rilis pada 2010 dengan pendapatan mencapai USD494 juta di seluruh dunia.

Sekitar 4 tahun kemudian, 20th Century Fox kembali merilis How to Train Your Dragon 2 yang mendulang pendapatan sebesar USD618 juta di box office dunia. Tak hanya laris manis di pasaran, film franchise ini juga sempat meraih dua nominasi Oscar.

Dalam teaser terbarunya, Hiccup (Jay Baruchel) berkeinginan untuk kembali menjadi anak-anak. Masa di mana sang ayah menceritakan tentang naga dan keinginannya untuk memisahkan manusia dari mahluk tersebut.

DeBlois berjanji, pada seri pamungkasnya kali ini akan banyak perubahan dibandingkan dua pendahulunya. “Selain itu, Hidden World yang terungkap pada sekuel kedua akan menjadi jawaban dari kehidupan harmonis manusia dengan naga,” tuturnya.

Dalam How to Train Your Dragon 3, Hidden World digambarkan sebagai sebuah surga tersembunyi yang berada di bawah lautan dan benua. Di Hidden World, Toothless hidup bersama naga Light Fury, Hiccup, ibunya, dan Astrid.

Namun karena Toothless adalah naga alfa dari jenisnya maka dia tak seharusnya berada di Hidden World. Pada akhirnya, diceritakan bahwa Hiccup harus bertempur sendiri tanpa kehadiran Toothless. Untuk bisa menikmati akhir kisah Hiccup dan Toothless fans tampaknya harus sedikit bersabar. Pasalnya, film ini baru akan rilis pada 1 Maret 2019.


Berita Bintang – Yuk, Jelajahi Dunia dengan Kapal Pesiar Mewah Princess Cruises

Berita BintangYuk, Jelajahi Dunia dengan Kapal Pesiar Mewah Princess Cruises

Bagi mereka yang mulai bosan dengan tempat wisata, seperti pegunungan atau pantai, kini waktunya berpetualang dengan menggunakan kapal pesiar. Terlebih, saat ini wisata pesiar tengah diminati. Ini karena banyak keseruan yang ditawarkan.

Anda dan keluarga bisa menikmati kapal pesiar mewah ke-18 Princess Cruises, Sky Princess. Untuk merasakan sensasi kapal ini, Anda bisa memulai petualangan berlayar pada 20 Oktober 2019 dalam paket 7-hari perjalanan Mediterania dan Adriatik, dari Athena ke Barcelona serta berlabuh di Kotor, Corfu, Sicily, dan Naples.

Perjalanan bisa dimulai dengan menyambangi Athena sebelum pelayaran dimulai dan mengunjungi situs warisan dunia UNESCO Acropolis dan Parthenon. Anda dapat menggunakan jalur darat untuk mengunjungi kota Romawi kuno yang terkenal, Pompeii, Kepulauan Yunani, atau mengunjungi kota-kota kuno abad pertengahan selama perhentian ini. Kemudian dapat memperpanjang masa tinggal ketika wisata pesiar berakhir dan memuaskan dahaga intelektual dengan kesenian dan arsitektur terkenal di dunia, atau berbelanja di destinasi perbelanjaan terkenal di Eropa, destinasi gaya hidup utama bagi para pecinta belanja.

“Destinasi eksotis impian menjadi semakin mudah dikunjungi dan penumpang akan menikmati penghematan biaya dalam transportasi dan akomodasi dibandingkan dengan terbang dan memesan hotel di setiap destinasi. Manfaat lain dari paket liburan pintar Fly-Cruise adalah Anda berada di kapal, Anda hanya membongkar koper satu kali saja, dan dapat merasakan pengalaman bangun tidur di destinasi baru setiap pagi,” kata Farriek Tawfik kepada Judi Bola, Direktur Asia Tenggara, Princess Cruises.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Lewat Highlight, Seventeen Buka Konser Ideal Cut Di Jakarta ” ]

Selain itu, Anda juga dapat merasakan petualangan alam liar Alaska dengan 7-Night Voyage of the Glaciers Cruise yang memulai perjalanan dari Vancouver (Kanada) ke Anchorage (Alaska, Amerika). Princess Cruises merupakan salah satu perusahaan wisata pesiar yang diizinkan untuk berlayar ke Taman Nasional Glacier Bay.

Pengalaman semakin tak terlupakan dengan menginap di pondok hutan belantara di Denali, Mt McKinley, serta Anchorage bersama dengan pengalaman berkereta api Princess yang unik dengan akses langsung ke hutan belantara.

Pada 2019, Princess Cruises akan merayakan 50 tahun pelayaran di Alaska. Untuk memperingati tonggak sejarah ini, Royal Princess, kapal terbesar dalam armada, akan bergabung dengan enam kapal Princess lainnya untuk berlayar di Alaska mulai Mei hingga September 2019.

Untuk masyarakat Indonesia, Anda dan keluarga bisa menikmati Princess Cruises yang berangkat dari pelabuhan terdekat Indonesia. Sapphire Princess dan Diamond Princess akan berada di Singapura, mulai November 2018 hingga Maret 2019 dan menawarkan pelayaran jarak pendek dan jarak jauh dengan durasi, 3 hingga 11 malam.

Tak perlu takut untuk berpetualang dengan Princess Cruises. Pasalnya  Princess Cruises merupakan wisata kapal pesiar premium internasional terbesar di dunia dan baru saja meraih penghargaan “Best Cruise Line in Asia’ pada ajang Asia Cruise Forum 2018.  Selain menyaksikan petualang menakjubkan, di kapal pesiar modern ini Anda bisa merasakan santapan pilihan, hiburan, dibalut dalam keramahan jasa pelayanan kelas dunia.