Balai Kota Medan

Rawan Begal, Polresta Medan Bentuk Satgas Anti Begal

BeritaBintang –Polresta Medan membentuk Satgas Anti Begal (SAB) yang ditempatkan di 28 titik rawan begal di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan dibentuknya SAB tersebut untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada warga Medan. SAB terdiri dari polisi berpakaian preman dan Shabara.

“Petugas SAB kita tempatkan di pos-pos lantas yang ada di jalan-jalan utama Kota Medan. Bagi warga yang membutuhkan perlindungan saat berkenderaan pada malam hari, terutama tengah malam, mereka bisa minta kepada mereka,” paparnya dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota Medan bersama Judi Online Terpercaya, Jumat (16/9/2016).

Ditambahkan, berdasarkan hasil pengungkapan selama ini, hampir 90 persen pelaku begal merupakan remaja berusia antara 18-19 tahun ke atas. Usai melakukan begal, hasilnya dibagi rata dan dipergunakan membeli narkoba.

“Tidak satupun pelaku yang mengaku uang hasil begal digunakan untuk biaya kehidupan,” sambungnya.

Selain itu, Polresta Medan juga mengurangi ruang peredaran narkoba, termasuk 38 lokasi yang dijadikan tempat peredaran narkoba dengan terus melakukan razia.

Mardiaz menambahkan, pihaknya juga memantau lokasi penjualan onderdil bekas di sejumlah lokasi di Kota Medan. Sebab, ditengarai sepeda motor hasil pembegalan selanjutnya dibongkar dan dijual kepada para pedagang onderdil bekas tersebut.