Asyik Berjudi

Kasus Penistaan Agama, Teman Ahok: Kelemahan Ahok Cuma di Mulut

BeritaBintangKasus Penistaan Agama, Teman Ahok: Kelemahan Ahok Cuma di Mulut

Salah seorang anggota Teman Ahok, Noorman Hadinegoro menjelaskan bahwa kelemahan Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah mulutnya.

“Kerja Ahok nyata kok, kelemahannya cuma mulutnya saja, ceplas ceplos, kan memang tak ada pemimpin yang sempurna,” jelas Noorman dalam diskusi di iNews, Selasa (10/01/2016).

[Baca Juga -“Asyik Berjudi, Pasutri Bersama Empat Rekannya Ditangkap Polisi“]

Noorman juga menjelaskan bahwa pengawalan sidang penistaan agama yang menjadikan Ahok sebagai pesakitan tak perlu sampai melakukan demo di tengah jalan. Menurutnya, aksi di tengah jalan hanya akan merugikan masyarakat yang lebih luas.

“Kalau mau kawal sidang Ahok, enggak usah sampai turun ke jalan, tak perlu lagi itu adu-aduan massa, kan merugikan masyarakat, jadi macet di mana-mana,” jelas Noorman.

Untuk diketahui, sidang lanjutan perkara dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar. Sidang hari ini merupakan yang agenda kelima. Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Asyik Berjudi, Pasutri Bersama Empat Rekannya Ditangkap Polisi

BeritaBintangAsyik Berjudi, Pasutri Bersama Empat Rekannya Ditangkap Polisi

Pasangan suami istri (pasutri) dan empat rekannya diringkus petugas Polres Cirebon, Jawa Barat (Jabar), saat melakukan permainan judi togel. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka digelandang ke Mapolres setempat untuk pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, penangkapan pasangan suami istri dan empat orang lainnya itu dilakukan pada Kamis 5 Januari dan Jumat 6 Januari 2017. Mereka diamankan di dua lokasi yakni di Jalan Kapten Damsur Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon dan Kampung Suradinaya Utara Kesambi, Kota Cirebon.

[Baca Juga -“Petualangan Cinta Bupati Katingan, 3 Istri & 1 Simpanan“]

“Adapun keenam pelaku di antaranya Endang Kusnani (48), Dede Sulaiman (32), Sutrisno (59), Priyatna (30), Ali (51), dan Sohibi (59),” terangnya, Senin (9/1/2017).

Selain pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone, kertas rekap, dan uang tunai sebesar Rp609.500. Mereka diketahui sebagai pemain lama yang sering meresahkan masyarakat sekitar.

“Kasus ini masih kami dalami untuk mengungkap para pelaku lainnya dengan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata dia.