Argentina

Puncaki Klasemen MotoGP, Rossi: Saya Tidak Pernah Menduga Hal Ini

BeritaBintangPuncaki Klasemen MotoGP, Rossi: Saya Tidak Pernah Menduga Hal Ini

Pembalap kawakan milik Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku terkejut dengan hasil yang diraihnya saat ini sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP 2017. Meski belum pernah menjadi yang tercepat sepanjang balapan yang dihelat sejauh ini, tetapi perolehan poin Rossi mengalahkan para pembalap lainnya.

Sejauh ini kompetisi MotoGP 2017 telah menggelar tiga balapan. Pada balapan pertama di Qatar, Rossi berhasil menempati podium ketiga. Sedangkan pada dua balapan berikutnya, yakni di Argentina dan Amerika Serikat, pembalap berjuluk The Doctor itu berhasil menempati posisi dua.

[ Baca Juga : ”  Asyik, Drama Ji Chang Wook Tayang di Indonesia ” ]

Hasil itu membuat Rossi berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 56 poin. Sedangkan rekan satu tim Rossi, yakni Maverick Vinales, harus rela berada di posisi kedua dengan perolehan 50 poin. Meski Vinales berhasil menjadi yang tercepat pada dua balapan pertama, tetapi pembalap asal Spanyol itu harus terjatuh di Amerika dan tidak dapat melanjutkan balapan, sehingga tidak memperoleh poin sama sekali.

Jelang balapan berikutnya di Jerez, Spanyol, Rossi merasa sangat senang. Tidak hanya karena saat ini dirinya memuncaki klasemen. Namun, juga dikarenakan pelbagai masalah yang menimpanya selama ini perlahan-lahan sudah mulai dapat diatasi.

“Saya tidak pernah menduga akan datang ke Jerez sebagai pimpinan kejuaraan. Saya sangat senang karena kami berhasil menyelesaikan beberapa masalah yang kami hadapi selama tes musim dingin dan kami melakukan balapan yang sangat bagus,” ungkap Rossi, melansir dari laman resmi AGEN BOLA, Kamis (4/5/2017).

Bersaing dengan Marquez dan Vinales, Rossi: Saya Menikmati Persaingan di MotoGP 2017

BeritaBintangBersaing dengan Marquez dan Vinales, Rossi: Saya Menikmati Persaingan di MotoGP 2017

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, saat ini berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2017 dengan raihan 56 poin. The Doctor -julukan Rossi- unggul enam angka dari rekan setimnya, Maverick Vinales di posisi kedua.

Hasil tersebut diraih Rossi karena berhasil meraih podium di tiga seri awal MotoGP 2017. Pembalap berusia 38 tahun itu berhasil finis di Grand Prix (GP) Qatar (posisi tiga), Argentina (runner-up), dan Amerika Serikat (runner-up).

[ Baca Juga : ” Pemeran Valak kembali Hadir di The Nun, Spin Off dari The Conjuring 2 ” ]

Rossi mengatakan, dirinya menikmati persaingan dengan Vinales dan Marc Marquez (Repsol Honda) di MotoGP 2017. Ia pun optimis untuk meraih hasil terbaik di seri Eropa.

“Saat memulai awal musim balapan, tujuan utama saya adalah memenangkan perlombaan. Tentu sangat sulit untuk bersaing dengan Vinales dan Marquez di atas. Tapi saya hanya harus menikmatinya saat ini,” ungkap Rossi, seperti dilansir dari AGEN BOLA, Minggu (30/4/2017).

“Sekarang kami akan kembali GP di Eropa. Jerez, Le Mans, Mugello, Barcelona, dan Assen memberikan perasaan yang hebat ketika saya pergi ke sana. Pada tahap ini, saya punya kenangan hebat. Tempat itu membuat MotoGP menjadi menyenangkan,” ucapnya.

Finis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

BeritaBintangFinis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

Pengamat MotoGP Carlo Pernat, menilai Andrea Iannone senang bukan kepalang dapat finis di posisi tujuh seri ketiga MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat. Dalam pandangan Pernat, hal yang membuat Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– senang karena ia berhasil finis di atas rider utama Ducati, Jorge Lorenzo.

Pada balapan tersebut, X-Fuera –julukan Lorenzo– hanya menyelesaikan balapan di posisi sembilan. Sekadar diketahui, kepastian Lorenzo gabung Ducati pada pertengahan 2016 membuat Iannone terpental dari posisinya.

Saat itu Iannone harus rela statusnya sebagai pembalap Ducati digantikan Lorenzo. Alhasil, Iannone dipaksa hengkang dan memutuskan membela Suzuki per MotoGP 2017.

Di awal MotoGP 2017, Iannone sebenarnya tampil mengesankan. Pada race pertama yang berlangsung di Sirkuit Losail, rider berpaspor Italia itu sempat menduduki posisi dua. Namun nahas, ia terjatuh ketika balapan memasuki setengah jalan.

[ Baca Juga : ” Karakter Utama Detective Conan Dikabarkan Tewas di Film Terbaru ” ]

Pada race selanjutnya yang berlangsung di Argentina, Iannone finis di posisi buncit atau 16. Namun, hal itu karena Iannone mendapat hukuman penalti setelah melakukan jump start di awal balapan.

Sementara itu barulah Iannone menunjukkan kelasnya di Amerika Serikat dengan finis di posisi tujuh. Bagaimana dengan Lorenzo? Dari tiga race awal, Lorenzo finis di posisi 11 GP Qatar, gagal finis di Argentina dan hanya menempati posisi 9 di Amerika Serikat. Dengan finis di atas Lorenzo, Iannone dapat membuktikan kepada manajemen Ducati bahwa ia adalah pembalap kompetitif.

“Iannone mendapat performa positif. Ia memang layak finis di posisi itu (tujuh). Mungkin, finis di atas Lorenzo merupakan sebuah kebanggaan baginya,” kata Pernat mengutip dari AGEN BOLA, Kamis (27/4/2017).

Sport Board: Pernah Gagal Finis di Austin, Rossi Bakal Balas Dendam Tahun Ini

BeritaBintangSport Board: Pernah Gagal Finis di Austin, Rossi Bakal Balas Dendam Tahun Ini

Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memang telah tampil memukau di dua race MotoGP 2017 yang telah digelar. Di GP Qatar, Rossi berhasil menempati podium ketiga di akhir lomba.

Lalu raihan semakin gemilang ditunjukkan pembalap berdarah Italia itu di Argentina dengan menempati posisi sebagai runner-up. Di race ketiga MotoGP musim ini yang akan digelar di Circuits of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, Rossi berharap bakal melanjutkan tren positifnya.

[ Baca Juga : ” Nih Daftar Lengkap Nominasi Indonesian Movie Actors Awards 2017 ” ]

Apalagi keinginan Rossi untuk menempati podium sangatlah besar. Sebab, The Doctor –julukan Rossi– harus gagal finis di COTA pada musim lalu. Bahkan, Rossi menyebut kegagalannya musim lalu sedikit membebani dirinya.

Namun, Rossi berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menebus dosanya musim lalu. Apalagi, Rossi mengaku sangat senang jika balapan di atas lintasan yang memiliki panjang 5,5 km tersebut.

Sebab, atmosfer para pendukungnya sangat terasa di Austin. Oleh karena itu, Rossi tak ingin membuat para pendukungnya yang telah rela menyaksikan balapan itu kecewa dengan hasil minor yang diraihnya. AGEN BOLA

Jelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

BeritaBintangJelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

Rider Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, mengaku sangat tertarik menghadapi gelaran Grand Prix (GP) ketiga musim 2017 yang akan digelar di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, 21-23 April 2017. Folger mengatakan, balapan di sana akan menjadi balapan yang positif.

“Saya sudah bersemangat sebelum minggu di Austin tiba. Terutama setelah berlaga di GP Argentina ketika kami berhasil menunjukkan raihan yang hebat!” ungkap Folger mengutip dari AGEN BOLA, Rabu (19/4/2017).

[ Baca Juga : ” Jackie Chan Bikin Film Kartun ” ]

Folger merupakan pembalap rookie dengan raihan paling impresif dalam dua laga awal MotoGP 2017 di Qatar dan Argentina. Pembalap asal Jerman itu berhasil mengoleksi enam poin usai finis di urutan sepuluh GP Qatar. Melanjutkan balapan gemilangnya, Folger melaju di urutan keenam dalam GP Argentina dan berhasil mengumpulkan 10 poin.

Jelang berlaga di Sirkuit Austin, pembalap berusia 23 tahun itu mengatakan sudah memahami dengan baik kondisi motor YZR-M1 miliknya. Folger mengaku berusaha meneruskan raihan positifnya dan mencetak angka bagi Yamaha di sirkuit sepanjang 5,5 km itu.

“Saya sangat menyukai Sirkuit Amerika! Bentuk lintasannya sungguh menantang. Setelah laga terakhir (di Argentina), kini saya optimis. Kami belajar banyak, dan area yang harus saya tingkatkan adalah diri saya sendiri. Saya menunggu momen untuk bisa melaju bersama motor Yamaha di lintasan yang fantastis!” tutup sang rider penuh hasrat.

Meski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

BeritaBintangMeski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinilai sebagai raja di Sirkuit Austin dalam empat musim terakhir. Bagaimana tidak, ia selalu sukses keluar sebagai yang tercepat sejak 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Namun, penampilan terakhir Marquez di dua seri yaitu Qatar dan Argentina, begitu meragukan. Jawara bertahan MotoGP itu masih mengalami masalah kecepatan pada RC213V miliknya.

[ Baca Juga : ” Nih, Foto Para Pemeran Kingsman: The Golden Circle ” ]

Berkaca pada musim lalu, dari dua race Marquez mengoleksi 41 poin. Rider berpaspor Spanyol itu berhasil meraih podium di Qatar (posisi ketiga) dan Argentina (posisi pertama).

Berbeda dengan musim ini, peraih tiga gelar juara MotoGP itu hanya mampu mengumpulkan 13 poin. Marquez harus puas berada di posisi keempat di Losail dan gagal finis akibat jatuh di Termas de Rio Hondo.

Karena itu, jelang seri ketiga di Austin, Marquez wajib waspada dengan kecepatan yang dimiliki oleh rivalnya yaitu Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Pasalnya, dari dua lomba, rekan Valentino Rossi itu mampu keluar sebagai juara podium.

Akankah Marquez bakal mempertahankan statusnya sebagai raja di Austin pada 23 April 2017? Tentu ia bakal bertekad untuk mencuri momentum bangkit karena saat ini posisinya di klasemen balap berada di posisi kedelapan.  AGEN BOLA

Rossi Mampu Naik Podium di Dua Race Perdana MotoGP 2017, Jarvis Tak Percaya!

BeritaBintangRossi Mampu Naik Podium di Dua Race Perdana MotoGP 2017, Jarvis Tak Percaya!

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mampu menunjukkan penampilan gemilang di dua race perdana MotoGP 2017. Rossi berhasil meraih podium ketiga dan kedua di GP Qatar dan Argentina musim ini.

Berkat hasil tersebut, The Doctor –julukan Rossi– berhasil duduk di posisi dua klasemen sementara pembalap musim ini dengan koleksi 36 poin. Dengan hasil tersebut, Direktur Tim Yamaha yakni Lin Jarvis, memuji kerja keras pembalap asal Italia itu.

[ Baca Juga : ”  5 Film Fast & Furious Terlaris Sepanjang Sejarah ” ]

Sebab, Jarvis menilai bahwa Rossi meraih hasil tersebut tidak dengan mudah. Bahkan pada sesi latihan bebas, Rossi tak tampil baik hingga hanya mengantarkannya menempati urutan ketujuh saat memulai balapan.

“Balapannya sangat luar biasa. Saya sampai tak percaya jika dia mampu memenangkan balapan tersebut,” ujar Jarvis, mengutip dari AGEN BOLA, Jumat (14/4/2017).

“Saya juga tak percaya jika dia bisa meraih dua podium dalam dua race perdana MotoGP. Apalagi dia meraihnya dengan banyak kesulitan yang dia hadapi,” pungkasnya.

Gigi Kuning Bikin Minder? Cerahkan dengan Stroberi Yuk!

BeritaBintangGigi Kuning Bikin Minder? Cerahkan dengan Stroberi Yuk!

SENYUM cemerlang dengan gigi yang putih berkilau, siapa sih yang tidak mau? Namun seringkali prosedur memutihkan gigi semisal veneer biasanya dibanderol dengan harga yang sangat mahal.

{ Baca Juga, ” Kemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi ” }

Nah buat Anda yang lebih memilih cara alami dan tidak ingin kantungnya jebol. Tenang dan tidak perlu khawatir, mencerahkan gigi secara alami bisa dengan buah stroberi lho. Seperti apa caranya? Sontek saja caranya di bawah ini.

Bahan-Bahan

1 buah stroberi matang

½ sdm baking soda

Cara membuat dan mengaplikasikannya

1. Hancurkan  stroberi hingga menjadi gilingan halus. Sisihkan dalam satu wadah kecil;

2. Masukkan baking soda yang sudah disiapkan ke dalam wadah berisi stroberi tersebut. Aduk hingga kedua bahan tercampur rata;

3. Balurkan campuran stroberi dan baking soda ini ke sikat gigi yang biasa digunakan sehari-hari, sikat seluruh gigi secara merata;

4. Diamkan selama 3 hingga 5 menit, biarkan campuran stroberi dan baking soda melekat di gigi terlebih dahulu;

5. Bilas bersih, kemudian sikat gigi kembali dengan menggunakan pasta gigi biasa.

Tips

Caa ini sebaiknya hanya dilakukan sekali dalam satu pekan, karena jika berlebihan kandungan acid dalam stroberi malah bisa membuat lapisan enamel gigi menjadi rusak. Demikian seperti disitat JUDI ONLINE, Selasa (11/4/2017).

Kemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

BeritaBintangKemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku termotivasi untuk meraih hasil yang gemilang lagi berkat raihan positif balapannya di dua seri awal MotoGP 2017. Setelah tampil luar biasa di tes pramusim, ternyata capaiannya itu mampu ia lanjutkan di race yang sudah berlangsung di Qatar dan Argentina.

Di GP Qatar, Vinales sukses membuat kejutan setelah keluar menjadi yang pertama. Pada balapan tersebut, ia mampu menunjukkan kualitasnya yang maksimal di musim perdananya bersama Yamaha.

[ Baca Juga : ” Saudara Ungkap Carrie Fisher Masih Akan Hadir di Star Wars IX ” ]

Ketangguhannya itu mampu ia ulangi lagi setelah menjuarai seri kedua GP Argentina. Meski begitu, Top Gun –julukan Vinales– mengaku akan tetap bekerja keras.

“Sulit dipercaya Anda dapat mulai seperti ini. Setelah pramusim, dua race berturut-turut adalah sesuatu yang luar biasa dan memberi kami motivasi tinggi,” ungkap Vinales, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (10/3/2017).

“Kami harus menjaga dengan cara yang benar dan tetap bekerja keras,” tuntasnya.

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

BeritaBintangBuenos Aires Rekaman video anjing Pitbull ‘bersembunyi’ saat ketahuan merusak insole (alas sepatu) majikannya, tersebar luas di dunia maya dan membuat netizen terbahak.

Seperti dikutip dari Judi Online, Minggu (28/8/2016), video tersebut diawali dengan tampilan dua ekor anjing, Pitbull dan Dachshund berbulu panjang, diomeli oleh sang pemilik di rumahnya yang berada di Buoenos Aires, Argentina.

Pasalnya, si pemilik — warga Argentina bernama Daniel Martino — merasa kesal karena insole sepatunya hancur akibat digigit oleh salah satu dari peliharaannya.

Saat ia menunjukkan alas sepatu itu dan bertanya siapa pelaku ‘nakal’ itu, sontak pitbull abu-abu miliknya memalingkan wajah, mencoba bersembunyi.

Anjing abu-abu itu menolehkan kepalanya ke arah Dachshund, namun tak dihiraukan oleh temannya itu.

Ia kemudian mulai menunduk, ketika Daniel mulai kembali bertanya siapa yang menggigit insole-nya. Seakan malu, Pitbull itu kembali menundukkan kepalanya dan tidak ingin menunjukkan wajahnya.

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Dalam rekaman lucu berdurasi 1 menit 12 detik itu terlihat anjing abu-abu itu ‘bersembunyi’ di belakang temannya. Namun, sang pemilik terus memperlihatkan hasil ‘kerjanya’ ke arahnya.

Hal tersebut semakin membuat Pitbull malu. Ia bahkan bersembunyi di balik sebuah pot yang berada di dekatnya.

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Daniel menunjukkan insole tersebut ke arah Dachshund, namun anjing anjing coklat kehitaman itu hanya menatap Daniel dengan tatapan tak bersalah.

“Bukan ulahmu, bukan?” kata Daniel kepada Dachshund, seolah memperjelas siapa pelakunya.

“Hei, kamu yang di sebelah sana, lihat akau, aku berbicara padamu,” kata sang pemilik menunjuk kepada anjing abu-abu yang sedang bersembunyi di belakang sebuah pot itu.

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Saat Anjing Garang Pitbull Takut dan Sembunyi Merasa Bersalah

Setelah diunduh ke media sosial, video tersebut telah ditonton lebih dari 4 juta kali dan kedua anjing tersebut menjadi ‘bintang’ dalam semalam.

Namun, ada yang tidak senang dengan rekaman tersebut dan menilai bahwa Daniel melakukan ‘kekerasan’ kepada Pitbull dan Dachshund.