Antoine Griezmann

Gameiro: Saya dan Griezmann Akan Jadi Duet Mematikan Atletico Madrid

BeritaBintang – Kevin Gameiro menyatakan dirinya sudah tidak sabar berduet bersama Antoine Griezmann di lini depan Atletico Madrid. Dia yakin bakal bisa mencetak banyak gol untuk Los Rojiblancos.

Gameiro adalah pemain terkini yang didatangkan Atletico pada bursa transfer musim panas ini. Penyerang berpaspor Prancis tersebut sejatinya menjadi incaran banyak klub setelah mencetak 30 di semua kompetisi bersama Sevilla.

Di Atletico, Gameiro akan berduet dengan kompatriotnya yakni Griezmann. Mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut meyakini bertandem dengan Griezmann bakal menghasilkan banyak gol untuk Los Colchoneros.

“Griezmann adalah pemain Prancis yang hebat seperti saya. Saya yakin kami akan membuat banyak gol. Dia belum menelepon saya karena sedang berlibur,” kata Gameiro, seperti dilansir Bintangbola.co, Senin (1/8/2016).

“Saya sangat senang berada di sini dan membela klub besar seperti Atletico. Saya sudah berbicara dengan Simeone dan dia memberi tahu bahwa dirinya mencintai saya,” jelasnya.

Bek Portugal Puji Kualitas Prancis

BeritaBintang – Bek tangguh milik Portugal, Pepe Lima, memuji penampilan Timnas Prancis di ajang Piala Eropa 2016. Menurut Pepe, Prancis adalah tim dengan memiliki kerja sama yang luar biasa. Hampir semua pemainnya bisa mencetak gol dari berbagai situasi.

Namun di awal turnamen, Prancis sempat tampil terseok-seok. Menghadapi tim gurem, armada Didier Deschamps baru mampu meraih kemenangan di menit-menit akhir.

Perlahan tapi pasti, Prancis mulai menunjukan kapabilitasnya sebagai tim papan atas. Les Bleus mampu tampil impresif mulai dari fase perdelapanfinal hingga ke semifinal.

Satu nama yang paling menyita banyak perhatian tentu penampilan Antoine Griezmann yang di luar ekspektasi banyak orang. Dalam enam pertandingan, pemain 25 tahun tersebut sukses mengepak masing-masing tiga gol dan assist.

“Saat kami berpikir tentang Prancis, kami berpikir tentang sebuah tim. Mereka adalah tim kuat dan semua pemain mereka bisa mencetak gol dari berbagai situasi,” kata Pepe, seperti dikutip dari Panduan Judi Online , Senin (11/7/2016).

Tundukkan Jerman 0-2, Prancis Tantang Portugal di Final Piala Eropa 2016

BeritaBintang – Timnas Prancis harus melakoni pertandingan berat kontra Jerman pada babak semifinal Piala Eropa 2016 yang berlangsung di Stade Velodrome, Jumat (8/7/2016) dini hari WIB. Tampil saling menekan, Les Bleus mampu menyudai laga dengan kemenangan 2-0 atas Jerman.

Dengan kemenangan atas Jerman tersebut, membuat Prancis pun memastikan diri tampil di partai puncak Piala Eropa 2016. Di babak tersebut, anak asuhan Didier Deschamps tersebut bakal menantang Portugal yang sebelumnya menyingkirkan Wales di fase empat besar.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Babak pertama baru berjalan 10 menit, Prancis sudah menebar ancaman untuk pertahanan Jerman via aksi Antoine Griezmann. Sukses merangsek ke kotak penalti sang lawan, bomber Atletico Madrid itu melepaskan sepakannya. Beruntung Manuel Neuer mampu mementahkan sepakannya itu.

Hanya berselang lima menit giliran Jerman yang mendapatkan peluang emasnya di pertandingan ini. Melihat terdapat celah di pertahanan Prancis, Emre Can pun lalu coba melepaskan tembakan. Namun upaya gelandang Liverpool itu sukses diantisipasi dengan baik oleh Hugo Lloris.

Pada menit 26, Jerman hampir saja membuat pendukung Prancis tersentak melalui aksi dari Schweinsteiger. Akan tetapi upaya kubu Jerman kembali berhasil dimentahkan oleh aksi penyelamatan gemilang Lloris.

Memasuki 10 menit jelang turun minum, Paul Pogba nyaris mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Prancis unggul 1-0 atas Jerman. Sayangnya, eksekusi sepakan bebas bintang Juventus tersebut mampu dibaca dengan baik oleh Lloris.

Di menit akhir Prancis mendapatkan sebuah keuntungan usai Schweinsteiger menyentuh bola di kotak penalti. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih. Antoine Griezmann yang maju sebagai eksekutor pun mampu melakukan tugasnya dengan sempurna. Prancis 1-0 Jerman.

Hingga berakhirnya paruh pertama pertandingan ini, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Prancis atas Jerman masih bertahan.

Babak Kedua

Meski unggul satu gol, tak lantas membuat Prancis mengendurkan tekanannya terhadap pertahanan Jerman di awal-awal babak kedua laga ini. Bahkan mereka nyaris menambah keunggulan, andai saja sepakan Griezmann tidak dihalau oleh Jarome Boateng.

Memasuki 15 menit paruh kedua dimulai, Jerman masih kesulitan untuk bisa menyamakan kedudukan di laga ini. Terhitung dua kans yang didapat Muller dan Can masih mampu dihentikan oleh barisan belakang Prancis.

Griezmann! Kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Prancis unggul 2-0 atas Jerman. Memanfaatkan penyelamatan tak sempurna dari Neuer, pemain berusia 25 tahun tersebut mampu menyambut bola liar dengan sepakan yang masuk ke gawang Jerman.

Jerman sejatinya mampu memperkecil kedudukan 1-2 dari Prancis melalui sepakan dari Julian Draxler. Namun sepakan melengkung yang dilepaskan gelandang berusia 22 tahun tersebut hanya mampu membentur mistar gawang Prancis.

Memasuki menit-menit akhir jelang pertandingan berakhir, Jerman kembali gagal memanfaatkan kans mereka. Kali ini adalah upaya sepakan tandukkan dari Howedes yang hanya melambung tipis di atas gawang Lloris Seperti Dikutip Bintangbola.co

Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya laga, tidak ada gol tambahan yang mampu dicetak oleh kedua kesebelasan. Tim tuan rumah, Prancis, pun mampu menyudahi laga ini dengan kemenangan 2-0 atas Jerman.

Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Sagna, Koscielny, Umtiti, Evra; Matuidi, Pogba; Sissoko, Payet (Kante 72’), Griezmann (Cabaye 90′); Giroud (Gignac 77’).

Pelatih: Didier Deschamps

Jerman (4-2-3-1): Neuer; Kimmich, Boateng (Mustafi 63’), Howedes, Hector; Schweinsteiger (Sane 79’), Can (Gotze 66’); Kroos, Ozil, Draxler; Muller.

Pelatih: Joachim Low

Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya laga, tidak ada gol tambahan yang mampu dicetak oleh kedua kesebelasan. Tim tuan rumah, Prancis, pun mampu menyudahi laga ini dengan kemenangan 2-0 atas Jerman.

Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Sagna, Koscielny, Umtiti, Evra; Matuidi, Pogba; Sissoko, Payet (Kante 72’), Griezmann (Cabaye 90′); Giroud (Gignac 77’).

Pelatih: Didier Deschamps

Jerman (4-2-3-1): Neuer; Kimmich, Boateng (Mustafi 63’), Howedes, Hector; Schweinsteiger (Sane 79’), Can (Gotze 66’); Kroos, Ozil, Draxler; Muller.

Pelatih: Joachim Low

Meski Gagal Juara, Simeone Tetap Puji Skuad Atletico

BeritaBintang  – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji skuad asuhannya meski gagal menjadi kampiun La Liga 2015-2016. Cholo –sapaan akrab Simeone– mengaku bangga atas kualitas yang telah ditampilkan Antoine Griezmann dan kawan-kawan sepanjang musim ini.

Kekalahan dari Levante dengan skor 1-2 pada Minggu 8 Mei 2016 malam WIB menggagalkan ambisi Atletico menjadi yang terbaik musim ini. Saat ini Los Colchoneros –julukan Atletic – duduk di posisi tiga dengan raihan 85 poin.

Mereka tertinggal tiga angka dari Barcelona yang memuncaki klasemen. Namun karena kalah head-to-head dari Barca, Atletico takkan mampu melewati posisi Barca, mengingat kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan.

Namun, semangat yang telah ditunjukkan skuad Simeone patut diacungi jempol. Meski tak dihuni pemain bintang layaknya Barcelona dan Real Madrid, mereka mampu berjuang memperebutkan gelar hingga akhir kompetisi. Sementara di arena Liga Champions, Atletico bahkan lolos ke partai puncak dan akan bersua Madrid.

“Di luar kekalahan yang kami terima, saya senang karena kami dapat bersaing menjadi yang terbaik. Saya bangga kepada para pemain. Mereka telah menjalani musim yang luar biasa sampai hari ini,” jelas Simeone mengutip dari Kamusjudi.com, Senin (9/5/2016).

Simeone Tak Khawatirkan Paceklik Gol Martinez

BeritaBintang –   Arsitek Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan paceklik gol yang dialami bombernya, Jackson Martinez. Penyerang Timnas Kolombia itu memang kembali gagal bikin gol saat Atletico menghempaskan Rayo Vallecano 3-0, tengah pekan ini.

Dalam partai leg kedua babak 16 besar Copa del Rey tersebut, Martinez sejatinya tampil sebagai starter. Meski demikian, dia tetap saja gagal mendulang gol.

Martinez (29 tahun) yang diboyong dari Porto dengan mahar 35 juta euro pada musim panas 2015, sejauh ini baru mencetak tiga gol bagi Rojiblancos. Dia bahkan sudah tak mencetak gol dari delapan laga terakhir. Sebagai perbandingan, Antoine Griezmann di musim ini sudah menyumbang 16 gol bagi Atleti!

Menanggapi kondisi sulit yang dialami Martinez, Simeone pun angkat bicara. “Ini adalah situasi yang harus saya hadapi. Tetapi, saya tetap senang dengan performa Jackson (Martinez). Gol pasti akan datang karena dia sebenarnya sudah tampil baik. Ini hanya masalah waktu,” ujar pria berkebangsaan Argentina tersebut, disadur dari Bioskopsemi , Sabtu (16/1/2016).