Alex Marquez

Wih Marquez Pamer Museum dari Penggemarnya

BeritaBintangWih Marquez Pamer Museum dari Penggemarnya

Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menjadi jawara di paruh musim MotoGP 2017. Saat ini, Marquez memimpin klasemen sementara dengan koleksi 129 poin.

Poin tersebut berjarak lima angka dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha) yang berhasil mengekornya dari posisi dua klasemen sementara. Meski telah berhasil merajai paruh musim, timnya tak ingin lengah.

[ Baca Juga : ” Kocak, Justice League dan Mission: Impossible 6 Sengketa Kumis Henry Cavill ” ]

Di sela rehat musim balap, tim yang bermarkas di Aalst, Belgia, itu melakukan private test untuk menjajal sasis baru motornya. Meski menjalani libur paruh musim dengan melakukan test, The Baby Alien –julukan Marquez– tak lupa menikmati masa free-nya.

Dalam akun CASINO ONLINE, Marquez terlihat tengah berada di sebuah ruangan yang menampilkan motor-motor yang pernah ia tunggangi. Museum yang dimiliki oleh salah satu fans klubnya itu bernuansa kuning dan orange yang merupakan warna kebesaran Marquez.

Tak hanya itu, Marquez juga terlihat pamer liburan ke salah satu pantai bersama adiknya, Alex Marquez. Liburan singkatnya ini juga diharapkan bisa mengembalikan semangatnya yang sempat padam.

Marc Marquez Masih Ragu Bisa Juara Dunia Musim Ini

BeritaBintang –  Jelang menghadapi seri ke-14 MotoGP musim ini, Marc Marquez datang dengan modal yang cukup kuat. Pembalap Repsol Honda tersebut masih memimpin klasemen sementara dengan raihan 223 poin.

Meski memiliki kans yang cukup besar untuk memenangkan juara dunia musim ini, Marquez ternyata masih merasa ragu. Menurut pembalap yang menggunakan nomor 93 tersebut, segalanya masih mungkin terjadi di musim ini.

Penampilan Marquez dalam beberapa seri belakangan memang agak kurang meyakinkan. Selepas menggapai podium puncak di GP Jerman, saudara kandung dari Alex Marquez tersebut gagal menjadi juara dalam empat balapan beruntun.

“Jika saya memenangkan gelar tanpa memenangkan lagi balapan, maka itu tak masalah. Kami harus mampu dan bekerja keras. Kami tahu ada beberapa sirkuit yang bagus untuk kami yakni di Phillip Island dan Valencia, namun pada tahun ini Anda tidak akan pernah tahu,” jelasnya seperti dikutip dari Bandar Bola, Jumat (23/9/2016).

“Dengan ban dan elektronik, Anda bisa menang 10 detik lebih cepat atau Anda bisa kesulitan dan menyelesaikan balap 10 detik di belakang pimpinan balapan,” tambahnya kepada Panduan Judi Online

Marc Marquez Kenang Kepergian Luis Salom

BeritaBintang – Dunia balap MotoGP berduka akibat kepergian pembalap dari kelas Moto2, Luis Salom. Seperti diketahui, Salom meninggal dunia pada sesi latihan bebas kedua. Salom yang menabrak dinding pada putaran 12 akhirnya meninggal dunia.

Banyak hal yang dilakukan untuk mengenang kepergian pembalap Moto2 dari SAG Team tersebut. Pada acara pemakaman Luis Salom, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez datang bersama dengan adiknya, Alex Marquez.

Marquez yang berhasil mendapatkan posisi dua pada balapan di Catalunya mengaku sangat bersedih dengan kepergian Salom. Dirinya juga mengatakan bahwa Salom adalah sosok yang sangat tangguh di dalam lintasan.

“Satu hal yang pasti, pekan itu kami merasakan suatu hal yang berbeda jika dibandingkan dengan sebelumnya. Saya kehilangan teman sekaligus sahabat yang rupanya berdampak pada komunitas dunia,” ujar Marquez seperti diberitakan Bintangbola.co, Minggu (12/6/2016).

“Ini adalah suatu hal yang berat. Saya ingin berduka atas kepergian Salom kepada pihak keluarga. Kami ingin selalu mengingatnya. Ia adalah sosok petarung yang akan selalu berada di hati kami,” tandas Marquez.

Hubungan Bisnis Marquez dengan Rossi Telah Berakhir

BeritaBintang –    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sepertinya masih kesal dengan insiden yang terjadi pada MotoGP 2015, saat dijatuhkan rookie Movistar Yamaha, Valentino Rossi di Sirkuit Sepang, Malaysia. Hal itu ditenggarai sebagai alasan diberhentikannya kerja sama Marquez dengan perusahaan merchandise milik The Doctor, VR46 Racing.

AC Management selaku agensi hak citra Marquez dan saudaranya Alex Marquez resmi mengeluarkan pernyataan berpisahnya dengan pihak apparel Rossi. Kendati demikian, dalam pernyataan tersebut pembalap kakak beradik itu mendoakan yang terbaik bagi bisnis rivalnya.

“AC Manajemen, perusahaan yang bertugas mengelola hak citra Marc Marquez dan Alex Marquez, menginformasikan bahwa mereka sepakat untuk mengakhiri lisensi perjanjian dengan perusahaan VR46 Racing, S.r.l yang sebelumnya mengeluarkan merchandise kedua pembalap,” jelas pernyataan AC mengutip Motorcyclenews, Selasa (9/2/2016).

“Kedua belah pihak menghargai jasa yang sudah diberikan ketika kesepakatan berlaku dan berharap bisnis tersebut sukses di masa depan,” tambahnya.

Selanjutnya The Baby Alien dikabarkan bakal menggunakan merchandise dari Gruppo Pritelli. Ia akan satu sponsor dengan kompatriotnya, rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, yang lebih dulu bekerja sama.

Mental Baby Alien Sudah Membaik

BeritaBintang –  Keikutsertaan Marc Marquez dalam ajang motocross tahunan, Superprestigio 2015, tampaknya memberikan dampak positif. Pembalap tim Repsol Honda itu mengatakan kondisi mentalnya saat ini sudah jauh membaik ketimbang sebelumnya.

Marquez melalui MotoGP musim 2015 dengan hasil yang sangat buruk. Berstatus sebagai juara bertahan, Baby Alien hanya mampu menyudahi musim dengan menempati posisi ketiga di tabel klasemen akhir MotoGP 2015.

Tak hanya itu, musim Marquez juga berjalan kian berat dengan perselisihannya dengan Valentino Rossi. Hal itu membuat reputasi besar Marquez di kancah balapan internasional kian menurun. Namun, kondisi kakak dari pembalap Alex Marquez diklaim sudah membaik untuk saat ini.

Hal itu ia utarakan usai mengikuti ajang Superprestigio 2015 di sirkuit tanah liat di Barcelona beberapa waktu lalu. Bahkan, dengan keikutsertaannya di ajang itu membuat pembalap berusia 22 tahun tersebut sudah memperbaiki persiapan mentalnya jelang balapan di MotoGP 2016.

“Ajang itu sudah membuat persiapan mental saya jauh membaik ketimbang sebelumnya. Kita semua tahu bahwa musim saya melalui tahun yang benar-benar menguras energi dan emosi,” ucap Marquez, seperti dikutip Bioskop168 , Rabu (23/12/2015).

“Terlebih Superprestigio merupakan ajang yang sangat berbeda dibandingkan MotoGP. Sebab, di lintasan tanah liat lebih banyak membutuhkan keseimbangan, dan itu membuat saya semakin merasa kuat jelang memulai tahun baru,” tutup juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 tersebut.

Lorenzo: Marquez Ubah MotoGP

BeritaBintang –   Juara MotoGP 2015, Jorge Lorenzo, memuji kompatriotnya yang membela Repsol Honda, Marc Marquez. Dia menyatakan, kedatangan The Baby Alien –julukan Marquez– mengubah jalannya balapan MotoGP.

Marquez adalah pembalap rookie paling sukses dalam sejarah MotoGP. Pasalnya, dia langsung menjadi juara di musim pertamanya mengikuti kelas primer yakni pada 2013. Kala itu, pembalap berusia 23 tahun ini bersaing sengit dengan Lorenzo sebelum menjadi juara.

Di musim keduanya yakni 2014, Marquez justru tambah perkasa dengan menjadi juara setelah mengumpulkan 362 angka, atau unggul 67 angka dari rival terdekat yakni Valentino Rossi. Hebatnya, saat itu MM93 mengklaim 10 kemenangan beruntun sejak seri pertama hingga GP Inggris.

“Kedatangannya (Marquez) merupakan kejutan besar untuk semua pembalap, sebab dia membawa cara balap yang baru. Dia membalap dengan sangat ambisius, baik dengan motor yang bagus atau buruk,” kata Lorenzo, seperti diberitakan Estadio Deportivo, Juma’t (18/12/2015).

Sayangnya, Marquez seperti anjlok begitu saja pada musim 2015. Kakak dari Alex Marquez tersebut mencatatkan retired atau gagal finis sebanyak enam kali dan hanya mengumpulkan 242 angka.

Kurang kompetitifnya motor RC213V versi 2015 disinyalir menjadi penyebab buruknya performa Marquez, sehingga dia mengganti dengan versi 2014 saat GP Belanda. Hasilnya pun berbuah manis, dia finis posisi dua lomba di TT Circuit Assen.

The Baby “Patwal” akan Bertarung di Balap Motocross

BeritaBintang –   Kemampuan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, di ajang MotoGP tentu sudah tidak perlu diragukan lagi. Seakan tak puas hanya bertarung di balap motor kelas premier tersebut, kini Marquez juga akan unjuk kemampuan di ajang motocross.

Marquez dipastikan akan ikut bertarung dalam pertarungan motocross dalam kompetisi Superprestigio Dirt Track 2015. Ini bukan pertama kalinya pembalap 22 tahun tersebut ikut dalam kompetisi ini.

Sebagaimana diberitakan Speedweek, Selasa (1/12/2015), ini akan menjadi keikutsertaan kedua Marquez di Superprestigio Dirt Track. Tahun lalu, The Baby “Patwal”sukses mengalahkan pembalap motocross Amerika Serikat, Jared Mees.

Marquez memang tampil memukau di Superprestigio tahun lalu. Ia tampil mendominasi pada final Superprestigio, memimpin dari pembalap-pembalap seperti Kenny Noyes, Gerald Bailo, Dani Ribalta, Oliver Brindley, dan Bradley Smith.

Tahun ini, Marquez bukan satu-satunya pembalap MotoGP yang akan bertarung di Superprestigio. Danilo Petrucci dan Toni Elias, serta pembalap-pembalap Moto2 dan Moto3 seperti Alex Marquez, Lorenzo Baldassarri, Marcel Schrötter, Alex Rins, dan Mika Kallio juga akan ikut unjuk gigi di ajang perlombaan motocross ini.

Lomba Superprestigio Dirt Track 2015 akan digelar di Barcelona pada Sabtu 12 Desember 2015. Sebelumnya akan digelar sesi latihan bebas yang dilakukan pada pukul 11.00 hingga 12.45 waktu setempat, baru kemudian perlombaan yang akan dimulai sejak pukul 18.30 hingga 21.00 waktu setempat.

Marc Marquez Jelaskan Nomor Keramat Adiknya

BeritaBintang – Pebalap dari Repsol Honda, Marc Marquez, coba menjelaskan mengapa adiknya, Alex Marquez, yang merupakan pebalap Moto2 menggunakan nomor 73.

Menurut Marquez, ketika adiknya pindah ke kelas Moto2 pada 2015 ini, nomor 12 atau 23 yang biasa dipakai ternyata sudah digunakan oleh pebalap lain.

Maka sebagai pendatang baru Alex harus memilih nomor baru. Pilihan pun jatuh pada nomor 73, yang berasal dari tahun kelahiran 1996 dan tanggal lahir, 23 April.

“Dia kan lahir 23 April pada 1996, jika angka 96 dikurangi 23 maka hasilnya 73. Angka itulah yang kemudian dipakai di Moto2,” ujar Marquez.

Sebagai seorang kakak, Marquez mengaku terus menyemangati adiknya yang kini tengah beradaptasi di kelas Moto2. Pada tahun 2014, saat masih berkiprah di Moto3, Alex mampu menutup musim sebagai juara dunia.

Namun prestasinya langsung melorot ketika menginjak kelas Moto2. Dari 11 seri yang sudah terlaksana, Alex duduk di posisi 10 klasemen sementara pebalap Moto2, karena itu ketika Alex mampu finis urutan empat pada balapan di Brno, Ceko, akhir pekan kemarin, Marquez cukup senang.

Marquez Harapkan Tuah Le Mans

BeritaBintangARAGON – Juara dunia Moto3 2014, Alex Marquez, yakin tes yang ia jalani di Sirkuit Aragon, Spanyol, beberapa waktu lalu akan berdampak positif bagi performanya di Moto2 sepanjang tahun itu. Ia pun berharap dapat memetik hasil lebih baik pada seri selanjutnya di Le Mans.

Setelah memutuskan naik kelas ke Moto2 pada akhir 2014 dan memilih tim Marc VDS sebagai pelabuhan selanjutnya, Marquez belum juga menunjukkan performa apik. Ia kini menempati urutan 15 dengan koleksi 14 poin.

Meski demikian, Marquez yakin dengan perubahan pada sasis dan suspensi motor akan menjadi titik balik kebangkitannya. “Tes dua hari sangat positif bagi kami untuk mengonfirmasi beberapa perubahan di Jerez. Sekarang kami memiliki ide yang lebih jelas untuk pengembangan motor,” kata Marquez.

“Kami menguji bagian-bagian baru dari motor di Aragon pekan ini. Saya juga mengalami perbaikan dalam gaya berkendara, khususnya saat keluar dari tikungan. Jadi tes ini sangat berguna. Sekarang kami akan pergi ke Le Mans, sebuah sirkuit yang saya sukai dan percaya dapat meraih hasil lebih baik,” tandasnya.