Agen Judi Poker

Menikmati Kesegaran Curug Sawer Bernuansa Mistis

Berita BintangMenikmati Kesegaran Curug Sawer Bernuansa Mistis

Di Provinsi Banten masih tersimpan berbagai potensi alam yang tersembunyi dan bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Salah satunya di wilayah Kabupaten Pandeglang terdapat Curug Sawer. Curug Sawer ini berada di wilayah Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Curug tersebut menyimpan eksotisme alam khas pegunungan. Meski keberadaan Kecamatan Cigeulis tidak begitu populer di kalangan wisatawan lokal maupun wisatawan domestik, wilayah Kecamatan Cigeulis merupakan wilayah yang dijadikan jalur lalu lintas wisata Pulau Umang dan Pantai Ciputih.

Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Banten Paundra Bayu Ajie mengatakan, wisata alam Curug Sawer yang terletak kurang dari 1 km dari pusat Kecamatan Cigeulis merupakan salah satu tempat wisata yang akan dikembangkan, selain beberapa destinasi wisata alam lainnya yang ada di Banten.

“Sudah melakukan peninjauan dan akan dikembangkan. Lokasi ini sudah banyak yang mengunjungi, terutama wisatawan lokal,” kata Bayu kepada Agen judi Bola.

 

[ Baca Juga – ” Wisata Telaga Merdada Terus Dikembangkan ” ]

Yang dibutuhkan untuk mengembangkan wisata ini, yakni adanya infrastruktur jalan. Karena untuk bisa ke lokasi tersebut harus melewati tanah-tanah milik warga. “Tapi, tanah warga yang menjadi kebun itu banyak ditanami kakao,” katanya.

Untuk dapat ke lokasi dengan berjalan kaki kurang lebih 10 menit atau dapat pula dengan mengendarai sepeda motor jika ingin lebih cepat sampai. Air terjun Curug Sawer Banten ini memiliki dua tingkatan air terjun. Yang satu bernama Curug Lalakina (lelaki) yang berada di bagian atas dengan ketinggian mencapai 25 meter.

Yang kedua bernama Curug Bikang (perempuan) dengan ketinggian 7 meter. Selain kedua air terjun tersebut ternyata di bawah Curug Bikang terdapat gowa bawah air yang panjangnya bisa mencapai 8 km dan berujung di daerah muara Babakan Nangka.

Hal inilah yang menambah keindahan dari curug yang terletak di Pandeglang, Banten, ini. Curug Sawer tidak sedikit menaruh mitos tradisional, terutama di bidang Curug Bikang. Konon, di curug ini bersemayam buaya putih yang menjaga keperawanan Curug Bikang dari pengaruh ulah bernoda manusia. Buaya ini senantiasa menampakkan diri, juga sebagai kakek lanjut usia, kalau bulan purnama tiba.

Terkecuali itu, lokasi ini pun tidak jarang dijadikan sebagai ruang bersemedi, terutama di sektor batu datar yang tertutup semak belukar di Curug Lalaki dan ada juga yang bersemedi di atas Curug Bikang.

Cerita Minho ‘SHINee’ Jadi Personel Unit Pasukan Khusus di Film Terbaru, Inrang

Berita BintangCerita Minho ‘SHINee’ Jadi Personel Unit Pasukan Khusus di Film Terbaru, Inrang

Minho kembali menunjukkan kemampuan aktingnya. Setelah bermain film saeguk bersama Lee Seung Gi beberapa waktu lalu, bungsu dari dua bersaudara itu kini berakting sebagai personel unit pasukan khusus Korea di film terbarunya, Inrang.

Pertama kalinya berlakon sebagai anggota tentara khusus, Minho dihadapkan pada banyak tantang. Personel SHINee ini dituntut harus memiliki fisik yang prima lantaran ada banyak adegan laga yang harus dijalaninya.

“Aku memotong rambutku jadi pendek dan syuting dengan mindset seorang tentara,” cerita Minho saat showcase Inrang seperti dikutip dari Judi Online, Kamis (19/7/2018).

“Ada begitu banyak adegan laga. Aku biasanya percaya bahwa aku atletis. Tapi bukan itu masalahnya. Ada begitu banyak adegan laga yang sulit. Tapi, untungnya aku melakukannya dengan baik. Aku pikir sutradara berhasil memfilmkannya dengan baik,” lanjut pemeran Kim Cheol Jin ini.

[ Baca Juga – ” Diisi Aktor Ternama, Ini Cerita Seru Bill Skargard Saat Syuting It: Chapter Two ” ]

Selain harus melakukan adegan laga, Minho juga mengalami kesulitan dengan kostum yang dipakainya. Sebagai seorang tentara, karakter Minho harus mengenakan baju pelindung khusus.

“Ketika panas, (bajunya) panas sekali. Ketika dingin, rasanya membeku. Tapi, ketika aku mengenakan itu, kekuatanku bertambah. Aku merasa aku jadi makin kuat, seperti aku akan bisa menang siapapun yang memukulku. Satu-satunya kelemahannya adalah dia tidak tahan terhadap panas dan dingin,” terang pelantun Our Page tersebut.

Sementara itu, Inrang merupakan film yang diadaptasi dari anime Jepang berjudul “Jin-Roh: The Wolf Brigade”. Film bergenre sci-fi ini mengambil setting tahun 2029 tentang usaha reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan.

Dalam proses rujuknya dua negara saudara itu, terdapat kelompok anti yang menentang reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan. Film ini akan berfokus pada usaha pemerintah dan pasukan khusus melawan kelompok teroris anti-reunifikasi Korea itu.

Selain Minho, Inrang juga dibintangi oleh Kang Dong Won, Han Hyo Joo, Jung Woo Sung, dan Kim Moo Yeol. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 25 Juli.

Monsta X Berbagi Pengalaman dan Kisah Seru saat SMA

Berita BintangMonsta X Berbagi Pengalaman dan Kisah Seru saat SMA

Monsta X mengejutkan siswa di sekolah menengah khusus perempuan di Incheon pada acara SBS funE’s “School Attack 2018”. Mereka berbagi cerita saat ditanya oleh tiga MC kenamaan, yakni Eun Ji Won dari Sechskies, Son Dongwoon dari Highlight, dan JooE dari Momoland.

Eun Ji Won bertanya kepada para personel Monsta X saat mereka duduk di bangu sekolah. “Ketika berpikir kembali ke tahun sekolahmu, anggota mana yang populer?” Anggota MONSTA X berteriak serempak, “Hyungwon.”

Hyungwon dengan senyum kemudian berkomentar. “Saya pikir itu karena saya pergi ke sekolah menengah yang semuanya laki-laki.” Son Dongwoon kemudian melanjutkan pertanyaannya, “Mereka mengatakan nama panggilan Anda adalah handkerchief oppa. Apa itu?”

[ Baca Juga – ” Mabuk Berat, Blake Shelton Tepar Saat Manggung ” ]

“Di mana Anda mendengar itu?” Tanya Hyungwon dengan terkejut. Namun, dia kemudian menjelaskan soal namanya itu. “Di sekolah menengah, saya mengenakan saputangan (handkerchief) di leher saya. Saya tidak tahu mengapa, tapi saya kira saya pikir saat itu keren,” ujarnya kepada Judi Bola.

MC kemudian bertanya soal anggota mana yang lebih populer daripada Hyungwon? Para anggota Monsta X kemudian melirik Minhyuk. “Saya pergi ke sekolah menengah untuk mempublikasikan SMA saya sehingga siswa akan datang ke sekolah kami. Sejujurnya, saya benar-benar tidak ingin melakukannya,” beber dia.

“Anda tidak ingin melakukannya, tetapi orang lain membuat Anda melakukannya karena Anda tampan?” kata Hyungwon

Sementara Jooheon mengatakan saat sekolah dia lebih memilih untuk menggunduli kepalanya dan mengenakan pakaian bekas.

Wisata Telaga Merdada Terus Dikembangkan

Berita BintangWisata Telaga Merdada Terus Dikembangkan

Daerah Tujuan Wisata (DTW) Telaga Merdada Dieng dan Terminal Aswatama semakin ditata. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah berusaha menggandeng sejumlah stakeholder untuk meminta berbagai masukan dalam upaya pengembangan penataan kawasan tersebut.

Disporapar melibatkan kalangan dari akademisi, perhutani, balai cagar budaya hingga pegiat pariwisata dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Detail Engineering Design (DED) kawasan DTW Telaga Merdada dan Terminal Aswatama Dieng.

“Dalam kegiatan FGD tersebut diharapkan ada masukan yang signifikan terkait pengembangan Terminal Aswatama dan penataan kawasan wisata Telaga Merdada,” kata Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Jateng, Prambudi Prajutrisno di Semarang kepada Agen Bola, Kamis (3/5/2015).

“Kami mendapatkan masukan 3A yang menyangkut aksesibilitas terkait infrastruktur untuk menuju lokasi wisata, amenitas terkait penginapan dan fasilitas lainnya serta atraksi terkait berbagai even yang mendukung untuk menyedot wisatawan,” tambahnya.

[ Baca Juga – ” Candi, Merapi, dan Ramayana Menjadi Keunggulan Sleman ” ]

Seperti diketahui, pengembangan tempat parkir Terminal Aswatama ini dibangun di wilayah Kabupaten Banjarnegara untuk mengembangkan kawasan wisata Dieng. Ke depan, area shuttle ini akan memberi kemudahan bagi pengendara bus yang menuju ke Dieng.

Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat MoU dengan kabupaten yang berada di wilayah sekitar Dieng yakni Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung untuk mengembangkan kawasan Dieng. “MoU ini sangat penting sebagai payung hukum sehingga akan mudah pula dalam penganggaran untuk pengembangan kawasan wisata,” tandas Prambudi.

Sementara, anggota Komisi B DPRD Jateng Didik Hardiana Prasetya menyatakan Jawa Tengah merupakan provinsi yang sejatinya memiliki potensi pariwisata luar biasa. Dan untuk mengurus sektor ini adalah tugas berat, karena ada 35 kabupaten/kota di Jateng.

Karena itu, sektor pariwisata Jateng tidak bisa dikelola oleh seorang pejabat sekelas kepala bidang. Sebagaimana diketahui, saat ini sektor itu masih tergabung dan diurus oleh jajaran Disporapar.

“Pariwisata Jateng harus dikembalikan kembali ke dinas. Namun peraturannya, karena ini SOTK baru jadi baru bisa dievaluasi dua tahun. Tahun ini usulan awal dimasukkan dulu dan tahun depan dievaluasi. Dan nanti akan berdiri sendiri,” kata Didiek.

Diisi Aktor Ternama, Ini Cerita Seru Bill Skarsgard saat Syuting IT: Chapter Two

Berita BintangDiisi Aktor Ternama, Ini Cerita Seru Bill Skarsgard saat Syuting IT: Chapter Two

Pengambilan gambar dari IT: Chapter Two kini sudah dimulai. Para pemeran pun sudah mulai menunjukkan kemampuan akting mereka di depan kamera, untuk membuat para penggemar dari film tersebut ketakutan.

Ternyata, Bill Skarsgard yang memerankan badut Pennywise menyatakan bahwa ada perbedaan yang cukup besar antara mengambil gambar film pertama dan film kedua tersebut. Hal ini dikarenakan ada perbedaan pemain diantara kedua film tersebut.

Bill menjelaskan, jika dia harus menyesuaikan diri di dalam dan di luar frame. Dan tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah pengalaman yang sangat jauh berbeda.

“Di luar kamera, saya dapat bercengkrama dengan seluruh pemain dewasa. Ini aneh dan itu tidak nyata karena beberapa dari mereka benar-benar bintang besar dan mereka berkumpul dengan Anda,” papar Bill, seperti dikutip dari laman Bintang Bola, Selasa (17/7/2018).

“Mereka melangkah ke dalam hal yang saya dan sutradara Andy Muschietti beserta anak-anak lakukan. Mereka sangat bersemangat, dan saya baru saja bersenang-senang bergaul dengan semuanya. Ini akan menjadi pengalaman syuting yang sangat berbeda dengan semua orang dewasa, pasti, tapi itu akan menyenangkan. Semua orang sangat keren dan berbakat, jadi saya pikir mereka akan membawa banyak hal ke film ini,” lanjutnya.

[ Baca Juga – ” Tono Tini : Mengejar Mimpi Di Negeri Orang,” Kisah Suka Duka Pekerja Migran ” ]

Diketahui, dalam Novel Stephen King yang asli, diceritakan bahwa pengalaman mereka, baik di saat anak-anak dan dewasa terjadi di dalam satu novel. Tapi Muschietti mengambil pendekatan yang berbeda dengan novelnya.

Dia menggunakan film pertama untuk fokus hanya pada karakter muda, yang harus melawan badut Pennywise. Sementara sekuel mendatang akan menampilkan versi karakter dewasa dan muda dalam satu film.

Film sekuel dari IT ini diharapkan bisa melanjutkan kesuksesan pertama mereka. Hal ini dikarenakan film IT pertama berhasil meraup keuntungan sekira USD700 juta atau Rp9,75 triliun di seluruh dunia.

“Ini agak aneh karena itu sangat berbeda sekarang. Pertama kali saya melakukannya, tidak ada yang tahu apa yang akan saya lakukan dengan, jadi mereka hanya semua berharap yang terbaik,” kata Bill.

“Saya bekerja sangat erat dengan Andy, sang sutradara. Karena film itu menjadi fenomena besar, itu hampir seperti aku beradaptasi sendiri. Karakter badut Pennywise menjadi sangat ikonik. Pennywise menjadi bintang,” lanjutnya.

Diketahui, para aktor yang terlibat dalam film ini dikabarkan akan menyelesaikan film ini pada pertengahan tahun 2019. IT: Chapter Two sudah dijadwalkan untuk naik ke layar lebar pada 6 September 2019.

IT: Chapter Two dibintangi oleh Bill Skarsgard (Badut Pennywise), Sophia Lillis (Young Beverly), Jessica Chastain (Beverly Marsh), James McAvoy (Bill Denbrough), Jay Ryan (Ben Hanscom), Finn Wolfhard (Young Richie), Jaeden Lieberher (Young Bill), James Ransone (Eddie Kaspbrak), Bill Hader (Richie Tozier), Jack Dylan Grazer (Young Eddie), Isaiah Mustafa (Mike Hanlon), Nicholas Hamilton (Young Henry), Jeremy Ray Taylor (Young Ben), Xavier Dolan (Adrian Mellon) dan Wyatt Oleff (Young Stanley).

Mabuk Berat, Blake Shelton Tepar saat Manggung

Berita BintangMabuk Berat, Blake Shelton Tepar saat Manggung

Musisi country asal Amerika Serikat, Blake Shelton terjatuh saat sedang manggung di Pendleton, Oregon. Penyebab pria berusia 42 itu terjatuh lantaran ia terlalu banyak minum minuman alkohol hingga menyebabkan ia mabuk berat saat manggung.

Insden terjatuhnya kekasih penyanyi Gwen Stefani itu pun terekam dalam video amatir yang diambil oleh para penonton. Melalui akun Twitter miliknya, Shelton terang-terangan mengakui bahwa ia memang sedang mabuk. Ia pun meminta para penggemarnya mengirimkan bukti bahwa ia benar terjatuh saat manggung.

“Ok Pendleton saya tahu seseorang pasti memiliki video saya terjatuh di atas panggung kemarin malam!! Tolong!! Saya ingin melihatnya!! Unggah (video) itu sh*t! Dan ya saya sudah minum (alcohol). Banyak,” tulis Shelton dalam akun Twitternya seperti dilansir Agen Judi Bola, Senin (16/7/2018).

[ Baca Juga – ” Usai Rilis ‘Ye’, Kanye West Kolaborasi Dengan Chance The Rapper Di Album Baru ” ]

Sejumlah penggemar yang merekam video detik-detik sang idola jatuh itu pun mengunggahnya melalui Twitter. Tak puas dengan video dari jarak jauh, Shelton pun meminta penggemarnya mengirimkan video dari jarak dekat. Dan benar saja, salah seorang penggemarnya mengirimkan video jarak dekat yang merekam Shelton terjatuh.

Tampak Shelton sedang berdiri dan ingin mengambil gitar miliknya. Namun siapa sangka, Shelton justru kehilangan keseimbangan hingga jatuh jungkir balik ke belakang. Tak lama terjatuh, Shelton pun langsung berdiri dan mengangkat kedua tangannya seperti kebingungan.

Atas insiden memalukan itu, Shelton pun menyalahkan musisi Pitbull yang juga hadir menjadi bintang tamu di Pendleton Whiskeu Music Fest malam itu. Menurut Shelton, karena ulah Pitbull ia jadi mabuk berat hingga mengalami insiden terjatuh saat berada di atas panggung.

“Ngomong-ngomong @pitbull… Aku menyalahkanmu,” tulis Shelton di Twitter. “Ini adakah usaha saya untuk bersaing dengan pertunjukan anda… Saya adalah seorang yang tak baik ketika hanya dalam 10 detik saya seperti raksasa yang terjatuh,” lanjut Shelton.

Beberapa penggemarnya sempat mencibir insiden itu sebagai wujud bahwa Shelton tidak professional dalam bekerja. Shelton pun membalasnya dengan berkata, “Oh maaf bu… Akun ini dimaksudkan untuk orang yang benar-benar punya selera humor. Kami tidak menerima tweet tangisan bayi hari ini. Mungkin coba lagi besok!,” kata Shelton.

Candi, Merapi, dan Ramayana Menjadi Unggulan Sleman

Berita BintangCandi, Merapi, dan Ramayana Menjadi Unggulan Sleman

Berbicara mengenai Sleman tidak bisa dipisahkan dari Gunung Merapi, candi, dan Ramayana, serta desa wisata.  Itu nyata lantaran kabupaten dengan semboyan “Sembada” itu kental dengan hal-hal tersebut. Selain berada di lereng Merapi, di wilayah Sleman memang banyak ditemukan bangunan dan situs candi, di antaranya Candi Prambanan. Candi ini bukan hanya untuk pusat perayaan Nyepi bagi umat Hindu, namun juga tempat pertunjukan sendratari Ramayana.

Memungkinkannya sebuah desa wisata terwujud tak lain karena kondisi geografis Sleman memiliki keunikan alam yang tidak ada di daerah lain. Masyarakatnya pun masih menjaga tradisi sehingga itu yang menjadi unggulan Sleman dalam pengembangan dan pembangunan wilayah.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih mengatakan, untuk pembangunan dan kemajuan Sleman, sektor wisata memang masih menjadi andalan. Terutama wisata yang berbasis kearifan lokal, baik alam, adat istiadat (budaya, kuliner, dan tradisi). Karena itu, Dinas Pariwisata terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat.

Khususnya terkait pentingnya menjaga dan melestarikan alam dan adat istiadat. “Kami selama ini memberikan pendampingan kepada kelompok-kelompok seni dan budaya yang ada di wilayah Sleman. Dinas Kebudayaan pada pembinaan dan pelestariannya.

[ Baca Juga – ” Menciptakan Wisata Daerah Yang Kekinian ” ]

Adapun Dinas Pariwisata pada pemanfaatannya untuk menjadi daya tarik kunjungan wisata, terutama wisata budaya,” kata Ning, panggilan Sudaringsih. Menurut Ning, sebagai tindak lanjut Pemerintah Daerah Sleman terus memberikan kesempatan kepada setiap wilayah untuk menampilkan kesenian dan budaya di daerah mereka secara rutin.

Untuk menumbuhkan kegiatan-kegiatan budaya secara reguler di beberapa destinasi wisata pun ditampilkan seni pertunjukan yang sudah mendunia seperti sendratari Ramayana. Misalnya dalam acara bersih-bersih atau merti desa, festival, kelompok-kelompok kesenian menyelenggarakan kegiatan atau menyambut tamu yang berkunjung, termasuk membawa kesenian dan kebudayaan itu keluar daerah.

Bukan hanya daerah-daerah di Indonesia, namun juga ke mancanegara. “Langkah ini juga sebagai langkah regenerasi dalam melestarikan dan menjaga alam serta kebudayaan setempat,” paparnya. Untuk kawasan lereng Merapi, selain wisata alam juga akan didorong penjualan hasil alamnya, yaitu kopi Merapi.

“Karena itu, kami akan terus menggali dan menumbuhkan desa wisata, baik yang berbasis alam maupun budaya. Termasuk mempromosikannya. Di antaranya setelah Tebing Breksi, tahun ini akan mempromosikan Lava Bantal,” ungkapnya kepada Agen Judi Bola. Ning menjelaskan, masyarakat Sleman saat ini sudah semakin menyadari bahwa pariwisata dapat menjadi kegiatan ekonomi yang menjanjikan.

Banyak kelompok masyarakat yang mendukung dan menjadi pelaku wisata dalam segala bentuk kegiatannya. DPRD Sleman pun sangat mendukung langkah Pemkab Sleman. Sebagai wujud dukungan, DPRD akan segera menggodok peraturan yang khusus mengatur tentang pengembangan wilayah berdasarkan potensi dan keunggulannya.

Pembangunannya juga akan dimasukkan dalam anggaran daerah sehingga segera direalisasikan. “Karena itu, kami mendesak Pemkab Sleman segera membuat usulan pembangunan wilayah Sleman ke Dewan sehingga segara dapat kami bahas, sebagai payung hukum pelaksanaannya,” kata Ketua Komisi B DPRD Sleman, Nurhidayat.

“TONO TINI: Mengejar Mimpi di Negeri Orang”, Kisah Suka Duka Pekerja Migran

Berita Bintang“TONO TINI: Mengejar Mimpi di Negeri Orang”, Kisah Suka Duka Pekerja Migran

Bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) / Pekerja Migran Indonesia (PMI) memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Semuanya membutuhkan persiapan yang matang.

Supaya terhindar dari tipu daya, godaan, dan penipuan dari calo yang tidak bertanggung jawab, film “TONO TINI : Mengejar Mimpi di Negeri Orang” dihadirkan untuk pemirsa stasiun televisi.

[ Baca Juga – ” Imbas Spin – Off Fast and Furious, Konflik Dwayne Johnson & Tyrese Gibson Meruncing ” ]

Selain menghibur, Film “TONO TINI : Mengejar Mimpi di Negeri Orang” ini juga edukatif, karena menggambarkan pentingnya migrasi yang resmi, aman dan prosedural dilansir dari Judi Online.

Selain menjadi gambaran pentingnya memperhatikan prosedur migrasi yang baik dan benar, film ini juga menggugah masyarakat untuk mendukung pemerintah meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran beserta keluarganya.

Usai Rilis ‘Ye’, Kanye West Kolaborasi dengan Chance The Rapper di Album Baru

Berita BintangUsai Rilis ‘Ye’, Kanye West Kolaborasi dengan Chance The Rapper di Album Baru

Kanye West tampaknya tak pernah lelah dalam membuat karya musik terbaru. Setelah meluncurkan album terbarunya, yakni ‘Ye’, Kanye dikabarkan tengah menggarap sebuah album baru lainnya.

Namun, kali ini dia tidak akan bekerja sendirian. Hal ini dikarenakan album terbarunya itu akan menjadi sebuah album kolaborasi. Kali ini, dia akan menggandeng Chance The Rapper untuk membuat album tersebut.

Dan kabarnya, kedua rapper tersebut telah memulai penggarapan album kolaborasi mereka. Untuk melakukan hal tersebut, Kanye dan Chance akan menggarap album ini di sebuah studio di Chicago, Amerika.

“Bekerja bersama dia, bekerja dengan dia untuk membuat albumnya merupakan sesuatu yang gila, tetapi menyuruh dia mengatakan bahwa dia ingin memproduksi album saya dan datang ke Chicago …,” ujar Chance, seperti dikutip dari laman Agen Judi Bola, Sabtu (14/7/2018).

“Bulan ini kami bekerja di Chicago,” lanjut Chance.

Chance mengatakan bahwa mereka akan mulai melakukan rekaman pada bulan ini. Hal ini dikarenakan dia mengatakan secara samar-samar jika album tersebut sudah rampung sekira 30 persen.

[ Baca Juga – ” Jelang Perilisan Album ‘Know’, Jason Mraz Bawakan Have It All ” ]

“Anda tidak akan mendapatkan sudut ceritanya jika Anda tidak membacanya dari artikel dan hal-hal lain,” akunya.

Dan ternyata, selain melakukan kolaborasi dengan Kanye, dia juga memiliki sebuah proyek dengan Childish Gambino. Meski begitu, dia menyatakan bahwa kolaborasi dengan Kanye merupakan prioritasnya.

Sekadar informasi, selain sedang sibuk dengan album terbarunya, Chance juga dikabarkan akan segera melamar sang kekasih, Kirsten Corley. Corley terlihat sudah mengenakan sebuah cincin pertunangan berlian di beberapa postingan miliknya.

Sedangkan Kanye, selain membuat album kolaborasi terbarunya, dia juga sedang mempromosikan album ‘Ye’ miliknya. Hal ini dikarenakan hingga saat ini, album tersebut memiliki jumlah penjualan yang bisa dibilang kurang mengesankan.

Menciptakan Wisata Daerah yang Kekinian

Berita BintangMenciptakan Wisata Daerah yang Kekinian

Banyak daerah yang menyasar generasi milenial untuk pemasaran potensi wisata mereka. Pola konsumsi masyarakat sekarang yang cenderung lebih memilih leisure atau mencari pengalaman menjadi peluangnya. Berwisata ke tempat yang memberi pengalaman baru memang menjadi kebutuhan kaum milenial. Tidak dapat dimungkiri, setiap daerah wajib berbenah jika ingin daerahnya ramai dikunjungi wisatawan.

Hal tersebut dipaparkan pakar pemasaran Yuswohady. “Wisatawan zaman now, khususnya (wisatawan) milenial, memiliki preferensi mengenai ikon daerah yang berbeda dengan wisatawan dari generasi-generasi sebelumnya,” ujar dia.

Ini tak lepas dari karakteristik wisatawan zaman now seperti experience-seeker (mencari pengalaman mengesankan), esteem-seeker (berbagi identitas diri/narsis dengan lingkungan sosialnya), authenticity-seeker (mencari sesuatu yang otentik), digital savvy, mobile, dan socmed freak.

Jika dilihat dari karakteristik baru tersebut, wisatawan masa kini lebih menyukai ikon daerah berupa destinasi kuliner atau event yang sesuai dengan aspirasi mereka. Yuswo mencontohkan pergeseran ikon daerah terjadi di Yogyakarta yang dahulu diwakili Malioboro, Keraton, atau gudegnya.

Namun sejak beberapa tahun terakhir mulai bergeser ke destinasi-destinasi baru yang instagramable seperti Mangunan atau Kali Biru. Bisa juga wisata kuliner seperti Kopi Klothok. Ikon-ikon terbaru di daerah lain yang insta gramable dan nge-hits juga mulai diminati wisatawan zaman now.

[ Baca Juga – ” Kiat – Kiat Memaksimalkan Momen Liburan Bersama Anak ” ]

Yuswohady menyebut, Banyuwangi dengan ikon terbarunya Kawah Ijen, Malang dengan Mu seum Angkut, kafe-kafenya yang nge-hits, atau oleh-oleh artis Strudle yang kekinian. Jangan lupa Belitung dengan Pantai Tanjung Kelayang dan Pulau Lengkuas atau NTT dengan Labuan Bajo dan Hotel Nihiwatu (Nihi Sumba) yang sangat indah pemandangannya cocok untuk dibagi ke media sosial.

Tentu ini menjadi potensi wisata yang luar biasa. Generasi milenial yang mulai beranjak mapan pun tidak segan untuk mengeluarkan isi koceknya hanya untuk liburan. Bahkan platform penyedia jasa travel pun kian banyak dan menawarkan banyak promo harga murah tiket akomodasi.

Minat berwisata pun meningkat dan daerah harus bisa menangkap peluang itu secara maksimal. Yuswo menyarankan, pemerintah, pengusaha, dan warga lokal harus tahu pergeseran preferensi wisatawan zaman now ini. Caranya dengan mempercantik ikon-ikon daerah menjadi Instagramable dengan tetap mempertahankan keotentikkannya dilansir dari Agen Judi Bola.

“Tantangannya, memang ikon yang Instagramable dan nge-hits cenderung lebih cepat product lifetime -nya karena wisatawan zaman now cenderung mudah bosan dan mencari sesuatu yang lebih baru dan nge-hits,” ucapnya. Karena itu, bagi pengelola destinasi wisata adalah melakukan inovasi secara terus-menerus agar konsepnya bisa terus diperbarui dan bisa terus menciptakan cool effect ke wisatawan.

“Caranya dengan memperbarui konsep ikon yang sudah ada atau product development , boleh juga menciptakan ikon baru (new product innovation ),” sambungnya. Jadi memang tidak ada yang spesifik. Khusus wisatawan masa kini lebih suka wisata alam, budaya, kuliner, belanja, atau lainnya.

Tidak terdapat perubahan yang signifikan, wisatawan zaman now tetap menyukai berbagai jenis wisata tersebut, tetapi mereka lebih memilih jenis wisata dengan konsep baru dengan karakteristik sesuai dengan keinginan mereka.