free html hit counter

Suzuki dan Ducati Siap Patahkan Dominasi Yamaha-Honda

BeritaBintang –  MOTOGP 2016 dinilai akan lebih bervariasi jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Pada musim 2015, Movistar Yamaha dan Repsol Honda menjadi dua tim yang mendominasi balapan MotoGP. Musim lalu rasanya mustahil bagi tim-tim kecil mampu untuk bersaing dengan Honda dan Yamaha.

Menyambut balapan 2016, Dorna membuat dua regulasi bagu yang dinilai akan membuat peluang tim peserta MotoGP menjadi lebih seimbang. Kedua regulasi tersebut adalah penggunaan komponen pengontrol elektronik yang baru serta pergantian ban dari Bridgestone menjadi Michelin.

Menghadapi dua regulasi baru tersebut pihak Dorna melakukan dua ujicoba yakni di Valencia dan di Jerez. Uji coba pertama di Valencia berlangsung pada 10 dan 11 November 2015. Dalam uji coba yang dibagi menjadi dua hari tersebut, Marc Marquez masih menjadi yang tercepat.

Meski begitu hasil mengejutkan ditunjukkan oleh tim Suzuki Ecstar dan Ducati. Pada uji coba sesi pertama tanggal 10 November 2015, Andre Iannone berhasil menduduki posisi dua diikuti oleh Dani Pedrosa, Maverick Vinales, dan Cal Crutchclow. Hasil tersebut menggambarkan bahwa dominasi Yamaha harus tersisih jauh karena Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo hanya mampu menempati posisi 12 dan lima.

Kejayaan tim kecil kembali terulang di sesi kedua yang terjadi di 11 November 2015. Pembalap Suzuki, Maverick Vinales berhasil menempel ketat Marquez yang berada di posisi satu. Hebatnya, rekan Vinales, Aleix Espargaro juga mampu meraih posisi empat besar.

Uji coba MotoGP 2016 jilid kedua terjadi di Jerez, Spanyol pada 25, 26, dan 27 November 2015. Uji coba tersebut terjadi atas inisiatif Michelin yang terus mendapat protes dari para pembalap usai uji coba di Valencia.

Pada uji coba di Jerez, Marquez dan Perdosa memang mampu berada di posisi puncak. Satu hal yang mengejutkan, mereka berdua diikuti oleh pembalap tim Aspar, Yonny Hernandez dan Eugene Laverty yang berada di posisi empat dan lima.

Ducati kembali berjaya di uji coba hari kedua. Marc Marquez memang berhasil menjadi pembalap tercepat, namun empat pembalap dibelakangnya adalah pembalap yang menggunakan mesin Ducati yakni, Scott Redding, Michele Pirro, Danilo Petrucci, dan Hector Barbera.

Redding akhirnya berhasil menjadi yang tercepat di uji coba terakhir. Pembalap Pramac Racing Ducati tersebut berhasil menyisihkan Marc Marquez yang sebelumnya menjadi pembalap yang mampu meraih hasil maksimal.

Hasil dari dua jilid uji coba tersebut menggambarkan secara jelas bahwa dua regulasi terbaru MotoGP mampu membuat pembalap-pembalap yang berada di tim lemah mampu bersaing dengan pembalap-pembalap papan atas seperti Rossi dan Lorenzo.

Jika hasil dua uji coba tersebut terulang di uji coba Sepang, maka sudah pasti balapan musim 2016 akan menjadi balapan yang menegangkan. Kerasnya persaingan Honda-Yamaha bisa saja runtuh karena kekuatan Suzuki dan Ducati.