free html hit counter

SPORTPEDIA: Miliki Catatan Apik Musim Lalu, Andrea Dovizioso Berpeluang Hentikan Dominasi Marquez di MotoGP Motegi 2017

BeritaBintang –  SPORTPEDIA: Miliki Catatan Apik Musim Lalu, Andrea Dovizioso Berpeluang Hentikan Dominasi Marquez di MotoGP Motegi 2017

AMBISI menjadi yang tercepat tentunya diusung pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, jelang melakoni balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, pada Minggu 8 Oktober 2017. Pasalnya, pembalap berpaspor Italia itu tengah berusaha memangkas ketertinggalan poinnya dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang kini menjadi pemuncak klasemen Poker Online.

Saat ini, Marquez bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 224 poin, sementara itu Dovizioso menguntit di posisi kedua dengan 16 angka. Dengan hanya menyisakan empat balapan lagi, tentunya menjadi kewajiban bagi Dovizioso untuk mengungguli Marquez kala berlaga di Motegi.

Dovizioso sendiri sebenarnya memiliki catatan yang cukup apik di Motegi. Pasalnya, musim lalu, pembalap berjuluk The Little Dragon itu sukses finis sebagai runner-up di Motegi. Apalagi hal tersebut juga didukung dengan penampilan cemerlangnya di musim ini.

Dengan raihan poin dan posisi yang didapat Dovizioso sepanjang musim ini, dapat dikatakan bahwa 2017 merupakan musim terbaik pembalap bernomor motor 04 itu sepanjang kariernya. Pasalnya, pada musim-musim sebelumnya, Dovizioso selalu kesulitan untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

{ Baca juga : ”  Jika Pensiun dari Tenis, Andy Murray Berfantasi Jadi Pelatih Sepakbola ” }

Ketimbang Marquez, Dovizioso jelas memiliki ambisi untuk memenangkan gelar juara lebih besar karena selama ini mantan pembalap Repsol Honda itu belum pernah satu kali pun mengecap manisnya titel juara. Berlaga di Motegi juga sekaligus bisa menjadi ajang pembuktian bagi Dovizioso untuk menghentikan dominasi Marquez yang menjadi pemenang di sirkuit tersebut musim lalu.

Sepanjang berlaga di ajang MotoGP sejak 2008, Dovizioso tercatat baru dua kali finis di atas podium, yang mana dilakukannya pada musim 2010 dan 2016 dengan menempati posisi kedua. Bila tahun ini, Dovzioso bisa mengulangi hal serupa atau bahkan lebih baik, maka penampilan impresifnya di Motegi musim lalu tentunya bukan terjadi karena kebetulan.