free html hit counter

Sportpedia: Cara Membuat Helm Rider MotoGP

BeritaBintang –   PARA pembalap MotoGP diwajibkan menggunakan helm yang sesuai aturan Federasi Motor Internasional (FIM), Dorna Sport, dan Komite Keselamatan MotoGP. Karena itu, tidak sembarang helm bisa digunakan oleh pembalap yang bertarung di kompetisi balap kelas utama tersebut.

Demi menciptakan helm yang sesuai aturan, pihak produsen membutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya. Sebagaimana dimuat laman resmi BintangBoLa, Rabu (9/3/2016), cara pembuatan helm para pembalap sangatlah rumit.

Hal pertama yang harus diperhatikan setiap produsen helm adalah ukuran kepala pembalap. Produsen harus benar-benar dan ekstrahati-hati dalam mengukur ukuran kepala. Informasi ukuran kepalanya nantinya juga akan diberikan langsung kepada setiap pembalap.

Para produsen juga harus bisa menjamin sisi luar helm harus sesuai standar kekuatan internasional. Sementara dari sisi dalam, kepala pembalap harus bisa terasa nyaman, mempunyai ruang udara yang cukup sehingga tidak mengganggu pembalap saat berkeringat, dan tidak mengganggu penglihatan.

Kerap kali produsen helm juga mendapat permintaan khusus dari setiap pembalap yang bekerja sama dengannya. Contohnya jika ada seorang pembalap yang memiliki keringat berlebih, biasanya produsen akan memberikan tambahan atau menyesuaikan materialnya agar benar-benar membuat pembalap nyaman.

Tidak hanya dalam hal bahan, pembalap juga kerap punya permintaan khusus dalam hal desain. Contohnya seperti pembalap Ducati, Andrea Iannone, yang pada musim ini mendesain helmnya dengan gambar burung camar untuk memberikan tribut kepada burung yang pernah ditabraknya di GP Australia pada MotoGP 2015.

Produsen biasanya menyediakan empat helm dalam satu seri grand prix. Empat helm tersebut belum termasuk helm cadangan yang ditujukan untuk keadaan darurat jika sewaktu-waktu pembalap membutuhkannya secara mendadak.