free html hit counter

Serangan Udara Rusia Putuskan Persediaan Air ISIS

BeritaBintang –  Serangan udara Rusia ke markas besar ISIS di Raqqa, Suriah membuahkan hasil yang cukup baik. Serangan udara tersebut berhasil memutus persediaan air bagi warga setempat dan juga kelompok militan yang mulai tenar sejak 2014 tersebut. Fakta itu diungkap oleh aktivis Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS).

Serangan udara Rusia disebut berhasil menghancurkan sebuah stasiun pompa air. Serangan Negeri Beruang Merah juga menghancurkan wilayah Taj Hall dan Furousiya yang berada di Raqqa. Kantor berita yang berafiliasi dengan ISIS, Amaq, mengonfirmasi putusnya persediaan air di Raqqa.

Rusia sendiri menyatakan serangan pesawat bomber mereka menghancurkan depot persenjataan ISIS yang terdiri dari pabrik senjata kimia dan pusat pelatihan. Kementerian Pertahanan Rusia menerangkan, serangan tersebut berdampak cukup hebat bagi kekuatan ISIS karena sejumlah besar militan mereka juga tewas.

Seperti dimuat BANDAR BOLA, Jumat (12/8/2016), stasiun pompa air yang dihancurkan Rusia berada di dekat Desa Kasrat. RBSS sempat menyebut 20 orang warga sipil tewas dan 50 lainnya luka-luka akibat serangan. Namun, Kelompok Pengamat HAM Suriah (SOHR) menyebut korban tewas menyentuh angka 24 orang.

Raqqa telah menjadi ibu kota bagi kekhalifan ISIS sejak mulai muncul pada 2014. Kelompok tersebut dikepung oleh serangan dari dua sisi. ISIS digempur pasukan Rusia dan Suriah dari sebelah barat, sedangkan pasukan koalisi Amerika Serikat (AS) menggempur dari barat laut.