free html hit counter

Serang Polisi Paris, Pria Berpisau Tewas Ditembak

BeritaBintang –   Polisi menembak mati seorang pria yang mengenakan jaket peledak palsu dan membawa pisau di luar markas polisi di Paris utara. Kejadian ini hampir bertepatan dengan peringatan peristiwa penyerangan kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris yang menewaskan 12 orang setahun yang lalu.

Keterangan dari pejabat terkait yang dilansir Bioskopsemi , Juma’t (8/1/2016) menyebutkan bahwa pria yang sampai sekarang identitasnya belum teridentifikasi mengenakan jaket peledak palsu dan mengancam petugas di depan markas polisi. Seorang saksi mata mengatakan polisi memperingatkan pria tersebut untuk mundur sebelum melepaskan dua tembakan yang merobohkannya.

Peristiwa itu terjadi hanya beberapa saat setelah Presiden Prancis Francois Hollande menyampaikan pidatonya di tempat lainnya. Hollande mendesak dilakukannya pengawasan terhadap warga yang telah teradikalisasi dan bergabung dengan ISIS datau kelompok-kelompok militan lainnya.

“Kita harus bisa memaksa orang-orang ini, dan hanya orang-orang ini (yang teradikalisasi), untuk memenuhi kewajiban tertentu dan jika perlu menempatkan mereka dalam tahanan rumah, karena mereka berbahaya,” kata Hollande dalam pidatonya.

Tahun lalu Prancis dihantam serangkaian aksi teror yang memakan sejumlah korban. Dimulai dari peristiwa penembakan di kantor Charlie Hebdo di Paris pada 7 Januari 2015 yang menewaskan 12 orang hingga aksi teror terparah yang menelan 130 korban jiwa yang terjadi pada 13 November 2015.

Kejadian-kejadian tersebut memaksa Pemerintah Prancis untuk menerapkan keadaan darurat dan memperketat keamanan di berbagai lokasi strategis, terutama menjelang peringatan setahun peristiwa berdarah tersebut.