free html hit counter

Sepeda Unik Hasil Ingatan Manusia

BeritaBintang –   Pada 2009 lalu, seorang desainer Italia, Gianluca Gimini, meminta beberapa teman dan orang asing yang ditemuinya untuk menggambar sepeda dengan mengandalkan ingatan mereka. Hampir setiap orang pernah mengendarai maupun melihat bentuk sepeda. Jadi mengingat bentuk sepeda adalah hal yang mudah, bukan?

Dilansir dari laman Amusing Planet, namun ternyata, itu tidaklah mudah. Gimini mengatakan bahwa sebagian besar orang yang ia minta melakukan hal tersebut, memiliki kesulitan dalam mengingat bagaimana bentuk sepeda yang sebenarnya.

Dari 376 orang yang berpartisipasi dalam eksperimen ‘Velocipedia’ Gimini, hanya 25 persen yang bisa membuat gambaran yang akurat. Beberapa lain membuat gambar yang hampir menyerupai bentuk sepeda, tetapi kebanyakan dari mereka menggambar sesuatu yang tidak mirip dengan sepeda.

Partisipan Gimini berasal dari tujuh kebangsaan berbeda yang terdiri dari usia 3 tahun hingga 88 tahun. Hampir 90 persen gambar rantai yang terhubung dengan roda depan sepeda digambar oleh perempuan. Partisipan laki-laki pada umumnya menempatkan rantai di tempat yang semestinya, dan mereka membuat gambar yang lebih rumit ketika tahu tidak menggambarkannya dengan benar. Sementara itu, sepeda dengan bentuk yang sulit dipahami digambar oleh seorang dokter.

Gimini mengaku menemukan berbagai macam bentuk sepeda dari hasil eksperimennya ini. “Seorang desainer tidak akan bisa menemukan banyak desain sepeda baru seumur hidupnya. Itulah mengapa aku kagum terhadap gambar-gambar ini,” katanya.

Ide ini muncul ketika Gimini teringat masa kecilnya ketika seorang temannya diminta untuk menggambar sebuah sepeda di depan kelas dan gagal menggambarnya dengan benar. Gimini dan temannya setuju bahwa setiap orang tahu bagaimana sepeda dibuat, namun mereka gagal ketika mencoba untuk menggambarnya.

Eksperimen serupa sudah pernah dilakukan oleh psikolog dari University of Liverpool. Ia meminta orang-orang untuk menggambar sebuah sepeda dengan mengandalkan ingatan untuk menunjukkan bagaimana otak menipu kita seolah-olah kita mengetahui sesuatu yang sebenarnya kita tidak tahu.