free html hit counter

Selain Perkosa, Pembunuh Berantai Ini Mengaku Habisi Nyawa 15 Bocah

BeritaBintang – melakukan 14 pembunuhan lainnya.

Wakil Komisaris Kepolisian Delhi Vikramjeet Singh mengatakan, pihaknya menginterogasi pria berusia 24 tahun itu setelah dia pernah ditahan dalam kasus serupa pada tahun lalu dan dibebaskan dengan jaminan.

“Kami menahan Ravinder Kumar terkait pembunuhan bocah berusia enam tahun. Ternyata dia pernah ditahan dalam kasus serupa tahun lalu. Saat kami interogasi, dia mengaku sudah melakukan 14 pembunuhan lainnya,” ujar Vikramjeet.

Polisi menangkap Vikander setelah menemukan KTP pria itu di sebuah lokasi pembangunan gedung tempat polisi menemukan jasad bocah enam tahun yang hilang sepekan sebelumnya.

Ravinder yang wajahnya ditutup dan dikawal dua polisi mengaku kepada stasiun televisi NDTV bahwa dia membunuh para korbannya setelah menyerang mereka saat dirinya mabuk.

“Saya kehilangan kendali setelah terlalu banyak minum minuman keras, dan saya pasti sudah menyerang dan membunuh 14 atau 15 anak. Saya membunuh mereka untuk menghilangkan jejak,” ujar Ravinder.

Pengakuan itu membuat polisi segera mengirimkan petugas ke sejumlah lokasi yang disebut Ravinder sebagai tempat dirinya melakukan kejahatan tersebut. Namun, polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Kasus ini serta-merta dibandingkan dengan penemuan 19 jasad di gorong-gorong dekat sebuah rumah di Noida, kota satelit New Delhi, pada 2006.

Sebagian besar korban tewas dalam peristiwa yang dikenal dengan nama “Kasur Rumah Horor” itu adalah anak-anak korban penculikan dari kawasan permukiman miskin Nithari, tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Para orangtua korban dalam kasus tersebut akhirnya mengatakan bahwa polisi tak menanggapi serius laporan kehilangan anak ini karena mereka datang dari warga miskin.