free html hit counter

Sean Harus Berjuang Keras di Balapan Monako

Berita BintangSean Harus Berjuang Keras di Balapan Monako

Pebalap Prema Racing, Sean Gelael, harus bekerja keras pada balapan F2 Monako besok. Sean kurang oke di kualifikasi setelah start dari barisan belakang.

Pada sesi kualifikasi yang dihelat di sirkuit jalan raya Monako, Kamis (24/5/2018) malam WIB, Sean menjalani sesi kualifikasi dengan tidak oke meski sempat mengawali dengan baik.

Sean yang masuk grup A dalam sesi kualifikasi – khusus di seri Monako kualifikasi dipisah – mencatatkan waktu 1 menit 22,654 detik dan akhirnya harus puas start dari posisi ke-15 pada feature race.

“Ini akan menjadi balapan yang sulit. Tapi apapun bisa terjadi dalam setiap balapan. Saya akan tetap berjuang semaksimal yang saya bisa,” kata Sean kepada Judi Bola.

Nasib berbeda justru didapat rekan setimnya, Nyck De Vries, yang tart dari posisi kedua setelah mencatatakan waktu 1 menit 21,737 detik. De Vries kalah cepat dari pebalap DAMS Alexander Albon yang punya waktu 1 menit 21,727 detik.

[ Baca Juga – ” Seperti Rossi dan Lorenzo, Marquez Bakal Jajal Mobil F1 ” ]

“Saya optimis pada race besok. Saya mendapatkan feeling yang bagus pada mobil. Melakukan start yang bagus akan menjadi kunci kemenangan. Selain itu penentuan pit stop juga sangat penting. Tahun lalu, saya memenangi balapan disini, semoga saya bisa mengulanginya lagi,” papar Nyck.

Meski kedua pebalapnya meraih hasil berbeda di sesi kualifikasi, bos Prema Rene Rosin optimistis balapan bakal berjalan lebih baik untuk timnya.

“Trek ini di masa lalu tidak bersahabat buat kami, tapi seperti biasa, kami sangat termotivasi untuk berbuat 100 persen dan membalikkan keadaan dengan kerja keras dan dedikasi. Nyck pernah menang di sini, jadi tak diragukan lagi dia bisa mengulanginya lagi. Sementara itu Sean akan berjuang untuk meraih rentetan hasil bagus dengan tampil baik sejak awal sesi,” ujar Rene.

Sirkuit Monako menyediakan banyak tantangan, dari tembok hingga pembatas yang sangat dekat dengan lintasan dan hampir tidak ada area keluar jalur, hingga masalah mobil bertumpuk serta minimnya kesempatan menyusul.

Karena sirkuit ini hanya digunakan pada akhir pekan balapan, data yang tersedia juga terbatas sehingga para pebalap mesti mengeluarkan 100 persen kemampuan sejak kualifikasi untuk menjinakkan mobil baru generasi 2018 ini.