free html hit counter

Satria Muda Juara NBL 2015

BeritaBintangJakarta – Satria Muda Britama akhirnya keluar sebagai juara NBL 2015. Tim besutan Cokorda Raka Satrya Wibawa itu menundukkan Pelita Jaya 62-54 pada grand final yang berlangsung di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (10/5) malam WIB.

Pada pertandingan tersebut, Ponsianus Nyoman Indrawan membuka keunggulan untuk Pelita Jaya lewat tembakan dua angkanya. Setelahnya, pertandingan antara kedua tim berjalan menarik di kuarter pertama.

Arki Dikania Wisnu menjadi penyumbang poin pertama untuk Satria Muda lewat tembakan bebasnya. Arki jugalah yang kemudian membawa Satria Muda unggul 14-12 di pertengahan kuarter pertama –lagi-lagi lewat tembakan bebasnya.

Satria Muda kemudian menjauh 18-13 lewat tembakan dua angka dari Gunawan. Setelahnya, tidak ada lagi poin yang dihasilkan oleh kedua tim. Satria Muda menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-13 tersebut.

Pelita Jaya bangkit di kuarter kedua. Tambahan 20 poin di kuarter tersebut membuat tim besutan Antonius Ferry Rinaldo itu membalikkan kedudukan menjadi 33-28 di akhir kuarter kedua.

Dua tembakan bebas dari Kelly Purwanto membuat kedudukan menjadi sama kuat 26-26 di kuarter tersebut. Setelahnya, Amin Prihantono membuat Pelita Jaya unggul menjadi 29-26.

Tembakan tiga angka Kelly jugalah yang membuat Pelita Jaya mengakhiri kuarter ketiga dengan keunggulan 33-28. Namun, pada kuarter berikutnya, perolehan poin Pelita Jaya mandek.

Tercatat, hanya enam poin dihasilkan oleh Pelita Jaya pada kuarter ketiga. Sementara itu, Satria Muda sukses membuat 18 poin. Ini membuat Satria Muda kembali unggul dengan skor 46-39.

Di kuarter terakhir, Satria Muda sempat unggul 49-45. Namun, Pelita Jaya mengejar. Tembakan Ponsianus sempat membuat Pelita Jaya memperkecil skor menjadi 49-47. Setelahnya, lagi-lagi Ponsianus mencetak angka dan menyamakan kedudukan menjadi 49-49.

Dua tembakan bebas dari Ronny Gunawan kemudian membawa Satria Muda memimpin lagi, kali ini menjadi 51-49. Tetapi, Pelita Jaya sukses membalikkan keadaan kembali. Tembakan tiga angka dari Kelly membuat Pelita Jaya unggul 54-51 dengan tiga menit tersisa.

Kedudukan kembali ketat 54-54 setelah Ronny lagi-lagi membuat tiga angka lewat tembakan bebas. Arki kemudian membuat Satria Muda memimpin 56-54 atas Pelita Jaya.

Setelahnya, Satria Muda tak terkejar. Tambahan dua poin dari Arki plus satu poin dari tembakan bebas Gunawan, membawa Satria Muda keluar sebagai juara dengan skor akhir 62-54.

Pada pertandingan lainnya, yang berlangsung sebelum laga grand final, CLS Knights memastikan diri meraih tempat ketiga setelah menundukkan Stadium Jakarta. CLS menang 67-50 pada pertandingan tersebut.

Ngurah Wisnu Budhidarma menjadi penyumbang poin terbanyak untuk CLS pada laga tersebut dengan 12 poin. Sementara itu, Valentino Wuwungan menjadi penyumbang poin terbanyak –dengan 10 poin– untuk Stadium.