free html hit counter

Replika Motor Pertama di Dunia Akan Dijual, Berapa ya Harganya?

BeritaBintang –  Replika Motor Pertama di Dunia Akan Dijual, Berapa ya Harganya?

Tahukah Anda bahwa sepeda motor pertama di dunia dibuat oleh perusahaan Jerman, Daimler, dari bahan kayu. Motor bernama Daimler Reitwagen itu dibuat pada 1885. Sayang, sepeda motor itu ludes terbakar pada 1903.

Karena ingin melestarikan, beberapa pengerajin membuat replikanya. Tidak adanya contoh riil membuat mereka harus bekerja keras. Mereka hanya mengandalkan gambar dari foto untuk membangun kembali motor legendaris itu.

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyelesaikannya. Kini sang pemilik dan orang-orang yang membangunnya sepakat untuk menjual replika Daimler Reitwagen tersebut dalam ajang lelang yang digelar oleh Bonhams di Museum Sepeda Motor Nasional, Beaulieu, Hampshire, Inggris, pada 2 September 2017.

“Reitwagen merupakan sepeda motor modern pertama yang punya nilai sejarah yang tinggi. Tidak heran jika seseorang ingin membuat replikanya. Tidak ada lagi motor dari yang satu ini karena sepeda motor aslinya sudah tidak ada lagi karena terbakar,” kata seorang juru bicara Bonhams, seperti dikutip dari Judi Online.

{ Baca Juga, ” Jangan Sembarangan Kasih Makanan, Hewan Peliharaan Bisa Alergi Susu, Ikan hingga Daging! ” }

Dari namanya diketahui bahwa motor ini dibuat oleh perusahaan Jerman yang juga induk dari produsen mobil Mercedes Benz, Daimler. Bersama dengan desainer Wilheim Maybach, Daimler membuat Reitwagen menggunakan mesin 264 cc berpendingin udara. Meski mesinnya besar, namun tenaga yang dihasilkan hanya 0,5 hp.

Sedianya mereka membuat mesin tersebut untuk mobil. Namun karena tenaga mesin tidak kuat untuk menggerakkan empat roda, maka mereka membuatkan kendaraan dengan dua roda hingga jadilah sepeda motor pertama di dunia.

Model prototipenya menggunakan kerangka kayu namun bertulang baja, roda yang kayu yang dilapisi lempeng besi, dan jok seperti pelana kuda. Di kedua sisinya terdapat dua roda kecil untuk menyeimbangkan sepeda motor. Maklum saja, motor ini cukup tinggi sehingga kaki pengendara tidak akan sampai ke tanah.

Pada 10 November 1885, anak Daimler yang berusia 17 tahun, Paul, melakukan perjalanan menggunakan motor tersebut sejauh 12 kilometer dari bengkel ayahnya.

Sejak itu motor tetap ditaruh di pabrik Daimler di Cannstatt, sebuah distrik di Stuttgart hingga tahun 1903 dan terbakar.

Motor ini diprediksi akan terjual dengan harga 15 ribu poundsterling atau sekira Rp254 juta.