free html hit counter

Rentetan Kasus Skandal Bahan Bakar pada Produk Keicar Mitsubishi

BeritaBintang –Mitsubishi Motors Corporation (MMC) telah mengumumkan hasil penyelidikan awal terkait skandal manipulasi data konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada empat model keicar, yakni Mitsubishi eK Wagon dan eK Space serta Nissan Dayz dan Dayz Rooz. Hasilnya diumumkan melalui press release yang dikeluarkan pada 26 April 2016.

Dari pemeriksaan itu diketahui Mitsubishi hanya melakukan pengujian konsumsi BBM terhadap varian terendahnya yakni ‘fuel economy’ pada eK Wagon dan Dayz model 2014 (data diserahkan ke pihak terkait pada Februari 2013). Sementara ada empat varian keicar yang dipasarkan. Selain fuel economy, ada tiga varian lainnya, yaitu standar, turbo, dan 4WD.

Pengujian konsumsi BBM dilakukan menggunakan metode ‘high speed coasting test’ yakni kendaraan dilajukan dengan kecepatan tinggi, padahal standar yang berlaku di Jepang adalah ‘coasting test’. Hal ini menghasilkan tes konsumsi BBM yang lebih baik untuk varian fuel economy, ketimbang menggunakan metode coasting test. Sementara tiga varian lainnya menggunakan data konsumsi yang sama dengan fuel economy, tidak dites tersendiri.

Saat pengembangan keicar varian fuel economy pada Februari 2011, data awal konsumsi BBM yang tercantum adalah 26,4 kilometer per liter (km/l). Lalu selanjutnya, berdasarkan hasil rapat internal, konsumsi BBM direvisi kembali menjadi 29,2 km/l pada Februari 2013.

Lalu keicar eK Wagon dan Dayz Rooz untuk model-model tahun selanjutnya, 2015 dan 2016, menggunakan data yang sama dengan pengujian versi 2014.

Seperti diketahui, skandal konsumsi BBM ini terungkap setelah Nissan melakukan pengujian internal pada Dayz dan Dayz Rooz. Pengujian dilakukan saat mereka hendak mengembangkan dua model keicar itu. Namun data konsumsi yang mereka dapat tidak sesuai dengan versi Mitsubishi. Kasus ini pun sampai ke pemerintah hingga Kementerian Perhubungan Jepang meminta dilakukan penyelidikan yang menyeluruh.