free html hit counter

Rambut Keriting Rentan Rusak Jika Ditata dengan Pelurus Diluruskan

BeritaBintang – Sudah banyak yang mengatakan bahwa mengaplikasikan panas langsung ke rambut hanya akan menciptakan kerusakan pada rambut Anda.

Namun, tahukah Anda bahwa reaksi panas dapat memberi dampak berbeda tergantung pada jenis rambut? Anda yang memiliki rambut keriting alami sebaiknya tidak menata rambut dengan alat yang menghantarkan panas.

Sebuah studi menyatakan bahwa apabila Anda memiliki rambut bertekstur keriting alami lebih memiliki risiko rambut rusak apabila sering meluruskan rambut dengan alat catok atau pelurus rambut yang mengalirkan panas. Pasalnya, studi itu membuktikan bahwa rambut keriting lebih rentan akan kerusakan akibat panas ketimbang rambut lurus.

Studi tersebut dihelat oleh Tahira Reid, seorang insinyur teknik mesin dari Purdue University, Amerika Serikat beserta para koleganya. Mereka melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana jenis-jenis rambut yang berbeda dapat tahan akan panas dari alat pelurus rambut sebelum akhirnya rambut menjadi rusak.

Dengan metode yang dinamakan Segmentation Tree Analysis, Reid dan para koleganya membedakan rambut menjadi delapan tipe yang berbeda berdasarkan tingkat gelombang dan keritingnya. Rambut Tipe I adalah rambut lurus, sementara rambut Tipe VIII adalah rambut keriting rapat.

Selanjutnya, Reid dan timnya menempatkan setiap tipe rambut di antara alat pelurus rambut otomatis. Setelah itu, tim peneliti secara cermat mengobservasi bagaimana tipe-tipe rambut yang berbeda bereaksi terhadap panas dengan menggunakan mikroskop inframerah. Pada akhir studi ini, Reid sampai pada kesimpulan bahwa rambut yang keriting tidak bisa tahan dengan panas sebaik rambut yang lurus.

Menurut Reid, alasannya adalah terkait dengan konduktivitas panas. “Rambut yang lurus mampu menyebarkan panas secara seimbang dengan lebih baik ketimbang kemampuan rambut keriting. Menyebarkan panas dengan seimbang mampu menghindari risiko rambut terbakar akibat aliran panas,” jelas Reid.