free html hit counter

Raih 72 Ribu Penonton Di Hari Petama, Si Juki The Movie Tembus Rekor Box Office Film Animasi Indonesia

BeritaBintangRaih 72 Ribu Penonton Di Hari Petama, Si Juki The Movie Tembus Rekor Box Office Film Animasi Indonesia

Film animasi yang diangkat dari tokoh komik kocak bin nyeleneh ‘Si Juki The Movie‘ sukses mengguncang bioskop seluruh Indonesia sejak 28 Desember 2017, hal ini seperti yang dilansir oleh Judi Poker.

Terbukti hanya satu hari tayang, Si Juki sudah berhasil menjaring angka yang cukup fantastis yakni 72 ribu penonton.

Rekor ini merupakan tonggak baru dalam perfilman tanah air dan langsung memegang rekor sebagai film animasi layar lebar terlaris produksi dalam negeri.

Padahal di bulan lalu, film animasi ‘Knight Kris’ yang diproduseri oleh Deddy Corbuzier hanya mampu meraih 10 ribu penonton saja hingga akhir masa tayangnya.

[ Baca Juga – ” Dikepung 5 Film Baru, Star Wars The Last Jedi Masih Tak Terkalahkan Di Box Office ” ]

Perjalanan ‘Si Juki The Movie‘ memang masih panjang, namun tak mustahil rasanya film ini kelak bisa meraih rekor yang lebih tinggi lagi sebagai film animasi Indonesia pertama yang bisa menyentuh angka 1 Juta penonton.

Diproduksi oleh Falcon Pictures yang telah menghasilkan deretan film box office seperti Warkop DKI Reborn, Comic 8 dan My Stupid Boss, Si Juki The Movie mengisahkan tentang seorang bocah bernama Juki yang adalah seorang selebriti yang sedang berada pada puncak ketenarannya.

Sikapnya yang polos, jenaka, dan berani untuk beda membuatnya dicintai semua orang.

Hingga sebuah kesalahan membuatnya berbalik menjadi musuh nomor satu masyarakat. Di saat yang sama sebuah meteor jatuh mengancam untuk menghancurkan Indonesia.

Ketika Erin, seorang ilmuwan muda berbakat meminta bantuan Juki untuk menghentikan meteor, dapatkah Juki menyelamatkan Indonesia?

Disutradari oleh kreator komik sekaligus pengisi suara ‘Juki’ Faza Meonk, film ini turut diisi suaranya juga oleh bintang-bintang terkenal seperti Bunga Citra Lestari, Babe Cabiita, Mongol Stres, Wizzy, Indro Warkop, Pandji Pragiwaksono, Tarsan, Butet Kartaredjasa, dan Tio Pakusadewo.