free html hit counter

–Polisi Ditantang Cari Penyebar Foto Bocah Mesra di Ranjang

BeritaBintang – Krimolog Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mendorong pihak Kepolisian untuk menindak pelaku yang menyebar foto bocah mesra di ranjang dalam akun Facebook Ina si Nononk.

“Tetap harus diambil tindakan memang. Polisi harus mencari siapa yang mem-posting itu yang diselidiki sampai ditemukan pelaku yang sesungguhnya. Seandainya memang anak-anak ya diberlakukan dengan undang-undang anak bukan KUHP umum,” kata Bambang kepada Berita Bintang, Sabtu (5/3/2016).

Menurutnya, polisi ditantang mengusut kasus ini supaya pengaruh teknologi informasi tidak berdampak negatif. Selain itu, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana hukum di dunia maya bisa berjalan dengan maksimal.

“Jadi tetap diusut dan polisi temukan pelaku. Jadi tidak dibiarkan saja pengaruh IT meluas. Harus ada pemikiran juga dari pemerintah bagaima undang-undang cyber law (ITE) diberlakukan maksimal. Misalnya Kemenkominfo mengatur bagaiman teknologi tidak dibuka secara lebar. Harus ada filter mengenai hal ini,” paparnya.

Sebelumnya, Kapolres Karawang AKBP Andi Mochamad Sicky Pastika Gading mengatakan Kasat Reskrim AKP Doni Satrio Wicaksono bersama Kapolsek Cimalaya AKP Dadang Gunawan telah melakukan pengecekan identitas akun Ina Si Nononk ke SMPN 1 Cimalaya, pada Jumat 4 Maret 2016.

“Menurut keterangan Wakepsek SMPN 1 Cimalaya, siswi (Nononk) yang mengaku murid di sekolahnya tidak benar. Namanya tidak terdaftar. Penelusuran tetap dilaksanakan ke sekolah lain untuk mencari keberadaan korban yang diposting pada akun facebook tersebut,” kata Andi.

Polres Karawang telah bekerja sama dengan dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk mengungkap kasus beredarnya foto bocah mesra di ranjang melalui peralatan IT untuk mengetahi pemilik akun yang memasang foto tersebut.

“Polres Karawang menghimbau kepada masyarakat apabila ada yang mengenali wajah korban Ina si Nononk untuk menghubungi Polres Karwang ke nomor 02678616994 agar yang bersangkutan mendapat perlindungan dan pembinaan dari aparat kepolisian,” pungkasnya.