free html hit counter

Pol Espargaro: Saya Seharusnya Bisa Naik Podium di Sachsenring!

BeritaBintang – Rider Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro kecewa gagal menyabet podium perdananya selama kariernya di premier class di MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Rider asal Spanyol itu gagal finis setelah jatuh dari motornya , padahal ia sempat berada di belakang Marc Marquez (Repsol Honda). Nama terakhir akhirnya sukses memenangi balapan yang berlangsung flag-to-flag ini.

Espargaro masuk pit untuk mengganti motor dan ban kering di lap 17, berbarengan dengan Marquez. Sayang, belum lama keluar pit, Espargaro tergelincir tepatnya di turn 2.

Marquez sendiri akhirnya melesat sendirian dan mengunci kemenangan. The Baby Alien mengambil keuntungan karena rider-rider di posisi depan masuk pit di lap-lap terakhir.

“Podium sebenarnya sudah di depan mata. Saya pikir itu adalah strategi (masuk pit) yang sangat baik dari tim, tapi ending-nya sangatlah buruk. Well, sepertinya bukan yang terbaik juga karena kami memilih (ban) intermediate ketimbang slick,” kata Espargaro seperti dilansir Bintangbola.co, Selasa (19/7/2016).

“Tapi, akhirnya saya lah yang patut disalahkan karena terjatuh di turn 2. Kami memilih memakai ban ekstra lunak diawal balapan. Saya tidak nyaman mengendarai motor saya. Saya tertahan di posisi 10 dan nothing to lose saja. Untuk itu saya masuk pit. Saya melihat Marquez juga berada di situasi yang serupa dengan saya. Ia tidak terlalu bagus di trek basah, tertinggal jauh, dan memilih masuk pit. Kami berdua memilih momen dan berada di situasi serupa,” celotehnya lagi.

“Saya pikir saya harusnya bisa naik podium. Saya yakin tak akan jauh dari Marquez yang akhirnya memenangi balapan, kerena di trek kering saya dan dia punya kecepatan. Sayang saya jatuh karena kehilangan kontrol ban depan. Ini sungguh membuat frustasi,” pungkas adik dari joki Suzuki, Aleix Espargaro tersebut.