free html hit counter

Persiapkan Ini Sebelum Berkendara saat Arus Balik

BeritaBintangJAKARTA – Tak hanya saat perjalanan mudik, berkendara jarak jauh ketika balik dari kampung halaman pun perlu dilakukan persiapan. Ini untuk mencegah risiko berkendara yang terjadi dalam perjalanan.

Training Director The Real Driving Centre (RDC), Marcell Kurniawan, mengatakan risiko berkendara saat arus balik lebih besar ketimbang ketika berangkat. Hal ini biasanya disebabkan faktor psikologis yang banyak dialami pengemudi usai libur panjang dan harus kembali beraktivitas seperti semula.

“Berkendara saat arus balik itu lebih berisiko besar daripada pas kita pergi. Faktor utamanya ialah semangat sudah hilang karena balik ke Jakarta kembali dihadapkan sama realita, pekerjaan, dan duit biasanya sudah habis. Efek psikologis ini biasanya bikin pengemudi jadi kurang fokus,” ujarnya.

Ketika arus balik, pria yang akrab disapa Marcell ini menambahkan, hal yang harus selalu diingat bahwa mengemudi adalah full-time job. Jadi dalam kondisi apa pun, pengemudi harus bisa tetap fokus berkendara.

Marcell pun menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan pengemudi sebelum berkendara dalam arus balik.

“Pertama, usahakan punya satu hari untuk diri sendiri, take a time for yourself. Kenapa demikian? Saat Lebaran pasti kita jalan ke sana-ke sini silahturahmi, jadi kita bisa sediakan waktu, misalnya untuk massage biar rileks,” paparnya.

Lalu yang kedua, lanjut Marcell, istirahat yang cukup sebelum balik, sehingga saat di perjalanan dan kondisi macet tidak mudah ngantuk. Ketiga ialah hindari pikiran-pikiran seperti malas pulang.

“Nikmati saja perjalanan sampai kembali ke rumah dan kembali beraktivitas di hari berikutnya,” pungkas dia.