free html hit counter

Perdana di Indonesia, Narapidana Luncurkan Album di Dalam Sel Tahanan

BeritaBintang – Pertama kali dalam sejarah, delapan narapidana dari Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Denpasar di Kerobokan, Denpasar, yang tergabung dalam grup band Antrabez meluncurkan album mereka yang bertajuk “Saatnya Berubah” di balik jeruji besi.

Hidup di balik jeruji besi ternyata tidak mematikan kreatifitas delapan narapidana lapas Kerobokan. Mereka mencoba mengubah mindset banyak orang bahwa berada di dalam lapas tidak sehoror yang dibayangkan.
Antrabez sendiri memiliki arti “Anak Terali Besi” yang digawangi oleh Octa, Rifa, Milky, Firdaus, Ronald, Febri, Tantri dan Shila.

“Grup band ini didukung penuh oleh Kalapas, bapak Kalapas juga memberikan lirik lagu juga untuk Antrabez. Lirik lagu-lagunya sangat mengena sekali bagi kami yang ada di LP ini, jadi supaya membuat perubahan dengan berkarya,” terang Mario, sang Manager kepada Agen Judi Bola di Lapas Kerobokan.

Sementara itu, pioner Antrabez, Octa menuturkan bahwa proses peluncuran album ini sangat ajaib karena hanya lima hari mereka menyusun acara di Lapas Kerobokan dan tanpa persiapan yang matang. Tajuk “Saatnya Berubah” diambil untuk membuka mata narapidana lainnya di seluruh lapas di Indonesia bahwa di balik jeruji besi tidak menghalangi kreatifitas.

“Kita harus berubah ke hal positif. Dulu kita dibilang sampah masyarakat apa segala macem. Sampah itu kalau didaur ulang lebih bagus dari barang pabrikan dan jujur saja saya sangat berterimakasih sama yang di atas,” kata Octa.