free html hit counter

Penyebab Rossi Gagal Juarai MotoGP 2015

BeritaBintang –   Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, gagal menjadi kampiun MotoGP 2015. Padahal dari 18 seri yang dilangsungkan, rider berjuluk The Doctor itu sanggup memimpin klasemen 16 race.

Rider berusia 36 tahun itu kalah bersaing dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo, yang tampil konsisten dalam beberapa race pamungkas MotoGP 2015. Sebelum mentas di race terakhir yang dilangsungkan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rossi unggul tujuh poin dari X-Fuera –julukan Lorenzo.

Namun, karena harus start dari posisi belakang, rider berpaspor Italia itu kesulitan naik podium. Sementara Lorenzo yang memulai balapan dari pole position mampu menjaga keunggulan hingga akhir balapan.

Akibatnya di akhir balapan justru Lorenzo yang berbalik unggul. Rider berpaspor Spanyol itu unggul lima poin dari Rossi dan menjadi juara MotoGP 2015. Hal sama juga dialami Rossi pada 2006. Saat itu The Doctor digadang-gadang akan menjadi juara karena unggul delapan poin dari Nicky Hayden yang duduk di posisi dua.

Selain itu Rossi juga memulai balapan dari pole position, sementara Hayden di tangga lima. Namun, Rossi justru terjatuh dan harus finis di posisi 13 pada balapan tersebut. Sementara Hayden berhasil menyelesaikan balapan di posisi tiga dan menahbiskannya sebagai kampiun MotoGP 2006

Menurut tes rider Ducati, Casey Stoner, ada penyebab mengapa Rossi gagal menjadi juara di dua edisi tersebut. Penyebab utamanya Rossi berada di bawah tekanan sehingga gagal tampil lepas.

“Hanya ada satu hal penting. Valentino (Rossi) bertarung hingga race terakhir di dua edisi, sayangnya  tak ada gelar yang diraih. Menurut saya, Rossi berada di bawah tekanan di Valencia pada 2006 dan 2015,” jelas Stoner seperti mengutip dari Bioskopsemi , Rabu (13/1/2016).