free html hit counter

Penting! Kenali Gejala Awal Infeksi HIV

BeritaBintang –    HIV menjadi infeksi yang menakutkan bagi semua orang. HIV bisa menjangkiti siapa saja. Perilaku seks yang tidak sehat, seperti bergonta-ganti pasangan dan kurangnya penggunaan alat pengaman (kondom), menjadi risiko tertinggi dari munculnya virus mematikan ini.

Penularan HIV bisa berasal dari mana saja, salah satunya melalui darah dan cairan tubuh. Sektor transportasi adalah salah satu sektor yang rawan terpapar HIV karena menyangkut mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain. Jadi, Anda bisa saja tertular HIV dari hal-hal yang bahkan Anda tidak sadari.

Untuk itu, penting bagi Anda mengenali gejala awal dan tanda-tanda utama dari infeksi HIV agar pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan lebih optimal dan sedini mungkin.

Seperti dilaporkan dari Times of India, tanda-tanda awal dari HIV bisa muncul setelah satu bulan atau bahkan setelah 10 tahun sejak terinfeksi HIV. Berikut tanda-tandanya:

Demam: Salah satu gejala awal dari infeksi HIV adalah demam yang dikenal sebagai Acute Retroviral Syndrome (ARS). Demam ini biasanya disertai dengan gejala lain, seperti kelelahan dan nyeri tubuh.

Kelelahan: Ketika virus memasuki darah, sistem kekebalan tubuh akan terancam. Peradangan akibat sistem kekebalan tubuh yang buruk dapat menyebabkan kelelahan.

Nyeri sendi dan nyeri otot: Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Ketika terinfeksi oleh virus HIV, kelenjar getah bening bisa meradang.

Sakit tenggorokan dan sakit kepala adalah sinyal awal dari HIV.

Ruam kulit: Gejala HIV yang satu ini bisa muncul pada stadium awal atau tahap berikutnya. Jika ruam kulit sulit disembuhkan maka hal itu bisa disebabkan oleh virus HIV.

Mual dan muntah: Perasaan mual yang sulit diobati bisa menyiratkan HIV.

Berat badan: Orang dengan HIV umumnya mengalami penurunan berat badan dengan cepat karena gejala-gejala yang telah disebutkan.

Batuk kering dan radang paru-paru: Jika batuk kering Anda tidak dapat disembuhkan melalui pengobatan umum, batuk secara terus-menerus ini dapat menyebabkan pneumonia, yang merupakan tanda dari virus HIV.

Berkeringat di malam hari: Mirip dengan gejala menopause wanita, orang yang terinfeksi HIV juga mengalami keringat malam.