free html hit counter

Pendapatan Selebriti Hollywood Masih Dibedakan dari Jenis Kelamin

BeritaBintang – Forbes baru saja mengeluarkan daftar aktris Hollywood dengan pendapatan terbanyak pada tahun 2015. Nampaknya, tahun 2015 menjadi tahun keemasan dari aktris muda, Jennifer Lawrence. Lawrence terdaftar memiliki pengasilan sebesar 52 juta dollar AS atau setara dengan Rp 731 miliar.

Selanjutnya, pada peringkat kedua aktris dengan pendapatan terbanyak jatuh pada Scarlett Johansson dengan penghasilan sebesar 35.5 juta dollar AS atau setara dengan Rp 500 miliar.

Dari urutan ke tiga sampai sepuluh, secara berurutan ada aktris Melissa McCarthy, aktris asal Tiongkok yakni Fan Bing Bing, Jennifer Aniston, Julia Roberts, Angelina Jolie, Reese Witherspoon, Anne Hathaway, dan Kristen Stewart.

Penghasilan para aktris tersebut merupakan hasil pendapatan mereka dari film yang dibintangi maupun saat menjabat sebagai brand ambassador dari lini busana maupun produk kecantikan global.

Sayangnya, pendapatan para aktris ini juga mengungkap bias jender yang terjadi di industri perfilman Hollywood. Pasalnya, sebelum daftar aktris dengan pendapatan terbanyak ini keluar, daftar aktor dengan pendapatan terbanyak juga telah dilansir oleh Forbes.

Hasilnya, Robert Downey Jr. aktor yang terkenal lewat film Iron Man, mendapatkan peringkat pertama. Downey Jr. memiliki penghasilan 80 juta dollar AS atau setara dengan lebih dari satu triliun rupiah. Angka tersebut memiliki selisih Rp 400 miliar dengan pengasilan Lawrence.

Padahal jika diteliti, Downey Jr. hanya berakting di dua judul film, sedangkan Lawrence berakting di empat judul film tahun ini. Hal yang lebih ironis, aktor dengan pendapatan terbanyak di peringkat ke-33 bahkan memiliki jumlah pendapatan lebih besar ketimbang aktris dengan pendapatan terbanyak di peringkat ke sembilan.

Dapat disimpulkan bahwa ada dua kemungkinan yang terjadi di industri perfilman Hollywood. Pertama, bayaran aktris dan aktor tidaklah sama meski memiliki peran yang sama penting di satu film. Alasan pertama ini sudah dinyatakan langsung oleh beberapa aktris Hollywood.

Sedangkan alasan kedua adalah masih sangat sedikitnya peran utama untuk aktris di film-film Hollywood. Nampaknya Hollywood masih memiliki perjalanan panjang untuk menyelesaikan kisruh bias jender yang kadang muncul seperti ini.