free html hit counter

Pemuda Harus Bisa Jadikan Indonesia Mandiri dalam Teknologi Automotif

BeritaBintangSURABAYA – Mementum peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober harus dijadikan momentum kebangkitan para pemuda yang berkancah di berbagai sektor, termasuk di bidang automotif.

Demikian disampaikan Ketua Laboratorium Mobil Listrik Nasional (Molina) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Muhammad Nur Yuniarto.

“Berusaha untuk menjadikan pemuda Indonesia menjadi pemilik industri automotif nasional dan sekaligus menjadi kebanggaan bangsa,” kata Nur kepada Agen Judi Online, Sabtu (29/10/2016).

Pemuda Indonesia, lanjut dia, harus menjadi penggerak untuk menciptakan kemandirian di bidang teknologi, sehingga tak selalu bergantung kepada asing.

“Untuk pemuda Indonesia harus menguasai teknologi serta bersinergi dan yakin bahwa kita bisa,” kata pria yang saat ini menangani proyek sepeda motor listrik ITS itu.

Nur melanjutkan, Sumpah Pemuda menjadi simbol kebangkitan. Indonesia merupakan bangsa yang besar dan punya banyak potensi. Potensi harus dimanfaatkan sehingga tercipta kemandirian.

“Bangsa Indonesia pernah menjadi bangsa yang besar tanpa harus menjadi budak atau pengguna teknologi bangsa lain,” tambahnya.

Sudah saatnya, lanjut Nur, Indonesia bangkit bangsa yang menguasai dunia seperti zaman kerajaan dulu.

Di sisi lain, peran Pemerintah sangat penting dalam memberikan arahan. Nur mengibaratkan pemerintah sebagai bapak dan pemuda adalah anak-anaknya. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan fasilitas untuk mendukung kreativitas anak-anak muda dalam berkarya. Tak kalah pentingnya, pemerintah juga diharapkan membuka jalan agar karya anak bangsa bisa menjadi tuan rumah bahkan mendunia.