free html hit counter

Pemerintah Disarankan Lakukan Referendum Bahas Kelanjutan Reklamasi

BeritaBintang –Aktivis Sosial, ‎Ratna Sarumpaet, meminta pemerintah untuk menyerap aspirasi warga apabi‎la moratorium megaproyek reklamasi Teluk Jakarta dicabut nantinya.

Berkaca pada Negara Pra‎ncis, kata Ratna, pemerintahannya mengikutsertakan warga dan melakukan referendum saat membangun bandara di sana.

‎”Di negara Prancis saat membuat airport di sebelah barat kotanya, seluruh rakyat ditanya. Pemerintahannya seperti membuat referendum. Kenapa kita tidak mencontoh itu dan membuat referendum juga kalau misalkan reklamasi dilanjutkan,” kata Ratna Sarumpaet saat menjadi pembicara dalam acara Live Streaming Redbons Discussion yang bertajuk ‘Mega Skandal Reklamasi Teluk Jakarta’, di kantor Indowins, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Ia menambahkan, Negara Indonesia tidak memerlukan reklamasi lantaran memiliki banyak pulau. Menurutnya, seharusnya warga negara memiliki kesadaran dengan memberikan penghargaan terhadap alam.

“‎Sebenarnya tidak tepat apabila menyatakan haram atau tidaknya proyek reklamasi. Ini merupakan persoalan kesadaran bagi masyarakat dan saya bingung juga kalau kita tidak menghargai alam. Harusnya reklamasi itu dilakukan apabila untuk membuat pelabuhan atau pembangkit listrik,” tandasnya.

Ia menilai, para pengembang tidak beretika dalam melakukan reklamasi di Ibu Kota. Menurutnya, tidak adanya izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dalam megaproyek Teluk Jakarta memastikan bangsa ini tidak menghargai keseimbangan alamnya.

“‎Saya melihat tidak bagus attitude-nya. Amdal tidak ada. Kenapa kita tidak membangun hutan bakau ditempat yang seharusnya. Seperti di Pantai Mutiara yang sekarang dijadikan perumahan itu,” tandasnya.