free html hit counter

Pembalap Satelit Ducati Diharapkan Saingi Rider Pabrikan

BeritaBintang ~  Team Manager Ducati Corse, Davide Tardozzi, menyatakan pihaknya tak akan keberatan apabila rider anyar Pramac – yang merupakan tim satelit Ducati, Scott Redding, sukses menyaingi duo rider utama, yakni Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso di MotoGP 2016. Pernyataan Tardozzi ini dimuat BintangBoLa, Selasa (15/3/2016).

Redding yang ‘hanya’ mengendarai motor Desmosedici GP15, sukses menarik perhatian selama rangkaian uji coba pramusim dengan performanya yang lebih konsisten ketimbang Iannone dan Dovi di atas motor GP16. Redding pun digadang-gadang akan membuat gebrakan di MotoGP 2016. Tardozzi sendiri menegaskan pihaknya tak akan berkecil hati andai hal tersebut benar-benar kejadian.

“Kami akan menyambut dengan senang hati. Kami akan senang tim satelit bisa bertarung ketat dengan tim kami. Andrea dan Dovi rider top, tapi jika rider tim satelit mampu bertarung dengan mereka, Ducati akan sangat senang karena ini berarti kami benar-benar membantu. Jika rider non-pabrikan seperti Scott membuat Ducati kompetitif, kami tentunya akan tetap senang,” celoteh Tardozzi.

Mantan manajer tim pabrikan Ducati di ajang World Superbike ini pun menegaskan target pabrikan asal Italia itu masih sama di MotoGP musim ini, yakni memenangkan balapan. Tahun lalu, Ducati sukses mengumpulkan sembilan podium dari Iannone, Dovizioso dan Danilo Petrucci – rider Pramac lainnya. Tardozzi sendiri menargetkan jumlah podium yang lebih banyak tahun ini.

“Tentu kami ingin menang. Seperti musim lalu, kami ingin kompetitif demi podium. Bukannya kami menargetkan podium setiap saat, tapi kami ingin selalu dekat dengan podium atau bahkan kemenangan. Ini target kami dan semoga pembalap muda di tim satelit, terutama Pramac dapat tampil lebih baik dari apa yang mereka tunjukkan selama pramusim,” pungkas pria asal Italia tersebut.