free html hit counter

Berita Bintang – Paus 10 Ton Tewas Terdampar di Hutan Bakau, Penyebabnya Masih Misteri!

Berita BintangPaus 10 Ton Tewas Terdampar di Hutan Bakau, Penyebabnya Masih Misteri!

SEBAGAI mamalia terbesar di dunia, paus telah menduduki puncak rantai makanan di ekosistem laut. Tubuhnya yang besar dan berat membuat berbagai predator berpikir dua kali untuk menyerang hewan yang satu ini. Sesuai dengan bobot dan ukuran tubuhnya, habitat paus adalah di wilayah laut dalam.

Mereka akan sesekali muncul ke permukaan laut untuk mengambil oksigen. Tentunya dengan ukuran tubuh yang besar, akan sangat sulit bagi seekor paus untuk menjangkau daerah dangkal dan sempit. Namun berbeda dengan seekor paus yang terdampar satu ini, seekor paus bungkuk ditemukan mati mengenaskan di hutan hujan Amazon.

Tentunya kematian paus ini mengundang banyak tanda tanya dari para ahli, pasalnya sangat tidak mungkin jika mamalia raksasa tersebut bisa mati terdampar dekat dengan mulut sungai. Diperkirakan bangkai paus tersebut memiliki bobot seberat 10 ton dengan Panjang 36 kaki.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Dikontrak Label Internasional, Cinta Laura Nyanyikan 3 Lagu Bahasa Inggris ” ]

Paus ini ditemukan pada Jumat lalu di daerah Hutan Brazil yang memiliki jarak sekira 50 kaki dari laut tepat di mulut Sungai Amazon. Para ilmuwan yang bekerja di Pulau Marajo mulai mempelajari makhluk yang ditemukan di semak belukar dekat Pantai Araruna untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi.

Sebagaimana dilansir Casino Online, Selasa (26/2/2019), sebuah tim yang terdiri dari 10 ahli biologi spesialis yang dikirim oleh LSM Bicho D’Agua Institute telah menemukan bahwa paus tersebut masih muda dan berkisar 12 bulan. Menurut teori, bisa saja paus tersebut terhempas ke daratan akibat ombak laut dan hanyut perlahan menuju semak-semak ketika air sedang pasang.

Institut Bicho D’Agua telah membahas kejadian tersebut dan menunjukkan bahwa paus itu bisa terjebak di hutan bakau setelah terempas dari lautan. Namun, menurut Maritime Herald, paus tersebut kemungkinan telah mati terlebih dahulu setelah memakan plastik sebelum terempas ke daratan.

“Kami hanya menemukan paus tersebut karena adanya burung pemakan bangkai. Burung pemakan bangkai terlihat berputar-putar di atas bangkai yang ditemukan berembunyi di semak-semak agak jauh dengan laut,” tutur Dirlene Silva dari departemen lingkungan kesehatan dan sanitasi Brasil.

Presiden Bircho D’Agua dan Spesialis Kelautan, Renata Emin, masih terus mengkaji bagaimana cara mamalia ini bisa terdampar di hutan bakau. Mereka masih tidak percaya dengan beberapa spekulasi yang ada saat ini.

“Kami masih tidak yakin bagaimana paus bisa berada di sini. Tapi kami menduga makhluk itu mengambang dekat ke pantai dan ketika air pasang selama beberapa hari terakhir, hal tersebut membuatnya terempas ke darat menuju hutan bakau,” tutur Renata.