free html hit counter

Para Pemimpin Dunia Hadiri Pemakaman Shimon Peres

BeritaBintang – Para pemimpin dunia menghadiri upacara pemakaman mantan presiden Shimon Peres di Yerusalem, Jumat (30/9).

Diberitakan Bandar Bola Terpercaya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama datang bersama 33 orang anggota delegasi dari Washington, termasuk Menteri Luar Negeri John Kerry dan Ketua Kongres dari Partai Demokrat Nancy Pelosi.

Obama dalam pemakaman itu terlihat mengenakan kippah atau penutup kepala orang Yahudi berwarna hitam.

Turut hadir dari Amerika Serikat adalah mantan Presiden Bill Clinton yang tiba di Israel sehari sebelum pemakaman. Clinton sebelumnya sempat menyambangi plasa depan parlemen Israel dan menyampaikan penghormatan terakhir kepada Peres di pembaringannya.

Rencananya Obama dan Clinton akan mengucapkan kata-kata perpisahaan bagi Peres. Turut bicara di mimbar adalah penulis Amos Oz dan dua putra dan putri Peres.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga terlihat hadir, satu-satunya pemimpin Arab yang ada di tempat itu. Pemimpin Mesir dan Yordania, dua negara Arab yang memiliki perjanjian damai dengan Israel tidak hadir.

Mesir diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sameh Shoukry, Yordania juga mengirim menterinya. Sebelumnya Raja Yordania Abdullah mengirimkan telegram ucapan duka cita.

Di antara kepala negara yang hadir juga adalah Presiden Perancis Francois Hollande, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, Presiden Polandia Andrzej Duda dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Dari Inggris hadir Pangeran Charles dan mantan Perdana Menteri David Cameron dan Tony Blair.

Total ada perwakilan 70 negara yang hadir dalam pemakaman tersebut.

Pemakaman tersebut digelar dengan pengamanan tingkat tinggi. Sedikitnya 8.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan acara itu. Sebelumnya polisi telah menangkapi warga Israel dan Palestina yang dianggap berpotensi membuat kekacauan.

Terakhir kali acara serupa digelar di Israel adalah saat pemakaman Yitzhan Rabin, mantan pemimpin Israel yang tewas dibunuh teroris Yahudi penentang perdamaian dengan Palestina pada 1995. Peres akan dimakamkan disamping kuburan Rabin dengan prosesi Yahudi.

Peres meninggal dunia di usia 93 tahun setelah dua pekan sebelumnya menderita stroke. Dia mendapatkan Penghargaan Nobel Linkalternatif.info Perdamaian bersama dengan Rabin dan Yasser Arafat setelah merancang rencana perundingan damai Israel dan Palestina di Oslo tahun 1993.

Walau dianggap tokoh perdamaian oleh Barat, namun bagi negara Arab, termasuk Palestina, Peres adalah “penjahat perang.”

Arab menganggap Peres adalah salah satu pembentuk Israel saat ini, termasuk peperangan yang menyertainya, pendudukan Palestina dan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Peres juga menjabat perdana menteri pada 1996 saat lebih dari 100 warga sipil terbunuh di pusat penampungan PBB di desa Qana, Libanon, akibat serangan Israel.