free html hit counter

Berita Bintang – Pangeran Harry dan Meghan Markle Beri Penghormatan untuk Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Berita BintangPangeran Harry dan Meghan Markle Beri Penghormatan untuk Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Peristiwa penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru beberapa hari lalu menuai kecaman dari berbagai pihak. Terlebih sebanyak 50 orang tewas dalam peristiwa tersebut. Ucapan bela sungkawa pun terus mengalir kepada para korban. Termasuk dari Pangeran Harry dan Meghan Markle.

 

Kemarin keduanya berkunjung ke Komisi Tinggi Selandia Baru di London, Inggris untuk memberikan penghormatan kepada para korban serangan teror di Christchurch. Kedatangan Duke dan Duchess of Sussex disambut oleh Komisaris Tinggi Selandia Baru, Jerry Mateparae. Tradisi salam Hongi dari Suku Maori juga tak lupa dilakukan oleh mereka.

Pangeran Harry dan Meghan datang mengenakan pakaian serba hitam. Tak lupa Meghan mengenakan anting bulu yang pernah diberikan oleh Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. Selain itu, mereka juga membawa buket bunga untuk diletakkan di tempat khusus sebagai tanda belasungkawa.

 

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Tiket Westlife Segera Di Jual, ini Kategori Dan Harganya ” ]

Datang mewakili Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle turut menandatangani buku belasungkawa. “Belasungkawa kami yang terdalam. Kami bersamamu,” tulis Meghan dalam buku tersebut. Sementara Pangeran Harry menandatangani namanya dengan Arohanui yang merupakan simbol dari Maori untuk harapan terbaik dilansir dari Judi Bola.

“Pangeran Harry dan Meghan ingin memberikan penghormatan dengan cara apapun mewakili Istana Buckingham. Mereka merasa harus pergi dan menandatangani buku belasungkawa karena merupakan anggota keluarga kerajaan terakhir yang mengunjungi Selandia Baru dalam tur musim gugur tahun lalu,” ungkap sumber istana seperti yang dikutip Okezone dari The Sun, Rabu (20/3/2019).

 

Sekadar informasi, pasangan yang tengah menanti anak pertamanya itu mengunjungi Selandia Baru pada bulan Oktober 2018. Banyak aktivitas yang dilakukan oleh mereka selama di sana. Salah satunya adalah berbicara mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental.