free html hit counter

Orang Tergemuk di Dunia Meninggal Saat Natal

BeritaBintang –   Andrés Moreno Sepúlveda, orang tergemuk di dunia tutup usia pada Jumat pagi, 25 Desember 2015 waktu setempat di Mexico. Ia meninggal pada usia 38 tahun dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.

Menurut keterangan dokter, pria tergemuk yang memiliki berat hingga 444,5 kilogram ini meninggal akibat serangan jantung sekira pukul 8.30 dalam perjalanan menuju RS San Jose di Ciudad Obregon, kota kelahirannya yang terletak di selatan negara bagian Sonora, Mexico.

“Ia menjalani operasi penurunan berat badan pada bulan Oktober 2015. Hasilnya baik. Dia kehilangan berat badannya dan bisa mulai bisa mandi sendiri serta menyewa pelatih olahraga,” kata Carmen Palacios, dikutip dari Bioskop168 , Minggu (27/12/2015).

Palacios mengingat betapa girangnya Moreno pada saat itu. Apalagi sebulan setelah menjalani operasi sedot lemak, ia mendapatkan dukungan dari pemain bola favoritnya, Cristiano Ronaldo (CR7). Pemain asal Portugal itu bahkan mengirimkan jersey yang dibubuhi tanda tangannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menaruh perhatian pada kasus saya, teruma kepada Ronaldo. (Hadiah dari CR7 membuat) Saya merasa seperti mendapatkan kado Natal lebih cepat,” ujar Moreno saat masih hidup.

Sebenarnya Moreno masih harus menjalankan program penurunan berat hingga 368 kg lagi. Namun, ia telah pergi sebelum keinginannya terwujud. Moreno akan dimakamkan hari ini di Sonora.

Meninggalnya Moreno kemudian menimbulkan tanda tanya mengenai orang lain yang berhak mewarisi gelarnya sebagai pria tergemuk dunia.

Pasalnya, pria tergemuk di dunia yang pernah memecahkan rekor dengan berat hingga 635 kg, Jon Brower dari Amerika telah berpulang sejak 1983 di usia 42 tahun.

Sementara rekan senegara Moreno yang memiliki berat badan 558,8 kg, Manuel Uribe telah meninggal dunia pada 2014 di usia 48 tahun.