free html hit counter

Omar Mateen Kirim Pesan Cinta pada Istri di Tengah Pembantaian

BeritaBintang –Omar Mateen, pelaku pembantaian di kelab gay “Pulse” di Orlando, Amerika Serikat, sempat berkirim pesan di tengah aksi brutal yang menewaskan 49 orang pada Minggu 12 Juni 2016 itu.

Seorang sumber dari kepolisian yang berbicara kepada CBS News, Sabtu (18/6/2016), mengatakan Omar dan istrinya Noor Salman berkomunikasi di tengah serangan yang dilakukan pria berusia 29 tahun itu di kelab gay Pulse.

Media lainnya yakni NBC News, yang mengutip dari TaruhanBolaOnline, melaporkan perempuan keturunan Palestina itu menerima telefon dari ibu mertuanya pada malam penembakan menanyakan di mana suaminya berada.

Sumber tersebut mengatakan, Noor mengirim pesan kepada suaminya menanyakan “Di mana kamu?” sekira pukul 02.30 waktu setempat saat Omar tengah melakukan pembantaian.

Pesan tersebut kemudian dibalas oleh Omar: “Apakah kamu melihat apa yang sedang terjadi?” dan saat Noor Salman membalas “tidak?” Omar kemudian mengirim pesan berisi: “Saya mencintaimu sayang.”

Setelah pesan tersebut, Noor Salman berusaha menghubungi suaminya, namun tidak bisa tersambung. Ia baru mengetahui mengenai serangan di kelab gay Pulse saat petugas menggerebek kediamannya di Port Saint Lucie.

Pihak berwenang yakin bahwa Noor Salman memiliki informasi dan mengetahui mengenai rencana serangan dan kemungkinan dapat dijatuhi dakwaan.

Ia terancam dituntut sebagai aksesori dari 49 tuduhan pembunuhan dan 53 tuduhan percobaan pembunuhan, kegagalan melaporkan serangan pada petugas penegak hukum dan berbohong pada agen federal.