free html hit counter

Obama Sampaikan Duka Atas Serangan Malam Tahun Baru di Turki

BeritaBintangObama Sampaikan Duka Atas Serangan Malam Tahun Baru di Turki

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan duka mendalam atas tragedi serangan bom saat perayaan malam Tahun Baru di Ortakoy, Turki.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih, Obama secara langsung juga menawarkan bantuan kepada otoritas Turki.

“Sore ini (31/12) presiden Obama mendapat penjelasan oleh tim keamanan nasional terkait serangan di Istanbul. Presiden menyampaikan rasa duka cita untuk korban luka-lukadan meninggal dunia,” tulis juru bicara Gedung Putih Eric Schultz.

Obama diketahui siap mengerahkan tim keamanan AS untuk bersiaga membantu otoritas Turki, jika diperlukan, untuk pengamanan lebih lanjut pasca insiden pengeboman.

Kelab malam Reiba merupakan salah satu tempat elit di kota Ortakoy, dekat Istanbul, Turki.

Otoritas Turki memberlakukan pelarangan sementarta pemberitaan insiden pengeboman ini untuk mencegah ketakutan dan kepanikan di tengah masyarakat.

Baca Juga: ” Donald Trump Rayakan Tahun Baru Bersama Sylvester Stallone

Jelang malam pergantian tahun pemerintah memperketat sistem keamanan dengan menerjunkan 17 ribu petugas kepolisian di sejumlah kota besar termasuk Istanbul dan Ankara. Selain mengenakan pakaian resmi, sejumlah petugas juga mengenakan kostum Sinterklas dan penjual makanan di pinggir jalan.

Pria yang identitasnya belum diketahui ini menyamar mengenakan kostum Sinterklas, seperti yang dilakukan petugas kepolisian.

Insiden yang terjadi pukul 1.45 dini hari tersebut menewaskan 35 orang dan 45 lainnya diketahui luka-luka.

Gubernur Istanbul Vasip Sahin mengatakan insiden tersebut merupakan serangan teror.

Sebelum insiden penembakan brutal di kelab malam, Turki kerap menjadi target teror kelompok ekstrimis. Pada 10 Desember lalu pengeboman yang dilakukan kelompok radikal Kurdistan Freedom Falcons (TAK) dilakukan disela pertandingan sepak bola di Istanbul dan menewaskan 44 orang.