free html hit counter

MU Vs Leicester: Mencegah Pesta Juara di Old Trafford

BeritaBintang  –  Leicester City berpeluang memastikan diri menjuarai Liga Inggris 2015/2016 hari ini, Minggu (1/5/2016). Syaratnya The Foxes harus bisa mengalahkan Manchester United di Stadion Old Trafford.

Dengan tersisa tiga pertandingan lagi, Leicester kokoh di puncak klasemen. Mereka unggul tujuh poin dari peringkat dua Tottenham Hotspur. Artinya Leicester cuma butuh tiga poin saja guna menjadi juara Liga Inggris untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.

Bila bisa menang melawan MU, apapun hasil pertandingan Chelsea kontra Tottenham pada Senin (2/5/2016) tidak akan berpengaruh apa-apa bagi pasukan Claudio Ranieri.Namun bukan perkara mudah bagi klub milik konglomerat Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha itu untuk bisa berpesta di Old Trafford. MU akan mati-matian menggagalkan ambisi Leicester.

Setan Merah bukannya tidak suka Leicester menjuarai Liga Premier Inggris musim ini. Masalahnya juga mengejar poin penuh demi target berbeda. Tambahan tiga angka sangat dibutuhkan MU untuk menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan.

Saat ini MU tertahan di posisi enam dengan 59 poin. Mereka terpaut lima angka dari rival sekota Manchester CIty yang berada di posisi empat atau zona Liga Champions. Pasukan Louis van Gaal dituntut menyapu bersih tiga laga sisa sembari berharap City tersandung.

Para penggawa MU sudah berjanji akan menggagalkan Leicester berpesta di Old Trafford. Mereka ingin pesta juara The Foxes tertunda minimal sepekan lagi.

“Mereka benar-benar sudah dekat dengan gelar. Tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi di Old Trafford. Mereka bisa menunggu seminggu lagi,” kata gelandang MU Juan Mata seperti dilansir Bintangbola.co

“Akhir pekan ini, kami akan melawan Leicester, tim yang bagus dan sangat fantastis musim ini. Saya pikir mereka pantas memenangkan liga, tapi kami tidak mau mereka merayakannya di Old Trafford,” tutur pemain MU lainnya, Ander Herrera.

Kesempatan MU menggagalkan pesta Leicester terbuka lebar. Mereka sedang dalam tren positif. Setan Merah dalam dua laga terakhir selalu mampu memetik poin penuh.

Selain itu Leicester juga tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik. Mesin gol Jamie Vardy absen di Old Trafford karena terkena skorsing akibat kartu merah kala melawan West Ham United bulan lalu.

Absennya Vardy jelas sangat menguntungkan MU. Kerja pemain belakang mereka yang dikomandani Chris Smalling setidaknya bisa sedikit lebih ringan dengan tidak adanya pengoleksi 22 gol di Liga Inggris itu.

Bila Ranieri tidak bisa memainkan Vardy, manajer MU Louis van Gaal justru bisa menurunkan komposisi terbaik seperti kala mengalahkan Aston Villa dan Crystal Palace.

Wayne Rooney akan kembali ditempatkan sebagai gelandang serang. Rooney menyokong pemain muda Marcus Rashford yang menjadi striker tunggal. Juan Mata dan Anthony Martial beroperasi dari sayap.

Rekor pertemuan juga memihak MU. Mereka hanya kalah sekali dari Leicester dalam 13 pertemuan terakhir di Liga Premier Inggris. Satu-satunya kekalahan tersebut terjadi awal musim lalu 3-5.

Dengan absennya Vadry, Ranieri akan mengandalkan Leonardo Ulloa. Pemain Argentina itu mencetak dua gol pekan lalu kala mencukur Swansea City 4-0. Ulloa juga mampu menjaringkan dua gol saat Leicester menang atas MU musim lalu.

Melihat perkembangan terakhir kedua tim, nampaknya hasil imbang pantas didapat oleh MU dan Leicester pada laga ini.

Prakiraan Susunan Pemain:

MU: De Gea; Darmian, Fosu-Mensah, Smalling, Blind; Fellaini, Carrick; Rooney, Mata, Martial, Rashford

Leicester: Schmeichel; Morgan, Huth, Fucks, Simpson, Schlupp, Drinkwater, Kante, Mahrez; Ulloa, Okazaki