free html hit counter

MU resmi Dapatkan Fabiano

BeritaBintang –   Eks centre back Arema Cronus Fabiano Rosa Beltrame akhirnya menjalin kesepakatan dengan Madura United (FC). Rencananya dia bakal menandatangani kontrak pada Sabtu (20/2) sekaligus langsung diperkenalkan saat ujicoba lawan Persiba Balikpapan di Stadion A Yani, Sumenep.

Kesepakatan dengan Fabiano Beltrame diungkapkan CEO Madura United Achsanul Qosasi dan tinggal membubuhkan tandatangan. Pemain yang pernah berkostum Persela Lamongan dan Persija Jakarta tersebut menjadi pemain asing terakhir yang bergabung dengan tim berjuluk Sape Kerap.

Sebelumnya MU sudah memiliki duo Spanyol, gelandang Tony Mossi Espinosa dan striker Pablo Rodriguez Aracil. “Kesepakatan sudah terjadi antara Fabiano dan Madura United. Direncanakan dia ke Madura pada Sabtu (20/2) dan langsung diperkenalkan ke publik,” jelas Achsanul, Jumat (19/2).

Fabiano adalah satu-satunya pemain asing yang tidak harud menjalani seleksi alias transfer secara langsung. Alasannya, Pelatih MU Gomes De Oliviera sudah mengetahui kemampuan pemain asal Brasil tersebut karena sudah lama bermain di liga Indonesia.

Informasi yang diperoleh media ini, Fabiano Beltrame menjadi pemain dengan nilai kontrak terbesar di MU kendati tak disebutkan nominal secara rinci. Itu bisa dimaklumi karena hingga saat ini hanya Beltrame yang menyandang status pemain bintang dan pernah bermain di klub-klub besar tanah air.

Ditambah lagi finansial yang disiapkan untuk membangun kekuatan MU terhitung sangat besar. Untuk transfer pemain saja, saat ini tim yang dahulunya bernama Persipasi Bandung Raya masih memiliki transfer budget beberapa miliar untuk mendatangkan pemain berstatus bintang.

Kabar kedatangan Fabiano sebenarnya bukan kabar baru, karena pelatih Gomes De Oliviera sangat menginginkannya. Bek tengah ini sebelumnya sempat pulang ke Brasil setelah meninggalkan Arema Cronus karena situasi sepak bola Indonesia yang tak menentu.

Sementara, pada Kamis (18/2), semua pemain MU sudah menjalani tes medis di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Hasil tes medis tersebut akan dijadikan rujukan bagi pelatih maupun manajemen soal kelanjutan nasib pemain yang sebenarnya sufah dikontrak.

“Ya, pemain sudah menjalani 21 materi tes kebugaran di Unesa. Hasilnya masih kami tunggu, yang jelas akan menjadi acuan untuk kelanjutan kontrak pemain. Memang sebelumnya di klausul sudah tercantum, bahwa pemain yang gagal tes medis bisa gugur kontraknya,” sebut Manager MU Haruna Soemitro.