free html hit counter

Motor Honda dari Masa ke Masa, Awalnya Seperti Sepeda Ontel yang Ditempelkan Mesin

BeritaBintang –  Motor Honda dari Masa ke Masa, Awalnya Seperti Sepeda Ontel yang Ditempelkan Mesin

Siapa yang tak kenal Honda, pabrikan otomotif asal Jepang. Di jalanan seantero Indonesia dengan mudah kita temukan sepeda motor Honda lawas hingga yang terbaru.

Namun motor Honda apa yang pertama kali dibuat perusahaan tersebut? Ditelusuri dari situs honda-museum, ternyata produksi pertama mereka adalah Model D (Dream) yang diluncurkan pada 1949.

Namun sejarah sebenarnya adalah pada 1946, Honda mulai menjual mesin sepeda tambahan di Jepang pasca perang, di mana transportasi murah sangat dibutuhkan. Baru dua tahun kemudian Honda Motor Company resmi didirikan.

Soichiro Honda bukan hanya seorang insinyur brilian tapi juga visioner sejati, membuat mimpinya sendiri untuk menghasilkan sepeda motor berkualitas tinggi agar setiap orang menjadi kenyataan.

Dua tahun setelah memasarkan model Honda Dream yang didukung mesin tunggal 2 tak berpendingin udara, perusahan tersebut memperkenalkan motor 4 tak. Model itu tetap menjadi konsep mesin pilihan Honda.

Sementara sepeda motor twin-cylinder pertama yang milik Honda Emblem adalah Dream C70 dan menampilkan mesin OHC dengan 247cc dan 17,7PS.

[Baca Juga -“Ferrari-Jaguar-Porsche Ternyata Ada Juga Diproduksi Khusus untuk Anak, Cek di Sini…“]

CS71 yang kemudian dirilis adalah model sepeda motor sport Honda yang pertama dan memiliki muffler yang trendi untuk menekankan kecepatannya. Model Honda CB pertama, Benly CB92 muncul di tahun 1959.

Hanya 15 tahun setelah pendiriannya, Honda telah menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia.

Namun dilihat dari foto yang diunggah ke situs itu, desainnya dari masa ke masa, awalnya seperti sepeda ontel yang hanya ditempelkan mesin dan tangki bensin. Judi Poker.

Kemudian berkembang menjadi motor yang masih mirip sepeda namun dengan kerangka besi yang lebih tebal, tetapi bangkunya masih mirip yang disematkan ke sepeda ontel.

Selanjutnya berkembang lagi menjadi sepeda motor yang besar, mirip sepeda motor besar saat ini, namun sepertinya tak memiliki speedometer. Untuk lebih jelasnya, lihat foto-fotonya.