free html hit counter

Menhan Australia: Indonesia Tidak Menghargai Australia

BeritaBintang – Menteri Pertahanan Negara Australia, Kevin Andrews, mengatakan tindakan Indonesia atas eksekusi mati sebagai sikap yang tidak menghargai negeri Kanguru itu.

Sikap tidak menghargai itu terlihat dari tanggal eksekusi mati yang bertepatan dengan Hari Anzac yang dirayakan Australia, untuk mengenang warganya yang mati dalam perang. Sikap pemerintah kepada keluarga terpidana mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dan penolakan permintaan pendamping rohani.

Lebih lanjut, Andrews mengatakan Australia sedang berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Situasi ini mendorong Pemerintah Australia melakukan berbagai tindakan untuk mencegah eksekusi mati terjadi.

“Saya pikir Australia menghadapi situasi di mana Presiden Australia berada dalam posisi yang lebih lemah. Kadang orang-orang yang berada di situasi lemah mengambil tindakan yang dianggap dapat menunjukkan kekuatan,” kata Kevin Andrews, seperti dilansir dari situs resmi Kevin Andrews, Jumat (1/5/2015).

Lebih lanjut Andrews mengatakan, tindakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan hukuman mati sebagai tindakan salah langkah. Kesalahan ini, kata dia, berpotensi merusak hubungan Australia dengan Indonesia.

“Ini adalah perhitungan yang salah dari Presiden Indonesia. Australia ramah kepada rakyat Indonesia tapi karena kasus ini Pemerintah Indonesia telah merusaknya,” kata dia.