free html hit counter

Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Terhadap Isu Penculikan Anak

BeritaBintangMasyarakat Diimbau Tetap Waspada Terhadap Isu Penculikan Anak

Masyarakat dibuat resah dan ketakutan dengan maraknya isu penculikan anak serta menjual organ tubuh di media sosial. Hal tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia maya belakangan ini.

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada menanggapi hal itu. Pasalnya, kata dia kemungkinan sekecil apapun masih bisa terjadi.

Dari invetigasi yang dilakukan Komnas PA, dikatakan Arist isu tersebut memang sudah menakutkan. Bahkan, dia menjelaskan isu seperti ini sudah sempat ada pada 3-4 tahun yang lalu.

“Oleh karena itu yang terpenting adalah bukan soal ini bohong atau tidak. Tapi memang tetap perlu waspada karena kemungkinan bisa terjdi karena isu ini 3-4 tahun sudah ada,” kata Arist saat dihubungi Judi Online.

[Baca Juga -“Dukungan PAN untuk Anies-Sandi Bisa Pengaruhi Pilihan Masyarakat“]

Namun, Arist menuturkan perbedaannya untuk para pelaku dewasa ini memang modus yang dilakukan beragam cara dan lebih terencana. Sehingga, memang tidak ada salahnya para orang tua untuk lebih melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“Jadi kalau sekarang ini berpura-pura sebagai orang gila, pengemis, pedagang keliling itu modusnya berbeda-beda dam itu kemungkinan terjadi ada iya,” tutup Arist.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta masyarakat untuk tidak termakan isu dan resah terhadap maraknya kabar penculikan anak dan penjualan organ tubuh di media sosial.

“Beritanya hoax (bohong). Jadi kami minta masyarakat tidak perlu khawatir. Orangtua jangan khawatir, lakukan kegiatan seperti biasa. Tingkatkan kewaspadaan tapi jangan over reaktif dan panik,” kata Tito Karnavian di Mabes Polri.