free html hit counter

”Masa Pembunuh Keji Menangis di Depan Umum”

BeritaBintang – Aparat Polda Metro Jaya menghadirkan Agus Darmawan alias AD (39), pelaku pembunuhan dan pencabulan anak perempuan, PNF alias Eneng (9), saat pengumuman pengungkapan kasus di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (10/10/2015).

Berdasarkan pemantauan, Agus berpostur tegap dan tinggi. Dia memakai baju tahanan berwarna oranye dan memakai masker penutup wajah berwarna hitam.

Dia bertubuh kekar seperti aparat kepolisian berpakaian seragam lengkap dengan senjata yang mengawalnya.

Saat diperlihatkan kepada awak media, dia hanya tertunduk. Dia berdiri di belakang tempat duduk Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, dan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Rudy Heriyanto.

Aparat kepolisian yang mengawal dia segera membenarkan posisi Agus berdiri. Selang beberapa menit kemudian, dia kembali dibawa ke ruang tahanan.

Saat dibawa terlihat Agus mengangguk-anggukkan kepala dan badan bergetar seperti orang menangis.

Seketika, pembunuh sadis tersebut menjadi bahan celaan. “Masa bisa bunuh orang secara keji, sekarang malah menangis,” ujar salah satu pria.

Sampai saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif kepad Agus. Atas perbuatan itu, dia dijerat pasal 340 KUHP juncto pasal 338 KUHP juncto pasal 76 D juncto pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup.