free html hit counter

Marc Marquez Kesal Sering Disalip Saat Start

BeritaBintangMarc Marquez mengaku kesal kerap kalah akselerasi saat start terutama dengan para pebalap Yamaha. Pebalap Repsol Honda ini menuturkan, masalah tersebut sebenarnya sudah lama diketahui namun sampai saat ini belum ada solusi yang bisa diberikan.

Yang paling aktual terjadi di Indianapolis awal bulan ini. Saat itu Marquez memegang pole position namun langsung didahului oleh Lorenzo begitu start dimulai. Ia membutuhkan tiga lap untuk kembali mengambil-alih pimpinan lomba. Sebelumnya, hal serupa terjadi pula di Sirkuit Brno,

“Menurut pendapat saya, kami kehilangan akselerasi waktu start. Dengan gigi satu, kami bisa melakukan start dengan baik, namun ketika perpindahan gigi naik dan akselerasi meningkat, ban menjadi banyak selip. Ini salah satu masalah terbesar kami. Ban selip membuat motor sulit dikendalikan,” kata pebalap Spanyol itu di autosport, kemarin.

Untuk musim ini Marquez harus pasrah menghadapi masalah kinerja waktu start ini, karena musim 2015 sudah separuh jalan lebih. Para teknisi Repsol Honda mengatakan perbaikan itu baru mungkin terjadi pada balapan mendatang. “Kami akan berusaha mengatasi masalah ini, namun itu untuk musim depan. Untuk musim sekarang, kondisinya masih seperti ini,” kata Marquez.

Dengan race menyisakan tujuh seri, Marquez mengakui peluangnya sulit untuk bisa mempertahankan titel juara dunia karena tertinggal 52 poin dari duo pebalap Yamaha, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo.

“Sangat sulit untuk mengejar ketinggalan 52 poin dari satu pebalap, dan jauh lebih sulit lagi mengejar 52 poin dari dua pebalap,” katanya berusaha realistis.

Faktanya, memang upaya Vettel terbilang sangat sulit. Jika diasumsikan ia bisa menyapu bersih tujuh balapan tersisa, hal itu akan sia-sia jika Rossi atau Lorenzo juga selalu naik podium. Faktanya, setelah 11, dua atau salah satu pebalap Yamaha itu tak pernah ketinggalan naik podium.

“Mereka punya akselerasi yang sangat bagus, seperti yang kami lihat mereka berdua berada di podium (di Brno) dan juga di Indianapolis. Jadi ini akan sangat sulit, tapi kami akan melakukan yang terbaik. Tapi Silverstone juga akan sulit karena Jorge sangat kuat di sana setiap tahunnya,” kata Marquez merujuk balapan di Inggris pekan mendatang.

Rider berusia 22 tahun ini berharap bisa mendapatkan kembali keberuntungan seperti tahun lalu di Silverstone. Musim lalu Marquez sukses menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi yang finis di posisi dua dan tiga.

“Terlepas dari kondisi motor, saya nyaman dengan kondisi saya saat ini. Saya siap tampil sempurna untuk meraih kemenangan di Silverstone,” ungkap Marquez.