free html hit counter

Mantan Istri Trump Disebut Pantas Jadi Dubes AS untuk Ceko

BeritaBintang – Presiden Republik Ceko Milos Zeman mendukung Ivana Trump, mantan istri presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump, menjadi duta besar AS berikutnya untuk Ceko. Zeman menilai Ivana merupakan kandidat terbaik untuk mewakili AS di tempat kelahirannya.

“Mereka tidak bisa mengirim duta besar AS yang lebih baik ke Praha [ketimbang Ivana],” kata Zeman dalam pernyataan resmi kantor kepresidenan Ceko yang dirilis Rabu (16/11), dikutip dari Bandar Bola Terbaik.

Pernyataan Zeman itu menyusul laporan New York Post pekan lalu yang menyebutkan bahwa Ivana menyarankan kepada mantan suaminya itu untuk menunjuknya sebagai duta besar untuk Republik Ceko.

Sosialita berusia 67 tahun ini lahir di Zlin di Cekoslowakia. Ia mengaku sangat menyukai Ceko, “tempat asal saya, bahasa saya, dan semua orang mengenal saya.”

Keinginan Ivana itu sontak menghiasi pemberitaan di media Ceko sepanjang akhir pekan lalu. Berbagai politikus Ceko juga menyambut keinginannya, terutama Presiden Zeman.

Antusiasme ini dinilai sebagai penanda arah kebijakan pemerintah Ceko yang mulai condong ke Amerika.

Zeman merupakan salah satu dari sedikit politikus Eropa yang vokal mendukung Trump dalam kampanye untuk presiden AS.

Setelah taipan real-estate itu memenangkan pemilu pekan lalu dan dinyatakan terpilih sebagai presiden,Linkalternatif.info Zeman mengadakan konferensi pers yang jarang ia lakukan sebelumnya. Zeman menyatakan bahwa ia “sangat senang” dengan kemenangan Trump.

Zeman mengaku ia dan konglomerat New York itu sepakat soal berbagai hal, termasuk kebijakan imigrasi dan terorisme.

Seperti Trump, Zeman dikenal sebagai presiden yang kerap mencerca rival politik yang mengkritiknya. Ia juga kerap melontarkan pujian untuk pemimpin Rusia Vladimir Putin.

Meskipun demikian, Ceko merupakan salah satu negara anggota NATO. Selain itu, tidak seperti Trump, Zeman sangat tertarik untuk memperdalam hubungan dengan China.

Zeman pernah berseteru dengan duta besar AS saat ini untuk Praha, Andrew Schapiro. Pada 2015, ia “menutup pintu” Kastil Praha karena Schapiro mengkritik kehadirannya di peringatan Perang Dunia II di Moskow.