free html hit counter

Mantan Ajudan Putin Tewas di AS Akibat Luka Pukulan

BeritaBintang – Tim forensik Departemen Kepolisian Metropolitan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan hasil pemeriksaan kematian mantan Menteri Media Rusia, Mikhail Lesin yang ditemukan meninggal di kamarnya di Hotel Dupont Circle, Washington DC, AS pada 5 November 2015.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim forensik berkesimpulan bahwa mantan ajudan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berusia 57 tahun itu tewas akibat luka benturan di kepalanya, leher, badan, tangan dan kakinya. Sebelumnya laporan awal kejadian menyebutkan Lesin meninggal akibat serangan jantung.

“Kantor Kepala Penyelidik Medis (OCME) telah mengumumkan penyebab dan cara kematian Mkhail Lesin… Penyebab kematian: luka akibat pukulan benda tumpul di kepala,” demikian dikutip Russia Today, Jumat (11/4/2016). Laporan itu juga menyebutkan luka pukulan benda tumpul di leher, badan, kaki dan tangan sebagai penyebab kematian.

Namun, meski telah mengumumkan penyebab kematian Lesin, OCME masih belum dapat memberikan penjelasan mengenai bagaimana Lesin tewas. Cara kematian mantan pimpinan perusahaan gas Rusia, Gazprom itu masih “belum dapat ditentukan”.

Mikhail Lesin dikenal sebagai seorang figur politik Rusia yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Vladimir Putin. Pria kelahiran Moskow itu dekat dengan dunia media dan merupakan salah satu tokoh berpengaruh dalam pembentukan Russia Today.

Dia beberapa kali menjabat sebagai menteri Rusia baik pada masa pemerintahan Presiden Boris Yeltsin maupun Vladimir Putin. Lesin tinggal di California, AS sejak 2011 meski sempat kembali ke Rusia selama setahun untuk mengepalai Gazprom pada 2013.