free html hit counter

Luar Biasa! Menperin Tegaskan Visi Indonesia Menjadi Basis Produksi Industri Automotif

BeritaBintang –  Luar Biasa! Menperin Tegaskan Visi Indonesia Menjadi Basis Produksi Industri Automotif

Produksi kendaraan bermotor di Tanah Air selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Total produksi kendaraan pada 2016 sebesar 1.177.797 unit, sedangkan penjualannya sebanyak 1.062.729 unit. Namun dari kendaraan yang diproduksi belum menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan ada segmen-segmen tertentu yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di dalam negeri. Dibutuhkan campur tangan banyak pihak supaya semua segmen tersentuh.

“Dalam upaya mencapai visi Indonesia menjadi basis produksi industri automotif dan komponen kelas dunia, diperlukan upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan dengan cara memperkuat struktur industri automotif melalui peningkatan kemampuan industri komponen dan infrastruktur teknologi, peningkatan daya saing industri automotif melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan manajemen industri, serta peningkatan penguasaan teknologi dan R&D industri automotif,” kata Menperin Airlangga di Jakarta, Sabtu (2/9/2018).

{ Baca Juga, ” Libur Akhir Pekan, Da Nang Vietnam Tawarkan Wisata Dragon Bridge & Dewi Kwan Im Raksasa ” }

Pasar automotif di Indonesia, lanjut Airlangga, terus mengalami perkembangan, seharusnya hal tersebut bisa menjadi pemicu untuk terus mengembangakan industri komponen dalam negeri guna memperdalam struktur industri automotif nasional.

“Pemerintah Indonesia akan terus memprioritaskan pengembangan industri kendaraan bermotor dalam negeri, melalui usaha-usaha menarik investasi baru dan mendorong perluasan kapasitas industri yang ada. Potensi pasar dalam negeri sebagai basis kekuatan industri harus bisa menarik bagi investor untuk terus mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harga kompetitif,” terang Menperin Judi Online.

Ia mengakui di masa yang akan datang persaingan di bidang industri automotif secara global akan semakin ketat. Maka itu, diperlukan penguatan industri dalam negeri supaya mampu bersaing dengan negara lain.

“Dalam menghadapi dan mengantisipasi ketatnya persaingan global tersebut, maka peningkatan daya saing melalui penguatan industri komponen dan industri pendukung, penguasaan teknologi, dan peningkatan sumber daya manusia, merupakan kata kunci dan untuk itu mutlak dilakukan serta mendapatkan perhatian serius baik oleh Pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya,” tandasnya.